Dampak Saham Rp1 terhadap GOTO: Data Terbaru Tahun 2026

Dampak saham Rp1 terhadap GOTO adalah perubahan pergerakan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) menurunkan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 mulai Senin, 28 September 2026. Di hari pertama aturan berlaku, GOTO langsung turun 14% ke Rp43 per saham dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB), setelah sekitar empat bulan tertahan di level Rp50.
Key Takeaways Dampak saham Rp1 terhadap GOTO langsung terlihat di menit awal perdagangan 28 September 2026: harga turun dari Rp50 ke Rp43 (ARB 14%), dengan antrean jual membengkak dari 406,20 juta lot sebelum pasar dibuka menjadi 1,11 miliar lot. Penurunannya 14%, bukan 15%, karena batas ARB 15% dari Rp50 setara Rp7,5, sementara fraksi harga saham di bawah Rp200 adalah Rp1, sehingga penurunan maksimal yang bisa terjadi adalah Rp7. Manajemen GoTo menyebut tekanan harga bersifat teknis akibat aturan baru bursa, sementara analis mengingatkan bahwa harga nominal rendah tidak otomatis berarti valuasi murah.
Daftar Isi
Kenapa Aturan Saham Rp1 Jadi Momen Penting bagi GOTO
Selama bertahun-tahun, Rp50 adalah harga terendah yang bisa terbentuk di pasar reguler BEI. Saham yang sudah menyentuh level ini (dikenal dengan sebutan "saham gocap") praktis tidak bisa turun lagi, tapi di sisi lain juga sering sulit dijual karena pembeli di harga tersebut sangat terbatas. Kondisi inilah yang dialami GOTO sejak 5 Mei 2026.
BEI kemudian menerbitkan dua Surat Keputusan Direksi pada 21 September 2026, yaitu Kep-00136/BEI/09-2026 tentang perubahan Peraturan II-A (perdagangan efek bersifat ekuitas) dan Kep-000137/BEI/09-2026 tentang perubahan Peraturan II-O (perdagangan unit penyertaan DINFRA). Lewat aturan ini, batas harga minimum saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai turun menjadi Rp1. Menurut BEI, tujuannya adalah memperbaiki proses pembentukan harga (price discovery), meningkatkan likuiditas, dan memberi fleksibilitas bagi pelaku pasar dalam mengelola portofolio.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan harapan senada. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyebut, "Istilah pasar kan selama ini sahamnya nyangkut. Nah, mudah-mudahan tidak nyangkut lagi."
Bagi GOTO, aturan ini punya bobot lebih besar dibanding saham gocap lain karena dua alasan. Pertama, GOTO adalah saham gocap dengan kapitalisasi pasar terbesar, yaitu sekitar Rp57,02 triliun per 25 September 2026. Kedua, basis pemegang saham ritelnya sangat luas, sehingga jumlah investor yang ingin keluar tapi tertahan di Rp50 juga jauh lebih banyak. Daftar lengkap saham lain yang bernasib serupa bisa Anda lihat di artikel Daftar Saham Gocap 2026.
Kronologi GOTO: Dari Tertahan di Rp50 sampai ARB di Hari Pertama
Tanggal | Peristiwa |
5 Mei 2026 | Saham GOTO mulai tertahan di level Rp50 |
13 Agustus 2026 | MSCI mengumumkan hasil tinjauan indeks Agustus 2026: GOTO dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index. Manajemen menyebut keputusan ini teknis karena harga di Rp50 dan volume perdagangan rendah |
21 Agustus 2026 | Morgan Stanley & Co International Plc membeli saham GOTO di Rp23 per saham melalui pasar negosiasi |
1 September 2026 | Eksklusi GOTO dari indeks MSCI berlaku efektif |
2 September 2026 | Morgan Stanley membeli sekitar 21,92 miliar saham GOTO di Rp25 per saham melalui pasar negosiasi, senilai sekitar Rp548 miliar; kepemilikan naik menjadi sekitar 7,59% |
4 September 2026 | Morgan Stanley melakukan transaksi repo atas sekitar 7,4 miliar saham GOTO |
18 September 2026 | Morgan Stanley membeli 400 juta saham GOTO di Rp27 per saham melalui pasar negosiasi |
21 September 2026 | BEI menerbitkan SK penurunan batas harga minimum menjadi Rp1 |
25 September 2026 | Hari terakhir batas Rp50 berlaku; GOTO ditutup di Rp50 |
28 September 2026 | Aturan Rp1 berlaku; GOTO dibuka dan bertahan di Rp43 (ARB) pada sesi pagi |
Dalam perspektif yang lebih panjang, data yang dikutip Kompas.com menunjukkan harga GOTO turun 32,81% sejak awal tahun, turun 24,56% dalam setahun terakhir, dan turun 50% dalam tiga tahun terakhir. Konteks eksklusi dari indeks global ini juga pernah dibahas di artikel KAF Sekuritas tentang tinjauan MSCI Agustus 2026.
