top of page

Riset & Stock Pick Tasrul Tanar, CSA Hari Ini 22 September 2026: AMMN, BBNI & BRMS dari KAF Sekuritas, IHSG Konsolidasi di Zona Oversold

22 Sep
9 menit membaca

Diperbarui: 22 Sep

Stock Pick Tasrul Tanar
Stock Pick Tasrul Tanar Hari Ini

Mengawali Rekomendasi Saham Hari Ini dari IHSG ditutup di level 6.385 pada Senin, 21 September 2026, terkoreksi 0,88% di tengah tekanan jangka pendek, meski secara teknikal sejumlah indikator sudah menyentuh zona oversold. Dalam Stock Pick Tasrul Tanar hari ini, tiga saham yang menjadi sorotan adalah AMMN, BBNI, dan BRMS, ketiganya berada di zona teknikal Buy on Weakness setelah RSI dan indikator momentum lain memasuki area oversold.


AMMN dan BBNI juga mendapat rekomendasi fundamental Buy dari riset KAF Sekuritas dengan potensi upside dua digit dalam horizon 12 bulan, sementara BRMS masih direkomendasikan Hold menunggu konfirmasi perbaikan kinerja operasional. Simak analisa lengkap stock pick hari ini dari KAF Sekuritas berikut ini.

Daftar Isi Stock Pick Tasrul Tanar

Konteks Pasar

IHSG ditutup di 6.385 pada 21 September 2026, terkoreksi 0,88% dibandingkan penutupan sebelumnya. Data performa sektoral tidak tersedia dalam riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.


Dari sisi makro fiskal, pengamat INDEF menilai batas defisit anggaran 3% terhadap PDB masih relevan dipertahankan, dengan penekanan pada perlunya penguatan tax ratio ketimbang pelebaran defisit (Source: Bloomberg Technoz). Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) neto mencapai Rp527,4 triliun per 31 Agustus 2026, naik 22,3% secara tahunan dan setara 66% dari target APBN 2026 sebesar Rp799,5 triliun, sementara yield SBN tenor 10 tahun berada di 7,17% per 15 September 2026, naik dari 6,11% di awal tahun (Source: Bisnis.com).


Di sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan (BI Rate) di 5,75%, dengan proyeksi dasar BI Rate mencapai 6,00% pada akhir 2026 sebelum berpotensi turun bertahap ke 5,50% pada 2027, sebuah faktor yang relevan khususnya untuk saham perbankan seperti BBNI yang dibahas dalam Stock Pick Tasrul Tanar hari ini di bawah.


Prediksi IHSG Hari Ini

IHSG saat ini berada pada horizon jangka pendek dan berada di zona Buy, dengan harga terakhir 6.385 (-0,88%). Secara teknikal, harga berada di bawah lower line yang menunjukkan pullback cukup dalam dan mulai mengancam tren positif yang sedang berlangsung, sehingga kondisi ini belum ideal untuk akumulasi menurut riset KAF Sekuritas. Nilai r-squared 0,816 menunjukkan tren yang sangat kuat dan konsisten, sementara z-score -1,32 mengindikasikan kondisi oversold, dan slope 13,55 masih mencerminkan tren naik dengan momentum positif yang relatif kuat.


Dari sisi partisipasi pasar, volume perdagangan tercatat 224.275.272 dibandingkan rata-rata volume 272.776.090 (volume ratio 0,82x), dengan indikasi net buy asing masih terlihat sepanjang periode tren. Namun, MACD -12,07, signal -10,44, dan histogram -1,62 masih mengonfirmasi tekanan turun, sementara RSI 15,87, W%R -90,11, dan CMO -68,26 telah berada di zona oversold, membuka peluang rebound teknikal. MFI 50,45 bergerak naik dari area tengah menuju zona overbought, mengindikasikan momentum bullish mulai menguat.


