Riset & Stock Pick Hari Ini dari Tasrul Tanar, CSA 5 Oktober 2026: Rekomendasi saham hari ini untuk BBRI, ELSA dan MDKA
Diperbarui: 7 jam yang lalu

Memulai Stock pick hari ini dari IHSG ditutup di level 6.037, naik 0,46%, pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026, dengan status teknikal konsolidasi dan target terdekat 6.125. Dalam stock pick Tasrul Tanar hari ini, tiga saham yang menjadi perhatian adalah BBRI, ELSA, dan MDKA, ketiganya dengan sinyal teknikal Buy on Weakness setelah indikator momentum bergerak naik dari area oversold.
Riset Tim Equity Research KAF Sekuritas juga menyertakan pandangan fundamental: BUY untuk BBRI dan ELSA, sementara MDKA berstatus HOLD karena valuasinya dinilai sudah penuh. Seluruh data di artikel ini berasal dari riset first-party yang dapat Anda ikuti setiap hari di halaman Stock Pick by Tasrul Tanar.
Key Takeaways IHSG:Ā 6.037 (+0,46%), konsolidasi. Resistance 6.075 dan 6.125, support 5.975 dan 5.925, critical level 5.900. BBRI:Ā Buy on Weakness, entry Rp3.040, target Rp3.130 dan Rp3.180, cut loss Rp2.980. Fundamental: BUY, target KAF Rp3.570. ELSA:Ā Buy on Weakness, entry Rp620, target Rp640 dan Rp645, cut loss Rp600. Fundamental: BUY, target KAF Rp740. MDKA:Ā Buy on Weakness, entry Rp2.770, target Rp2.900 dan Rp2.960, cut loss Rp2.700. Fundamental: HOLD, target KAF Rp2.600. Sinyal teknikal bersifat jangka pendek, sedangkan rekomendasi fundamental bersifat jangka menengah. Keduanya tidak selalu searah.
Daftar Isi Stock Pick Hari Ini
Konteks Pasar Hari Ini
IHSG berada di level 6.037 dengan kenaikan 0,46%. Menurut Technical Daily KAF Sekuritas, kenaikan ini adalah technical rebound, bukan pembalikan arah, karena tren IHSG masih bearish (slope -16,05, R-squared 0,733, z-score 1,10). Volume transaksi melonjak ke 916.297.810 atau 2,67x dari rata-rata 343.523.063, namun investor asing masih mencatat jual bersih yang mengindikasikan distribusi.
Riset fundamental KAF mencatat beberapa sektor berada di zona jenuh jual pada Sector Relative Panel BEI per 2 Oktober 2026: sektor Financial di skor 79 (oversold), sektor Basic Materials di skor 79 (oversold), dan sektor Energy di skor 78 (oversold). Sektor Energy tercatat sebagai satu-satunya sektor yang menguat pada 1 Oktober 2026. Data performa sektoral lain di luar ketiga sektor tersebut tidak tersedia dalam riset yang diberikan.
Untuk riset saham hari ini, ada tiga sentimen makro yang dicatat Tim Riset KAF:
Ekspor Agustus 2026 tumbuh.Ā BPS mencatat ekspor Indonesia Agustus 2026 sebesar US$26,61 miliar (+6,72% yoy) dengan surplus perdagangan US$3,55 miliar. Ini relatif positif bagi sektor berorientasi ekspor seperti logam dasar, nikel, dan manufaktur, namun impor yang naik 19,09% yoy perlu dipantau.
Yield US Treasury 10 tahun sempat naik ke 5,34%Ā pada 1 Oktober 2026, tertinggi sejak 2002. Kenaikan yield global berpotensi menekan rupiah, SBN, dan IHSG bila diikuti arus keluar dana asing, walau tekanan mulai mereda setelah investor kembali masuk ke pasar obligasi.
Inflasi September 2026 sebesar 3,28% yoy, naik dari 3,19% pada Agustus, tetapi masih dalam sasaran Bank Indonesia 2,5% ± 1%. Kenaikan harga volatile food (5,03% yoy) menjadi catatan.
Di sisi komoditas, data KAF Morning Market Brief yang dikutip dalam riset mencatat Brent bertahan di atas US$100/barel (US$102,34), emas stabil di US$4.182/oz, dan nikel LME turun 2,31% ke US$15.565/ton.