Kenapa GOTO Turun 14%, Bukan 15%? Membaca Mekanisme ARB dan Fraksi Harga
Salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul dari dampak saham Rp1 terhadap GOTO adalah kenapa penurunannya berhenti di 14%, padahal batas ARB untuk saham di atas Rp10 adalah 15%. Jawabannya ada pada kombinasi dua aturan:
Batas ARB masa transisi.Ā Selama 28 September sampai 31 Desember 2026, BEI mempertahankan ARB asimetris 15% untuk saham dengan harga di atas Rp10. Untuk saham di rentang Rp1 sampai Rp10, batas ARA dan ARB ditetapkan secara nominal, yaitu Rp1.
Fraksi harga.Ā Saham dengan harga di bawah Rp200 bergerak dengan kelipatan (fraksi) Rp1, seperti dijelaskan di artikel fraksi harga dan auto rejection BEI.
Dari harga acuan Rp50, batas 15% setara Rp7,5. Karena harga tidak bisa bergerak dalam pecahan Rp0,5, penurunan maksimal yang bisa terjadi adalah Rp7, sehingga harga terendah yang diizinkan adalah Rp43 atau turun 14%. Inilah sebabnya seluruh saham gocap yang terkena ARB pada pagi 28 September berhenti di angka yang sama, Rp43.
Tabel berikut menunjukkan batas penurunan harian maksimal berdasarkan aturan masa transisi. Angka ini adalah hasil perhitungan aturan, bukan proyeksi harga saham tertentu:
Harga Acuan | Aturan yang Berlaku | Harga Terendah yang Diizinkan | Penurunan Maksimal |
Rp50 | ARB 15%, fraksi Rp1 | Rp43 | 14,00% |
Rp43 | ARB 15%, fraksi Rp1 | Rp37 | 13,95% |
Rp20 | ARB 15%, fraksi Rp1 | Rp17 | 15,00% |
Rp10 | ARB nominal Rp1 | Rp9 | 10,00% |
Rp5 | ARB nominal Rp1 | Rp4 | 20,00% |
Rp2 | ARB nominal Rp1 | Rp1 | 50,00% |
Tabel ini memperlihatkan hal yang sering luput: makin rendah harga saham, makin besar persentase pergerakan hariannya dalam rentang Rp1 sampai Rp10. Perlu dicatat juga bahwa mulai 1 Januari 2027, BEI akan menerapkan ARB secara simetris, yaitu disamakan dengan batas ARA pada tiap kelompok harga di atas Rp10.
Kenapa Antrean Jual GOTO Begitu Besar?
Antrean jual (offer) GOTO tercatat 406,20 juta lot pada pukul 07.10 WIB, sebelum pasar dibuka. Setelah perdagangan berjalan, antrean itu membengkak menjadi 1,11 miliar lot, sementara kolom beli (bid) di harga ARB belum terisi. Hingga pukul 10.28 WIB, volume transaksi GOTO sekitar 1,02 juta lot dengan nilai sekitar Rp4,37 miliar, jauh lebih kecil dibanding antrean jual yang menunggu.
Fenomena ini dikenal sebagai overhang supply, yaitu kondisi ketika pasokan saham yang ingin dijual jauh melampaui minat beli. Selama batas Rp50 berlaku, banyak pemegang GOTO yang ingin keluar tetapi tidak menemukan pembeli di harga tersebut. Ketika "lantai" Rp50 dibuka, tekanan jual yang selama ini tertahan keluar bersamaan, dan harga langsung terdorong ke batas ARB.
