Riset & Stock Pick Tasrul Tanar 28 September 2026: Rekomendasi Saham Hari Ini BBRI, MAPA & ISAT, IHSG Oversold

Mengawali Stock Pick Tasrul Tanar pada pagi hari ini dari IHSG ditutup di level 6.242 pada Jumat, 25 September 2026, turun 0,90%, dengan seluruh indikator momentum sudah masuk zona oversold. Dalam stock pick hari ini edisi Senin, 28 September 2026, tiga saham yang menjadi perhatian adalah BBRI, MAPA, dan ISAT, ketiganya berada di zona Buy on Weakness pada Technical Daily KAF Sekuritas dan sekaligus menyandang rekomendasi BUY pada Fundamental Snapshot hari yang sama. Urutan prioritas teknikal dari riset KAF Sekuritas: BBRI, lalu MAPA, lalu ISAT.
Key Takeaways (data per penutupan 25 September 2026) IHSG 6.242 (-0,90%):Ā Buy on Weakness (skor 83,17), Support 6.200 dan 6.100, Resistance 6.325 dan 6.400, Critical Level 6.075. BBRI Rp3.150 (+0,32%):Ā setup terkuat karena pola false breakdown. Range beli teknikal Rp3.040 sampai Rp3.090, target Rp3.190 sampai Rp3.230, cut loss Rp3.030. Target fundamental 12 bulan Rp3.600. MAPA Rp650 (+0,77%):Ā sinyal oversold paling seragam (skor 88,58). Range beli Rp620 sampai Rp635, target Rp665 sampai Rp680, cut loss Rp615. Target fundamental 12 bulan Rp770. ISAT Rp2.350 (-2,08%):Ā masih menunggu konfirmasi karena net sell asing. Range beli Rp2.270 sampai Rp2.330, target Rp2.440 sampai Rp2.490, cut loss Rp2.260. Target fundamental 12 bulan Rp2.750. Sinyal teknikal bersifat jangka pendek; target 12 bulan berasal dari analisis fundamental yang terpisah.
Daftar Isi
Konteks Pasar Hari Ini
Rekomendasi saham hari ini disusun dari riset first-party Tim Riset KAF Sekuritas yang dipimpin Tasrul Tanar, CSA, yaitu Technical Daily dan tiga Fundamental Snapshot (BBRI, ISAT, MAPA) edisi Senin, 28 September 2026. Seluruh harga menggunakan data penutupan perdagangan Jumat, 25 September 2026.
Pada 25 September 2026, IHSG melemah 0,90% ke 6.242. Tekanan jual terjadi merata: 842 saham turun berbanding 176 saham naik, dan asing mencatat jual bersih Rp355,7 miliar di seluruh pasar. Pada hari yang sama, saham bank besar relatif bertahan, termasuk BBRI yang justru menguat.
Penekan utama datang dari luar negeri. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun bertahan di sekitar 5,11% pada Kamis, 24 September 2026, level tertinggi sejak Juli 2007, dan sempat menyentuh 5,21%. Pemicunya data ekonomi AS yang kuat dan lemahnya permintaan lelang Treasury tenor 5 tahun senilai US$70 miliar. Pasar kini memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober sekitar 70%, naik dari 55% sehari sebelumnya. Rupiah melemah ke Rp17.916 per dolar AS pada 24 September.
Dari dalam negeri ada penyeimbang. Bank Indonesia menahan BI-Rate di 5,75% pada RDG 22 sampai 23 September 2026 dan telah menyalurkan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp461,2 triliun hingga pekan pertama September. Kredit perbankan Agustus 2026 tumbuh 13,65% yoy. Pemerintah juga mendorong program bioetanol dengan potensi penghematan devisa sekitar Rp500 triliun per tahun, meski program ini masih tahap awal konsolidasi.
Data performa sektoral secara lengkap tidak tersedia dalam riset yang diberikan. Catatan yang tersedia dari Sector Relative Panel KAF per 25 September: MAPA masuk daftar oversold di sektor konsumen non-primer, sementara ISAT sempat masuk daftar overbought di sektor infrastruktur pada pekan lalu.
Prediksi IHSG Hari Ini
Sebagai dasar stock pick hari ini, Tim Riset KAF Sekuritas menempatkan IHSG di zona Buy on WeaknessĀ dengan skor 83,17 untuk horizon jangka pendek.