Prediksi IHSG Hari Ini
Technical Daily KAF Sekuritas edisi 5 Oktober 2026 memberi status ConsolidationĀ untuk IHSG dengan target 6.125 (+1,46%). MACD sudah membentuk bullish crossover (MACD -20,35 di atas signal -20,75), sementara RSI 20,49 dan CMO -59,02 bergerak naik dari area oversold. MFI 14,92 dan W%R -57,35 berada di posisi netral.
Level IHSG | Angka | Jarak dari 6.037 |
Resistance 2 | 6.125 | +1,46% |
Resistance 1 | 6.075 | +0,63% |
Support 1 | 5.975 | -1,03% |
Support 2 | 5.925 | -1,86% |
Critical level | 5.900 | -2,32% |
Peluang penguatan terbuka bila IHSG menembus Resistance 1 di 6.075. Sebaliknya, risiko meningkat bila IHSG turun di bawah Support 2 di 5.925, dengan critical level di 5.900. Karena asing masih net sell, kenaikan IHSG membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.
Aturan Entry dan Target
Seluruh level harga dalam stock pick hari ini mengikuti aturan baku KAF Sekuritas berikut:
Sinyal | Entry | Target 1 (TP1) | Target 2 (TP2) |
Buy on Weakness | Support 1 | Resistance 1 | Resistance 2 |
Trading Buy | Langsung di harga terakhir | Resistance 1 | Resistance 2 |
Pada edisi 5 Oktober 2026, ketiga saham (BBRI, ELSA, MDKA) bersinyal Buy on Weakness, sehingga entry ditempatkan di Support 1, bukan di harga terakhir.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini
Berikut ringkasan rekomendasi saham hari ini dalam satu tabel. Data harga per penutupan 2 Oktober 2026. Sinyal teknikal dan level harga dari Technical Daily KAF Sekuritas 5 Oktober 2026, rekomendasi fundamental dari Fundamental Snapshot KAF Research 5 Oktober 2026.
Kode Saham | Sinyal Teknikal | Harga Terakhir | Entry (Support 1) | Target Harga (TP1āTP2) | Batas Rugi | Fundamental KAF | Target KAF |
BBRI | Buy on Weakness | Rp3.080 | Rp3.040 | Rp3.130āRp3.180 | Rp2.980 | BUY | Rp3.570 |
ELSA | Buy on Weakness | Rp630 | Rp620 | Rp640āRp645 | Rp600 | BUY | Rp740 |
MDKA | Buy on Weakness | Rp2.850 | Rp2.770 | Rp2.900āRp2.960 | Rp2.700 | HOLD | Rp2.600 |
Cara membaca tabel: kolom Entry hingga Batas Rugi adalah panduan trading jangka pendek berbasis level support dan resistance harian. Kolom Fundamental KAF dan Target KAF adalah hasil valuasi jangka menengah (metode blended relative valuation dan DCF atau DDM) yang tidak dimaksudkan sebagai target harian.
1. BBRI ā PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Saham BBRI hari iniĀ masuk stock pick Tasrul Tanar dengan sinyal Buy on Weakness, area entry di Rp3.040, dan target Rp3.130 hingga Rp3.180.
Data per 2 Oktober 2026 (harga penutupan):
Harga Terakhir: Rp3.080 (-0,64%)
Sinyal Teknikal: Buy on Weakness
Entry (Buy on Weakness, di Support 1): Rp3.040
TP1 (Resistance 1): Rp3.130 (+1,62%)
TP2 (Resistance 2): Rp3.180 (+3,25%)
Support 2: Rp2.990
Batas Rugi / Cut Loss: Rp2.980 (-3,36%)
Persentase dihitung dari harga terakhir Rp3.080, sesuai Technical Daily KAF Sekuritas.
Analisa Teknikal Saham BBRI
Harga BBRI berada di bawah lower line, mengindikasikan pullback dalam yang belum menjadi area akumulasi sampai ada konfirmasi pemulihan. Tren naik masih terjaga (slope 8,20, R-squared 0,698), dengan z-score -1,03 yang menunjukkan kondisi oversold. RSI 6,03 dan CMO -87,94 berada di zona oversold, namun MACD membentuk bearish crossover (MACD -8,52 menembus signal -8,24) sehingga momentum jual mulai menguat.