Hal penting yang perlu dipahami: antrean jual yang besar tidak otomatis berarti harga akan jatuh terus. Seperti diingatkan sejumlah analis, harga baru akan terbentuk dari pertemuan permintaan dan penawaran di pasar, dan perubahan batas minimum tidak berarti semua saham gocap otomatis turun ke Rp1.
Pasar Negosiasi: Kenapa Ada Transaksi GOTO di Rp23 sampai Rp27?
Banyak investor bingung saat melihat Morgan Stanley membeli GOTO di Rp23, Rp25, dan Rp27 per saham ketika harga di pasar reguler masih Rp50. Jawabannya ada pada perbedaan jenis pasar di BEI.
Pasar regulerĀ adalah tempat mayoritas investor ritel bertransaksi lewat aplikasi, dengan harga terbentuk dari antrean beli dan jual serta tunduk pada batas auto rejection dan harga minimum.
Pasar negosiasiĀ adalah pasar untuk transaksi yang harganya disepakati langsung antara pihak pembeli dan penjual, biasanya untuk blok saham dalam jumlah besar. Karena itu, harganya bisa berbeda jauh dari harga di pasar reguler, seperti terlihat pada transaksi GOTO ini.
Beberapa analis memandang harga transaksi negosiasi ini sebagai salah satu petunjuk nilai yang bersedia dibayar investor institusi. Mirae Asset, misalnya, menyebut transaksi di kisaran Rp23 sampai Rp25 sebagai salah satu acuan price discoveryĀ dan memberi status Not Rated untuk GOTO.
Namun, investor perlu hati-hati membaca aksi ini. Tidak semua transaksi Morgan Stanley bisa diartikan sebagai investasi jangka panjang. Pada 4 September 2026, tercatat transaksi repurchase agreementĀ (repo) atas sekitar 7,4 miliar saham GOTO, dan porsi kepemilikannya sempat tercatat turun ke sekitar 6,99%. Morgan Stanley sendiri menegaskan pembelian tersebut bukan untuk tujuan mengendalikan GOTO.
Apa Kata Manajemen dan Analis Terkait Dampak saham Rp1 terhadap GOTO
Manajemen GoToĀ menilai tekanan harga di hari pertama bersifat teknis. Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey Petriny, menyatakan bahwa harga saham hari itu "lebih dipengaruhi aspek teknis" menyusul aturan baru BEI.
Dari sisi kinerja yang disampaikan perseroan:
Kuartal II 2026: laba bersih Rp252 miliar, pendapatan bersih Rp5,7 triliun, dan EBITDA disesuaikan mencapai Rp1 triliun untuk pertama kalinya.
Semester I 2026: pendapatan bersih Rp10,99 triliun, tumbuh 28,45% secara tahunan, dengan laba bersih Rp607,48 miliar.
Target EBITDA Grup disesuaikan sepanjang 2026: Rp3,2 triliun sampai Rp3,4 triliun.
AnalisĀ memberi pandangan yang beragam. Analis CGS International, Joanne Ong, sebelumnya memperkirakan nilai wajar GOTO di sekitar Rp43 per saham dengan asumsi 10 kali EV/EBITDA 2026. Pandangan ini adalah pendapat pihak ketiga, bukan rekomendasi KAF Sekuritas.
Selain faktor aturan harga, sentimen GOTO juga dipengaruhi faktor lain yang diberitakan media, seperti keluarnya GOTO dari indeks FTSE Global Equity Index Series Mid Cap karena pencatatannya di papan pengembangan, serta wacana reverse stock splitĀ dan rencana buybackĀ hingga Rp3,5 triliun.
Wacana tersebut belum tentu menjadi keputusan korporasi, sehingga investor sebaiknya menunggu keterbukaan informasi resmi perseroan.
Pelajaran untuk Investor
Dari dampak saham Rp1 terhadap GOTO, ada beberapa langkah nyata yang bisa Anda terapkan:
Bedakan harga nominal dengan valuasi.Ā Harga Rp43 atau bahkan lebih rendah tidak otomatis berarti saham murah. Nilai sebuah saham ditentukan oleh fundamental, arus kas, dan prospek bisnis, bukan angka rupiah per lembarnya.