Level IHSG | Angka | Jarak dari 6.242 |
Resistance 2 | 6.400 | +2,53% |
Resistance 1 | 6.325 | +1,33% |
Support 1 | 6.200 | -0,67% |
Support 2 | 6.100 | -2,27% |
Critical Level | 6.075 | -2,75% |
Secara teknikal, harga turun ke bawah lower line meski tren utama masih naik. Riset menilai ini sebagai pullback dalam yang mulai mengancam tren, sehingga area saat ini lebih tepat dipandang sebagai fase perlindungan risiko hingga ada konfirmasi pemulihan. Nilai r-squared 0,690 menunjukkan tren cukup kuat dan valid, sementara slope 11,37 menjaga kemiringan naik.
Momentum sudah jenuh jual: z-score -1,01, MFI 16,39, RSI 16,24, W%R -81,56, dan CMO -67,53. Volume 229.822.259 lembar atau 0,85x rata-rata 271.405.311, tanpa lonjakan jual. Rata-rata beli asing sepanjang periode tren tercatat lebih besar dari rata-rata jual. Namun MACD Optimized masih bearish crossover (-15,16 menembus signal -13,52), sehingga tekanan jual belum sepenuhnya reda.
Kesimpulan riset: peluang penguatan muncul bila IHSG menembus 6.325, sedangkan penutupan di bawah Critical Level 6.075 mengubah bias menjadi negatif.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Daftar Stock Pick Hari Ini
Ringkasan stock pick hari ini dengan harga per penutupan Jumat, 25 September 2026. Sinyal, target teknikal, range beli, dan batas rugi dari Technical Daily KAF Sekuritas (horizon jangka pendek). Target 12 bulan dari Fundamental Snapshot KAF Sekuritas.
Saham | Harga Terakhir | Entry (S1) | TP1 (R1) | TP2 (R2) | Cut Loss |
BBRI | Rp3.150 | Rp3.090 | Rp3.190 | Rp3.230 | Rp3.030 |
MAPA | Rp650 | Rp635 | Rp665 | Rp680 | Rp615 |
ISAT | Rp2.350 | Rp2.330 | Rp2.440 | Rp2.490 | Rp2.260 |
1. BBRI - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
Data per penutupan 25 September 2026 (Technical Daily & Fundamental Snapshot KAF, 28 September 2026):
Harga Terakhir:Ā Rp3.150 (+0,32%)
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (skor 81,77)
Target Harga Teknikal:Ā Rp3.190 sampai Rp3.230
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp3.030
Range Beli Teknikal (Support 2 sampai Support 1):Ā Rp3.040 sampai Rp3.090
Prioritas Entry:Ā tidak dirinci terpisah dalam riset; strategi eksekusi yang diberikan adalah entry bertahap di rentang Support 1 sampai Support 2
Rekomendasi Fundamental 12 Bulan: BUY, target harga Rp3.600 (upside +14,3%), total return potensial ±23,5% termasuk dividen
Analisa Saham BBRI Hari Ini
Dari sisi teknikal, saham BBRI hari ini menjadi setup terkuat di antara tiga rekomendasi saham hari ini. Harga berada di bawah lower line tetapi bergerak positif dalam uptrend, pola yang dibaca riset sebagai false breakdownĀ dan berpotensi menjadi sinyal bullish tersembunyi. Tren sangat kuat (r-squared 0,812) dengan korelasi 0,94 dan beta 0,99 terhadap pasar. Z-score -1,31, MFI 0,16, RSI 15,49, dan CMO -69,02 berada di zona oversold, sementara W%R -58,22 mulai naik dari zona oversold. Catatannya, MACD Optimized masih bearish kuat (-13,84 versus signal -10,98, histogram -2,86).
Dari sisi fundamental, laba bersih 1H26 naik 17,5% YoY ke Rp30,87 triliun dengan ROE naik ke 18,8%. NPL turun ke 2,9%, Loan at Risk ke 9,1%, dan cost of credit ke 3,1%. Pada harga Rp3.150, BBRI diperdagangkan di P/E FY26F 7,6x dan P/BV FY26F 1,36x, dengan estimasi yield dividen FY26F ±9,2%. Perseroan juga telah melakukan buyback 31 juta saham senilai Rp90,37 miliar pada 12 Juni sampai 11 September 2026.