Secara keseluruhan, riset KAF Sekuritas menyimpulkan IHSG saat ini berada dalam kondisi oversold dengan peluang rebound, tetapi belum terdapat konfirmasi pembalikan tren yang kuat. Risiko pelemahan meningkat apabila harga menembus Support 2, sedangkan peluang penguatan terbuka apabila IHSG mampu melewati Resistance 1. Critical level disarankan di 6.225.


Perkiraan Support & Resistance IHSG (data 21 September 2026):

Level

Harga

Perubahan

Resistance 2 (Target)

6.525

+2,19%

Resistance 1

6.475

+1,41%

Support 1

6.325

-0,94%

Support 2

6.250

-2,11%

Critical Level

6.225

-2,57%

Selebihnya Anda bisa mendownload file ini:


Rekomendasi Saham Hari Ini

Berikut stock pick hari ini untuk AMMN, BBNI, dan BRMS dari Stock Pick Tasrul Tanar, masing-masing berdasarkan riset teknikal harian (Technical Daily) dan riset fundamental (Fundamental Snapshot) KAF Sekuritas per data 21 September 2026.


Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini

Berikut rangkuman stock pick hari ini dalam bentuk tabel untuk memudahkan perbandingan target harga dan batas rugi.


Tabel Teknikal Harian (data 21 September 2026)

Kode Saham

Sinyal

Harga Terakhir

Target Harga

Batas Rugi

AMMN

Buy on Weakness

Rp4.660

Rp4.890–Rp5.075

Rp4.380

BBNI

Buy on Weakness

Rp3.620

Rp3.690–Rp3.760

Rp3.510

BRMS

Buy on Weakness

Rp690

Rp725–Rp745

Rp645


Tabel Fundamental (horizon 12 bulan, KAF Sekuritas)

Kode Saham

Rekomendasi

Harga Terakhir

Target Harga

Potensi Upside

AMMN

Buy

Rp4.660

Rp5.650

+21,2%

BBNI

Buy

Rp3.620

Rp4.280

+18,2%

BRMS

Hold

Rp690

Tidak tersedia dalam riset

Tidak tersedia dalam riset

Semua angka pada tabel di atas identik dengan data pada bagian masing-masing saham di atas.


AMMN – PT Amman Mineral Internasional Tbk

Data per 21 September 2026:

  • Harga Terakhir: Rp4.660 (-0,42%)

  • Sinyal Teknikal: Buy on Weakness

  • Target Harga (teknikal, jangka pendek): Rp4.890–Rp5.075

  • Batas Rugi / Cut Loss: Rp4.380 (-6,39%)

  • Range Beli: Data tersebut tidak tersedia dalam input riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.

  • Prioritas Entry: Data tersebut tidak tersedia dalam input riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.

  • Target Harga Fundamental (KAF Sekuritas, horizon 12 bulan): Rp5.650, potensi upside +21,2%

  • Rekomendasi Fundamental KAF Sekuritas: Buy


Analisis Saham AMMN

Analisa saham AMMN hari ini menunjukkan Amman Mineral Internasional saham turun tipis, dengan saham AMMN hari ini berada di zona Buy on Weakness setelah harga terkoreksi 0,42% ke Rp4.660 pada 21 September 2026. Sejumlah indikator momentum seperti RSI 4,78, MFI 7,00, dan CMO -90,43 telah memasuki zona oversold sehingga membuka peluang rebound teknikal, meski Histogram MACD Optimized -32,39 masih menunjukkan tekanan jual yang kuat.


Volume perdagangan tercatat 93.461.600 lembar, lebih tinggi dibandingkan rata-rata 80.025.840 lembar (volume ratio 1,17x), dengan indikasi net buy asing masih terlihat di sepanjang tren.


Dari sisi fundamental, KAF Sekuritas mencatat laba bersih AMMN pada semester I-2026 berbalik untung menjadi US$497,93 juta dari rugi US$148,72 juta pada periode yang sama 2025, ditopang pemulihan penuh kapasitas smelter (900.000 ton/tahun) sejak April 2026.