Pahami aturan ARB masa transisi sebelum bertransaksi.Ā Hitung sendiri berapa batas pergerakan harian saham yang Anda pegang, terutama jika harganya mendekati rentang Rp1 sampai Rp10, karena persentase geraknya bisa sangat besar.
Baca antrean beli dan jual, bukan hanya harga terakhir.Ā Antrean jual yang menumpuk dengan kolom beli kosong adalah tanda likuiditas sedang kering. Order di kondisi seperti ini bisa lama tereksekusi.
Jangan menebak "harga dasar".Ā Menambah posisi hanya karena harga sudah turun jauh adalah keputusan baru yang perlu dianalisis ulang dari nol.
Pisahkan fakta dari wacana.Ā Transaksi Morgan Stanley, wacana reverse stock split, dan kabar merger perlu dicek ke keterbukaan informasi resmi BEI sebelum dijadikan dasar keputusan.
Batasi porsi di satu saham.Ā Kasus saham yang lama tertahan di Rp50 mengingatkan bahwa satu posisi yang tidak likuid bisa mengunci dana dalam waktu lama.
Tandai 1 Januari 2027 di kalender.Ā Saat ARB kembali simetris, karakter pergerakan harga harian saham-saham ini bisa berubah lagi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apa dampak saham Rp1 terhadap GOTO di hari pertama?
Pada 28 September 2026, GOTO turun 14% dari Rp50 ke Rp43 dan menyentuh batas ARB, dengan antrean jual mencapai 1,11 miliar lot.
2. Apakah GOTO bisa turun sampai Rp1?
Secara aturan, batas harga minimum sekarang Rp1, jadi mekanismenya memungkinkan. Namun harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar, sehingga tidak ada kepastian saham gocap mana pun akan turun ke level tersebut.
3. Kenapa Morgan Stanley bisa membeli GOTO di Rp25 saat harga pasar Rp50?
Transaksi itu terjadi di pasar negosiasi, yaitu pasar dengan harga yang disepakati langsung antara pembeli dan penjual, berbeda dari pasar reguler tempat investor ritel bertransaksi.
4. Apakah turunnya harga GOTO berarti kinerja perusahaannya memburuk? Menurut manajemen, tekanan harga di hari pertama bersifat teknis akibat aturan baru. Perseroan melaporkan laba bersih pada kuartal II 2026. Investor tetap perlu mengecek laporan keuangan resmi dan tidak hanya mengandalkan pernyataan perusahaan.
5. Sampai kapan aturan ARB 15% berlaku?
ARB asimetris 15% untuk saham di atas Rp10 berlaku sampai 31 Desember 2026. Mulai 1 Januari 2027, ARB akan disamakan dengan batas ARA pada tiap kelompok harga.
Pantau Pergerakan Saham di KAF ETRADE
Memahami mekanisme harga minimum Rp1, fraksi harga, dan antrean jual adalah bekal penting sebelum mengambil keputusan atas saham berharga rendah. Anda bisa memantau antrean beli-jual secara real-time di aplikasi KAF ETRADE, mengikuti Stock Pick Harian, serta bergabung di sesi Live Market Overview bersama Tasrul TanarĀ untuk konteks pasar terkini.