Konteks arus asing perlu dibaca dua lapis. BBRI menjadi saham dengan jual bersih asing terbesar (±Rp339,42 miliar) pada 22 September saat IHSG turun 1,69%. Namun pada 25 September, BBRI justru naik 0,32% ketika IHSG turun 0,90%, yang dinilai riset sebagai tanda awal tekanan jual mulai terserap investor domestik. Secara rata-rata sepanjang periode tren, indikator teknikal masih mencatat net buy asing.
Untuk horizon 12 bulan, Fundamental Snapshot menyarankan akumulasi bertahap di area Rp3.050 sampai Rp3.180, dan evaluasi ulang tesis bila harga menembus di bawah Rp2.850 secara berkelanjutan atau NPL naik di atas 3,2%.
Selebihnya Anda bisa mendownload file ini:
Anda bisa membeli saham BBRI disini:
2. MAPA - PT Map Aktif Adiperkasa Tbk
Data per penutupan 25 September 2026 (Technical Daily & Fundamental Snapshot KAF, 28 September 2026):
Harga Terakhir:Ā Rp650 (+0,77%)
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (skor 88,58)
Target Harga Teknikal:Ā Rp665 sampai Rp680
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp615
Range Beli Teknikal (Support 2 sampai Support 1):Ā Rp620 sampai Rp635
Prioritas Entry:Ā tidak dirinci terpisah dalam riset; strategi eksekusi yang diberikan adalah entry bertahap di rentang Support 1 sampai Support 2
Rekomendasi Fundamental 12 Bulan: BUY, target harga Rp770 (upside +18,5%), total return potensial ±19,3% termasuk dividen
Analisa Saham MAPA Hari Ini
Secara teknikal, MAPA memiliki skor Buy on Weakness tertinggi (88,58) dan sinyal oversold paling seragam di seluruh indikator: MFI 3,62, RSI 11,17, W%R -80,28, dan CMO -77,66. Harga masih di bawah lower line pada uptrend yang cukup kuat (r-squared 0,687), dengan korelasi 0,82 dan beta 0,68 yang mencerminkan karakter defensif. Volume 0,42x rata-rata dengan PVR 1,54 dan VVR 5,86. Namun MACD Optimized bearish sangat kuat (histogram -2,31) dan rata-rata jual asing lebih besar dari beli, artinya distribusi asing masih berlangsung.
Dari sisi fundamental, pendapatan 1H26 naik 15,1% ke Rp10,12 triliun, sementara laba bersih naik lebih cepat, 30,5%, ke Rp864 miliar berkat leverage operasional (marjin usaha naik ke 11,8%). Pada 29 Juni 2026, anak usaha MAPA menandatangani akuisisi 100% Sports Direct Malaysia (35 gerai) senilai US$148,9 juta. Pada harga Rp650, MAPA diperdagangkan di P/E FY26F 9,0x dengan ROE FY26F ±21,3%. Target Rp770 sudah memasukkan diskon risiko 10% atas nilai wajar gabungan.
Riset juga menyoroti bahwa pada Sector Relative Panel KAF (25/9), MAPA masuk daftar oversold di sektor konsumen non-primer, sementara induknya, MAPI, berada di daftar overbought, sehingga terbuka ruang catch-up.
Untuk horizon 12 bulan, Fundamental Snapshot menyarankan akumulasi bertahap di area Rp620 sampai Rp660, dan evaluasi ulang tesis bila marjin laba kotor kuartal III turun di bawah 45,5%, hari persediaan melampaui 240 hari, atau harga menembus di bawah Rp560 secara berkelanjutan.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda bisa membeli saham MAPA disini:
3. ISAT - PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk
Data per penutupan 25 September 2026 (Technical Daily & Fundamental Snapshot KAF, 28 September 2026):
Harga Terakhir:Ā Rp2.350 (-2,08%)
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (skor 81,26)
Target Harga Teknikal:Ā Rp2.440 sampai Rp2.490
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp2.260
Range Beli Teknikal (Support 2 sampai Support 1):Ā Rp2.270 sampai Rp2.330
Prioritas Entry:Ā tidak dirinci terpisah dalam riset; riset menyebut ISAT menuntut konfirmasi breakout sebelum menambah posisi
Rekomendasi Fundamental 12 Bulan: BUY, target harga Rp2.750 (upside +17,0%), total return potensial ±22,7% termasuk dividen
Analisa Saham ISAT Hari Ini
Secara teknikal, harga ISAT tertekan di bawah lower line dengan pergerakan negatif meski tren masih positif (r-squared 0,707, slope 11,66). Korelasi 0,78 dan beta 0,61 mencerminkan karakter defensif. RSI 16,67, W%R -82,21, dan CMO -66,67 sudah oversold, sementara MFI 23,84 masih bergerak turun menuju oversold.