Target produksi katoda tembaga 2026 dipatok naik 104% YoY dan emas naik 315% YoY, mendasari target harga saham AMMN di Rp5.650 untuk horizon 12 bulan (upside 21,2%) menggunakan pendekatan P/E forward 20x atas estimasi EPS FY2026E. Dengan demikian, rekomendasi saham AMMN dari KAF Sekuritas tetap Buy untuk horizon menengah-panjang.


Selebihnya Anda bisa membaca disini:


BBNI – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Data per 21 September 2026:

  • Harga Terakhir: Rp3.620 (-0,82%)

  • Sinyal Teknikal: Buy on Weakness

  • Target Harga (teknikal, jangka pendek): Rp3.690–Rp3.760

  • Batas Rugi / Cut Loss: Rp3.510 (-3,13%)

  • Range Beli: Data tersebut tidak tersedia dalam input riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.

  • Prioritas Entry: Data tersebut tidak tersedia dalam input riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.

  • Target Harga Fundamental (KAF Sekuritas, horizon 12 bulan): Rp4.280, potensi upside +18,2%

  • Rekomendasi Fundamental KAF Sekuritas: Buy


Analisis Saham BBNI

Analisa saham BBNI hari ini menunjukkan Bank Negara Indonesia saham berada di zona Buy on Weakness dengan harga terkoreksi 0,82% ke Rp3.620. Indikator MFI 0,78, RSI 5,30, W%R -85,67, dan CMO -89,41 telah berada di zona oversold sehingga potensi rebound tetap terbuka, meski MACD -15,72, signal -10,40, dan histogram -5,32 masih mengonfirmasi momentum bearish yang kuat. Volume perdagangan tercatat 24.461.400 lembar, lebih rendah dibandingkan rata-rata 44.371.232 lembar (volume ratio 0,55x), menunjukkan aktivitas transaksi melemah meski terdapat indikasi net buy asing.


Dari sisi fundamental, kredit BBNI tumbuh 24,4% YoY menjadi Rp968,5 triliun pada H1 2026, jauh melampaui target tahunan manajemen 8%-10%, dengan NPL gross tetap stabil di 1,9% dan LAR membaik ke 8,1% dari 11,0%. Laba bersih H1 2026 tercatat Rp10,76 triliun (+6,6% YoY), sementara PPOP mencapai Rp18,50 triliun (+14,5% YoY), rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.


Risiko utama datang dari tekanan margin bunga bersih (NIM) yang turun ke 3,6% dari 3,8%, mendorong revisi turun guidance NIM FY2026 menjadi 3,3%-3,5%, seiring pergeseran pendanaan ke deposito berjangka yang lebih mahal dan penurunan rasio CASA ke 65,4% dari 72,0%.


KAF Sekuritas menetapkan target harga saham BBNI di Rp4.280 untuk horizon 12 bulan (upside 18,2%) menggunakan pendekatan blended P/E 7,0x dan P/BV 1,0x, sehingga rekomendasi saham BBNI tetap Buy meski tekanan NIM perlu terus dipantau.


Selebihnya Anda bisa download file ini:


BRMS – PT Bumi Resources Minerals Tbk

Data per 21 September 2026:

  • Harga Terakhir: Rp690 (-4,16%)

  • Sinyal Teknikal: Buy on Weakness

  • Target Harga (teknikal, jangka pendek): Rp725–Rp745

  • Batas Rugi / Cut Loss: Rp645 (-6,98%)

  • Range Beli: Data tersebut tidak tersedia dalam input riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.

  • Prioritas Entry: Data tersebut tidak tersedia dalam input riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.

  • Target Harga Fundamental (KAF Sekuritas, horizon 12 bulan): Data tersebut tidak tersedia dalam input riset yang diberikan sehingga tidak dapat dicantumkan.