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Referensi
IDN Financials, "BEI buka perdagangan saham Rp1 mulai 28 September 2026", https://www.idnfinancials.com/id/news/69205/bei-buka-perdagangan-saham-rp1-mulai-28-september-2026
Katadata, "Implementasi Harga Minimum Saham Rp1 Berlaku, Apa yang Perlu Dicermati Investor?", https://katadata.co.id/finansial/bursa/6ab9b7b693815/implementasi-harga-minimum-saham-rp1-berlaku-apa-yang-perlu-dicermati-investor
Suara.com, "Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?", https://www.suara.com/bisnis/2026/09/28/061500/saham-rp1-penyelamat-kaum-nyangkuters-atau-bikin-semakin-nyungsep
Kontan, "Saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) Anjlok 14% Jadi Rp 43 Hari Ini (28/9)", https://investasi.kontan.co.id/news/saham-goto-gojek-tokopedia-goto-anjlok-14-jadi-rp-43-hari-ini-289
Gotrade News, "Batas Harga Saham Minimum Rp1 Berlaku & Era Saham Gocap Berakhir", https://www.heygotrade.com/id/news/batas-harga-saham-minimum-rp1-berlaku/
Kompas.com, "Saham GOTO Anjlok 14 Persen, Usai Batas Saham Gocap Dihapus", https://money.kompas.com/read/2026/09/28/123144426/saham-goto-anjlok-14-persen-usai-batas-saham-gocap-dihapus
CNBC Indonesia, "Begini Tanggapan GoTo Usai Gembok Saham Resmi Dibuka", https://www.cnbcindonesia.com/market/20260928093247-17-771353/begini-tanggapan-goto-usai-gembok-saham-resmi-dibuka
Rancak Media, "Antrean Jual Saham Gocap Mengular Jelang Batas Bawah Rp1, GOTO, DADA hingga CPRO", https://www.rancakmedia.com/finance/100639/antrean-jual-saham-gocap-mengular-jelang-batas-bawah-rp1-goto-dada-hingga-cpro/
Bisnis.com, "Batas Bawah Jadi Rp1 Berlaku Hari Ini (28/9), Simak Daftar 20 Saham Jumbo Harga Rp50", https://market.bisnis.com/read/20260928/7/2007663/batas-bawah-jadi-rp1-berlaku-hari-ini-289-simak-daftar-20-saham-jumbo-harga-rp50
CNN Indonesia, "GoTo Bersuara usai Saham Keluar dari Indeks MSCI", https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260813115338-92-1391787/goto-bersuara-usai-saham-keluar-dari-indeks-msci
Antara News, "GoTo pastikan kinerja keuangan positif dan tinjauan MSCI murni teknis", https://www.antaranews.com/berita/5692169/goto-pastikan-kinerja-keuangan-positif-dan-tinjauan-msci-murni-teknis
Beritasatu, "GoTo Pastikan Kinerja Positif, Eksklusi MSCI Dinilai Teknis", https://www.beritasatu.com/ekonomi/3018718/goto-pastikan-kinerja-positif-eksklusi-msci-dinilai-teknis
CNBC Indonesia, "Morgan Stanley Serok Rp 547 Miliar Saham GOTO di Harga Rp25", https://www.cnbcindonesia.com/market/20260908083319-17-766031/morgan-stanley-serok-rp-547-miliar-saham-goto-di-harga-rp25
IDN Financials, "Morgan Stanley borong saham GOTO lagi di harga diskon 50%", https://www.idnfinancials.com/id/news/68500/morgan-stanley-borong-saham-goto-lagi-di-harga-diskon-50
TrenAsia, "Menakar Arah Saham GOTO Usai Batas Rp50 Dicabut", https://www.trenasia.id/tren-pasar/menakar-arah-saham-goto-usai-batas-rp-50-dicabut
Katadata, "Saham GOTO dalam Pusaran Aturan Batas Bawah Harga Rp1, Bagaimana Nasib Investor?", https://katadata.co.id/finansial/bursa/6ab480eccdd56/saham-goto-dalam-pusaran-aturan-batas-bawah-harga-rp1-bagaimana-nasib-investor
Romisaputra.com, "Morgan Stanley Lepas 7,4 Miliar Saham GOTO", https://www.romisaputra.com/2026/09/morgan-stanley-lepas-7-4-miliar-saham-goto.html
Investing.com Indonesia, "Mengapa saham GoTo Gojek Tokopedia anjlok hari ini?", https://id.investing.com/news/stock-market-news/mengapa-saham-goto-gojek-tokopedia-anjlok-hari-ini-93CH-3080720
IPOT News (Indo Premier), "GOTO Dikabarkan Terancam Dikeluarkan dari Indeks MSCI", https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=GOTO+Dikabarkan+Terancam+Dikeluarkan+dari+Indeks+MSCI&news_id=233344&group_news=IPOTNEWS
Sumbarbisnis.com, "BEI Resmi Terapkan Batas Harga Saham Rp 1 Mulai Hari Ini", https://sumbarbisnis.com/bei-resmi-terapkan-batas-harga-saham-rp-1-mulai-hari-ini/


Komentar