MACD Optimized bearish crossover (-0,46 menembus signal 0,31) menandakan potensi koreksi lanjutan, dan rata-rata jual asing lebih besar dari beli. Karena itu, riset menempatkan ISAT di urutan ketiga dalam rekomendasi saham hari ini dan meminta konfirmasi breakout sebelum menambah posisi.
Dari sisi fundamental, pendapatan 1H26 naik 13,1% ke Rp30,65 triliun, didorong ARPU yang naik 17,3% ke Rp46 ribu meski jumlah pelanggan turun 2,1%. Laba normalisasi naik 49,2% ke ±Rp3,25 triliun; angka laba dilaporkan yang lebih tinggi memuat keuntungan sekali jadi dari divestasi fiber sehingga tidak dipakai sebagai basis valuasi. Setelah divestasi, utang finansial neto turun ke 0,10x EBITDA. Pada harga Rp2.350, ISAT diperdagangkan di P/E normalisasi FY26F 11,8x dan EV/EBITDA FY26F 4,5x. Pendapatan AI NeoCloud mencapai US$33 juta pada 1H26.
Koreksi 2,08% pada 25 September terjadi tanpa berita spesifik perseroan dan sejalan dengan tekanan pasar menyeluruh, setelah saham sempat melonjak 4,33% pada 22 September.
Untuk horizon 12 bulan, Fundamental Snapshot menyarankan akumulasi bertahap di area Rp2.250 sampai Rp2.380, dan evaluasi ulang tesis bila ARPU kuartal III turun secara kuartalan, marjin EBITDA turun di bawah 45%, atau harga menembus di bawah Rp2.050 secara berkelanjutan.
Anda bisa membeli saham ISAT disini:
Faktor Risiko Utama
Sebelum mengikuti stock pick hari ini, perhatikan risiko yang dicatat dalam riset berikut.
Risiko pasar (IHSG):Ā MACD Optimized masih bearish crossover. Penutupan di bawah Critical Level 6.075 mengubah bias menjadi negatif. Yield US Treasury yang bertahan di atas 5% dan pelemahan dolar AS berpotensi mendorong outflow dari emerging market, termasuk Indonesia.
BBRI:Ā momentum turun belum sepenuhnya reda (MACD bearish kuat). Riset fundamental juga mencatat risiko jual asing lanjutan bila yield US Treasury bertahan di atas 5% dan rupiah melewati Rp18.000, LDR 90,8% dengan DPK tumbuh lebih lambat dari kredit, serta beban operasional lain-lain yang naik 46% YoY.
MAPA: MACD bearish sangat kuat dan net sell asing masih berlangsung. Cut loss Rp615 berjarak -5,69% dari harga terakhir, paling lebar di antara tiga saham. Risiko fundamental meliputi pelemahan rupiah terhadap barang impor, hari persediaan ±218 hari, daya beli yang moderat, serta integrasi dan pendanaan akuisisi Sports Direct Malaysia.
ISAT:Ā MACD bearish crossover menandakan potensi koreksi lanjutan, MFI masih turun, dan distribusi asing masih terjadi. Risiko fundamental meliputi capex 5G Rp23 triliun, liabilitas sewa Rp52,2 triliun setelah sewa balik fiber, tata kelola transaksi afiliasi, dan potensi persaingan harga dari XLSmart.
Beda horizon:Ā sinyal Buy on Weakness dan batas rugi di atas adalah panduan teknikal jangka pendek. Target 12 bulan berasal dari valuasi fundamental dengan titik evaluasi ulang yang berbeda. Riset Technical Daily secara eksplisit menyebut sinyalnya sebagai sinyal teknikal jangka pendek, bukan rekomendasi fundamental.