Volume tercatat 170.339.200 atau 0,81x dari rata-rata, dan Technical Daily mencatat net buy asing yang mengindikasikan akumulasi masih berlangsung sepanjang periode tren.
Pandangan Fundamental KAF Research untuk BBRI
Rekomendasi saham BBRI dari sisi fundamental adalah BUY dengan target harga saham BBRI Rp3.570Ā (potensi +15,9%) dan area akumulasi Rp2.950 hingga Rp3.050. Laba bersih konsolidasi semester I-2026 mencapai Rp31,18 triliun (+17,5% YoY), dengan NPL turun ke 2,9% dan biaya kredit turun ke 3,1%.
Valuasi berada di PER 7,5x FY26E dan P/BV ±1,4x untuk ROE 18,8%, ditambah yield dividen ±11,2%. Catatannya, data bank saja per Agustus 2026 menunjukkan laba hanya tumbuh 6,6% dan NPL BBRI masih tertinggi di antara bank BUMN.
Senior Analyst Tasrul Tanar, CSA akan menurunkan rekomendasi ke HOLD bila NPL kembali di atas 3,2% atau laba 9M-2026 tumbuh di bawah 5%.
Selebihnya Anda bisa mwndownload file ini:
2. ELSA ā PT Elnusa Tbk
Saham ELSA hari iniĀ masuk stock pick dengan sinyal Buy on Weakness, area entry di Rp620, dan target Rp640 hingga Rp645.
Data per 2 Oktober 2026 (harga penutupan):
Harga Terakhir: Rp630 (+1,61%)
Sinyal Teknikal: Buy on Weakness
Entry (Buy on Weakness, di Support 1): Rp620
TP1 (Resistance 1): Rp640 (+1,59%)
TP2 (Resistance 2): Rp645 (+2,38%)
Support 2: Rp605
Batas Rugi / Cut Loss: Rp600 (-5,00%)
Persentase dihitung dari harga terakhir Rp630, sesuai Technical Daily KAF Sekuritas.
Analisa Teknikal Saham ELSA
Harga ELSA berada di bawah lower line, namun pergerakan positif dalam tren positif mengindikasikan false breakdown dalam uptrend yang dapat menjadi sinyal bullish tersembunyi. Slope 1,88 menunjukkan tren naik, sementara R-squared 0,558 menandakan tren sedang dan masih fluktuatif.
MACD masih menunjukkan momentum bearish (MACD -5,11, signal -3,58), tetapi RSI 22,84, W%R -65,74, dan CMO -54,32 bergerak naik dari oversold sehingga peluang technical rebound terbuka. Volume hanya 0,51x dari rata-rata, menandakan minat transaksi melemah, meski net buy asing masih tercatat sepanjang periode tren.
Pandangan Fundamental Research untuk ELSA
Analisa saham ELSA dari sisi fundamental memberi rekomendasi BUY dengan target harga saham ELSA Rp740 (potensi +17,5%) dan area akumulasi Rp600 hingga Rp620. Laba bersih semester I-2026 naik 29,2% menjadi Rp434,7 miliar berkat efisiensi beban umum dan turunnya beban keuangan. Kontrak bawaan mencapai Rp18,8 triliun dan neraca memiliki kas bersih ±Rp2,36 triliun.
Valuasi berada di PER 5,5x FY26E dan P/BV ±0,85x, dengan yield dividen ±7,0%. Harga minyak Brent di atas US$100/barel dinilai menjaga belanja hulu Pertamina, pelanggan utama ELSA. KAF akan menurunkan rekomendasi ke HOLD bila marjin EBITDA 9M-2026 turun di bawah 10% atau piutang pihak berelasi melampaui Rp4,5 triliun.
Selebihnya Anda bisa mendownload file ini:
3. MDKA ā PT Merdeka Copper Gold Tbk
Saham MDKA hari iniĀ masuk stock pick dengan sinyal teknikal Buy on Weakness, area entry di Rp2.770, dan target Rp2.900 hingga Rp2.960. Perlu dicatat, rekomendasi fundamental KAF Research untuk MDKA adalah HOLD, sehingga peluang ini lebih tepat dibaca sebagai peluang trading jangka pendek.
Data per 2 Oktober 2026 (harga penutupan):
Harga Terakhir: Rp2.850 (+1,06%)
Sinyal Teknikal: Buy on Weakness
Entry (Buy on Weakness, di Support 1): Rp2.770
TP1 (Resistance 1): Rp2.900 (+1,75%)
TP2 (Resistance 2): Rp2.960 (+3,86%)
Support 2: Rp2.710
Batas Rugi / Cut Loss: Rp2.700 (-5,56%)
Persentase dihitung dari harga terakhir Rp2.850, sesuai Technical Daily KAF Sekuritas.
Analisa Teknikal Saham MDKA
Seperti ELSA, harga MDKA berada di bawah lower line tetapi pergerakan dan tren positif mengindikasikan false breakdown dalam uptrend. Slope 6,22 menunjukkan tren naik dengan momentum positif kuat, namun beta 1,83 mencerminkan volatilitas yang sangat agresif dibandingkan pasar.
MACD masih menunjukkan momentum bearish kuat (MACD -12,22, signal -6,05, histogram -6,17), sementara RSI 22,48 dan CMO -55,04 bergerak naik dari oversold. Volume hanya 0,47x dari rata-rata, menandakan minat transaksi melemah.
Pandangan Fundamental KAF Research untuk MDKA
Merdeka Copper Gold saham naik 1,06% pada 2 Oktober 2026, namun KAF Research memberi rekomendasi HOLD dengan target harga saham MDKA Rp2.600Ā (potensi -8,8%) dan menyarankan tidak menambah posisi di harga saat ini. Area akumulasi versi fundamental ada di Rp2.400 hingga Rp2.500.
Kinerja memang pulih: laba bersih induk semester I-2026 berbalik menjadi US$101,6 juta dari rugi US$15,8 juta, dan EBITDA naik 191% menjadi US$512 juta. Namun sekitar separuh laba konsolidasi mengalir ke pemegang saham minoritas anak usaha, utang bersih masih ±US$1,42 miliar, dan valuasi di PER 16,9x FY26E serta P/BV induk ±4,6x dinilai sudah memperhitungkan sebagian besar pertumbuhan 2027.
Tasrul Tanar, CSA akan menaikkan rekomendasi bila HPAL berproduksi komersial sesuai jadwal dan laba induk 9M-2026 melampaui US$170 juta.
Selebihnya Anda bisa mendownload file ini:
Ingin memantau ketiga saham dari stock pick hari ini langsung dari aplikasi trading? Anda dapat membuka rekening saham KAF SekuritasĀ secara online.
Faktor Risiko Utama
Stock pick hari ini tidak hanya memuat potensi kenaikan. Berikut risiko yang tercatat dalam riset untuk masing-masing saham:
BBRI
MACD sudah membentuk bearish crossover, sehingga momentum jual mulai menguat. Risiko pelemahan meningkat bila harga menembus Support 2 di Rp2.990.
Asing mencatat jual bersih BBRI Rp78,9 miliar pada 30 September dan Rp19,8 miliar pada 1 Oktober 2026.
Perlambatan laba bank saja (+6,6% per Agustus 2026) berpotensi berlanjut, dan NPL BBRI tertinggi di antara bank BUMN.
ELSA
Volume transaksi hanya 0,51x dari rata-rata, dan riset fundamental mencatat likuiditas ELSA relatif rendah dibanding saham energi berkapitalisasi besar.
Ketergantungan tinggi pada Grup Pertamina (±78% pendapatan) dengan piutang pihak berelasi ±Rp4 triliun.
Penurunan harga minyak yang tajam dapat memicu pemangkasan belanja hulu.
MDKA
Rekomendasi fundamental HOLD dengan target Rp2.600, di bawah harga terakhir Rp2.850. Sinyal teknikal dan fundamental tidak searah.
Beta 1,83 berarti volatilitas sangat tinggi, dan MACD masih menunjukkan momentum bearish kuat.
MDKA termasuk lima besar jual bersih asing pada 1 Oktober 2026 (Rp19,5 miliar), harga nikel LME turun 2,31%, dan obligasi jatuh tempo dalam setahun sebesar US$339 juta perlu dibiayai kembali.
Risiko pasar (IHSG)
Tren IHSG masih bearish dan asing masih net sell. Risiko meningkat bila IHSG turun di bawah 5.925, dengan critical level di 5.900.
Kenaikan yield US Treasury berpotensi memicu arus keluar dana asing dari pasar Indonesia.