Kesimpulan Rekomendasi Saham Hari Ini
Stock pick Tasrul Tanar 28 September 2026 menyoroti BBRI, MAPA, dan ISAT yang sama-sama berada di zona Buy on Weakness saat IHSG (6.242, -0,90%) sudah oversold di dalam uptrend.
BBRI menjadi prioritas utama berkat pola false breakdown dengan range beli Rp3.040 sampai Rp3.090, target Rp3.190 sampai Rp3.230, dan cut loss Rp3.030.
MAPA menyusul dengan sinyal oversold paling seragam, range beli Rp620 sampai Rp635, target Rp665 sampai Rp680, dan cut loss Rp615.
sedangkan ISAT dengan range beli Rp2.270 sampai Rp2.330, target Rp2.440 sampai Rp2.490, dan cut loss Rp2.260 masih menunggu konfirmasi breakout karena distribusi asing.
Secara fundamental ketiganya berstatus BUY dengan target 12 bulan Rp3.600 (BBRI), Rp770 (MAPA), dan Rp2.750 (ISAT), dengan strategi entry bertahap dan disiplin keluar bila Cut Loss atau Critical Level tertembus.
Pertanyaan Umum
Apa saja rekomendasi saham hari ini dari stock pick Tasrul Tanar 28 September 2026?
Tiga saham pilihan hari ini adalah BBRI, MAPA, dan ISAT, dengan urutan prioritas teknikal BBRI, MAPA, lalu ISAT. Ketiganya berada di zona Buy on Weakness berdasarkan data penutupan 25 September 2026.
Berapa target harga saham BBRI?
Target harga saham BBRI untuk jangka pendek adalah Rp3.190 sampai Rp3.230 dengan cut loss Rp3.030. Untuk horizon 12 bulan, Fundamental Snapshot KAF Sekuritas menetapkan target Rp3.600 dengan rekomendasi BUY.
Apa bisnis utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)?
BRI adalah bank terbesar di Indonesia berdasarkan total aset (Rp2.352 triliun per Juni 2026) dan pemimpin pembiayaan UMKM, termasuk penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pemegang saham pengendalinya adalah Danantara Indonesia (52,7%).
Apa bisnis utama PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)?
MAPA adalah anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang mengelola ritel olahraga, gaya hidup, dan anak, seperti Sports Station, Planet Sports, Foot Locker, dan Sports Direct, dengan lebih dari 2.200 gerai di tujuh negara pada akhir 2025.
Apa bisnis utama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT)?
Indosat Ooredoo Hutchison adalah operator seluler terbesar kedua di Indonesia yang melayani 93,4 juta pelanggan melalui merek IM3 dan Tri, serta layanan data, TI korporasi, dan AI cloud melalui Lintasarta.
Apa arti sinyal Buy on Weakness dalam analisa teknikal saham?
Dalam Technical Daily KAF Sekuritas, Buy on Weakness menandakan saham sedang terkoreksi di dalam tren naik sehingga pembelian dipertimbangkan secara bertahap di area support, bukan saat harga sedang naik. Strategi eksekusinya: entry bertahap di rentang Support 1 sampai Support 2, tambah posisi hanya saat Resistance 1 tertembus dengan volume, dan keluar bila Cut Loss tertembus.
Kenapa target harga teknikal dan target 12 bulan bisa berbeda?
Target teknikal (Resistance 1 sampai Resistance 2) adalah proyeksi jangka pendek dari pergerakan harga dan indikator. Target 12 bulan berasal dari valuasi fundamental (relative valuation dan DCF atau DDM). Keduanya memakai horizon dan metode berbeda, sehingga perlu digunakan sesuai tujuan investasi masing-masing.
Bagaimana prediksi IHSG hari ini?
IHSG berada di zona Buy on Weakness dengan Support 6.200 dan 6.100 serta Resistance 6.325 dan 6.400. Peluang penguatan muncul bila 6.325 tertembus, sedangkan penutupan di bawah Critical Level 6.075 mengubah bias menjadi negatif.
Author Box
Ditulis oleh Tasrul Tanar, CSA, Senior Analyst KAF Sekuritas
Tasrul Tanar memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia. Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental dan teknikal, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia. Stock pick Tasrul Tanar disusun berdasarkan riset independen Tim Riset KAF Sekuritas.
Seputar KAF Sekuritas
KAF Sekuritas adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi, dengan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, dan informasi pasar modal Indonesia.
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Komentar