Kesimpulan
Stock pick Tasrul Tanar, CSA untuk 5 Oktober 2026 memilih BBRI, ELSA, dan MDKA dengan sinyal Buy on Weakness setelah indikator momentum ketiganya bergerak naik dari area oversold, di tengah IHSG yang berkonsolidasi di 6.037 dengan target 6.125.
BBRI memiliki entry Rp3.040, target Rp3.130 hingga Rp3.180, dan cut loss Rp2.980, didukung rekomendasi fundamental BUY dengan target KAF Rp3.570.
ELSA memiliki entry Rp620, target Rp640 hingga Rp645, dan cut loss Rp600, didukung rekomendasi BUY dengan target KAF Rp740.
MDKA memiliki entry Rp2.770, target Rp2.900 hingga Rp2.960, dan cut loss Rp2.700, namun rekomendasi fundamentalnya HOLD dengan target KAF Rp2.600, sehingga lebih tepat dipandang sebagai peluang trading jangka pendek dengan disiplin cut loss.
Pertanyaan Umum
Apa saja rekomendasi saham hari ini dari KAF Sekuritas pada 5 Oktober 2026? Stock pick Tasrul Tanar edisi 5 Oktober 2026 memuat BBRI, ELSA, dan MDKA, ketiganya dengan sinyal teknikal Buy on Weakness. Entry masing-masing di Rp3.040, Rp620, dan Rp2.770, dengan cut loss di Rp2.980, Rp600, dan Rp2.700.
Apa bisnis utama PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI)? BBRI adalah bank dengan fokus utama pada UMKM dan segmen mikro. Melalui holding ultra mikro bersama Pegadaian dan PNM, BRI melayani nasabah dari segmen paling bawah hingga korporasi, serta merupakan penyalur terbesar Kredit Usaha Rakyat (KUR). Total aset konsolidasi per Juni 2026 mencapai Rp2.352 triliun.
Apa bisnis utama PT Elnusa (ELSA)? Elnusa adalah perusahaan jasa energi terintegrasi di bawah Grup Pertamina dengan tiga segmen: jasa hulu migas terintegrasi (survei seismik, pengeboran, well services), distribusi dan logistik energi, serta jasa penunjang migas. Per semester I-2026, segmen distribusi dan logistik energi menyumbang ±65% pendapatan.
Apa bisnis utama PT Merdeka Copper Gold (MDKA)? MDKA adalah induk usaha pertambangan dan pengolahan logam yang mencakup emas (Tambang Tujuh Bukit dan Tambang Pani melalui EMAS), nikel (melalui MBMA), tembaga (Wetar dan proyek porfiri Tujuh Bukit), serta kawasan industri Indonesia Konawe Industrial Park.
Kenapa target teknikal dan target fundamental untuk saham yang sama bisa berbeda? Target teknikal berasal dari level resistance harian dan ditujukan untuk transaksi jangka pendek. Target fundamental berasal dari valuasi perusahaan (misalnya PER, P/BV, DCF, atau DDM) dan mencerminkan nilai wajar jangka menengah. Pada MDKA, misalnya, sinyal teknikal Buy on Weakness muncul karena pola harga jangka pendek, sementara valuasi fundamental menilai harga saat ini sudah di atas nilai wajar.
Apa arti sinyal Buy on Weakness dalam stock pick saham? Buy on Weakness berarti pembelian disarankan saat harga melemah ke area support, bukan mengejar harga saat naik. Dalam stock pick hari ini, entry Buy on Weakness ditempatkan di Support 1, dengan TP1 di Resistance 1 dan TP2 di Resistance 2. Berbeda dengan sinyal Trading Buy, yang entry-nya langsung di harga terakhir.
Kenapa batas rugi (cut loss) penting saat mengikuti analisa teknikal saham? Cut loss membatasi kerugian bila skenario teknikal tidak berjalan sesuai rencana, misalnya saat support ditembus. Pada edisi ini, jarak cut loss dari harga terakhir berkisar -3,36% (BBRI) hingga -5,56% (MDKA), sehingga investor dapat menyesuaikan ukuran posisi dengan profil risiko masing-masing.
Author Box
Riset oleh Tasrul Tanar, CSA, Senior Analyst KAF Sekuritas
Tasrul Tanar adalah Senior Analyst KAF Sekuritas dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia. Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia. Analisis dalam artikel ini disusun berdasarkan riset first-party Tim Equity Research KAF Sekuritas.
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).



Komentar