  • Rekomendasi Fundamental KAF Sekuritas: Hold


Analisis Saham BRMS

Analisa saham BRMS hari ini menunjukkan Bumi Resources Minerals saham turun, dengan saham BRMS hari ini terkoreksi 4,16% ke Rp690 pada 21 September 2026, secara teknikal berada di zona Buy on Weakness dengan MFI 8,19, RSI 11,53, W%R -84,01, dan CMO -76,93 sudah masuk zona oversold.


Namun, MACD Optimized menunjukkan bearish crossover (MACD -1,69 menembus ke bawah signal line 0,35), sementara volume perdagangan 163.759.400 lembar jauh di bawah rata-rata 422.949.680 lembar (volume ratio 0,39x), mengindikasikan minat pasar yang berkurang meski net buy asing masih terindikasi.


Perlu dicatat, sinyal teknikal Buy on Weakness ini berjalan di horizon jangka pendek dan tidak sejalan dengan rekomendasi fundamental KAF Sekuritas yang berstatus Hold. Secara fundamental, laba bersih BRMS pada H1 2026 turun 43,75% YoY dengan kuartal II-2026 secara spesifik membukukan rugi bersih, didorong penurunan volume penjualan emas 45,9% YoY dan kadar bijih (ore grade) 23,3% YoY, sehingga target produksi tahunan 80.000 oz 2026 berisiko meleset.


Di sisi lain, dua katalis jangka menengah menjadi penopang: ekspansi kapasitas pengolahan 2.000 ton/hari yang ditargetkan online Oktober 2026, serta akses cadangan bijih kadar tinggi bawah tanah yang ditargetkan berkontribusi mulai 2027 menuju target produksi 160.000-180.000 oz/tahun pada 2028.


KAF Sekuritas menilai margin of safety BRMS saat ini masih tipis dan merekomendasikan investor menahan posisi (Hold) sambil menunggu konfirmasi perbaikan operasional pada laporan kuartal III/IV 2026. Dengan demikian, rekomendasi saham BRMS untuk saat ini adalah Hold, berbeda dari sinyal teknikal jangka pendeknya.


Selebihnya Anda bisa download file ini:


Faktor Risiko Utama Stock Pick Hari Ini

  • Stock pick saham hari ini bukan hanya soal peluang, tetapi juga risiko yang perlu diperhatikan investor sebelum mengambil keputusan.

  • AMMN:Ā Histogram MACD Optimized -32,39 masih menunjukkan momentum bearish yang kuat, dengan risiko pelemahan meningkat apabila harga menembus Support 2 di Rp4.390. Beta 2,00 mengindikasikan volatilitas AMMN jauh lebih tinggi dibandingkan pasar. Secara fundamental, risiko utama meliputi konsentrasi pada aset tunggal (Batu Hijau/AMNT), rencana shutdown pemeliharaan Desember 2026-Januari 2027 yang dapat menekan produksi, serta volatilitas harga komoditas tembaga dan emas global.

  • BBNI:Ā Momentum bearish MACD -15,72 masih kuat dengan risiko pelemahan jika harga menembus Support 2 di Rp3.510. Secara fundamental, risiko utama adalah keberlanjutan tekanan margin bunga bersih (NIM) apabila rasio CASA terus tertekan dan persaingan perebutan dana pihak ketiga tetap intensif, serta ketergantungan pemulihan margin pada arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia ke depan.

  • BRMS:Ā MACD Optimized menunjukkan bearish crossover dengan volume jauh di bawah rata-rata, mengindikasikan minat pasar yang melemah. Secara fundamental, risiko utama meliputi potensi target produksi tahunan 80.000 oz 2026 tidak tercapai, keterlambatan commissioning kapasitas pengolahan baru, kadar bijih yang terus melemah, serta volatilitas harga emas global. KAF Sekuritas menilai margin of safety BRMS saat ini tipis mengingat valuasi belum sepenuhnya mendiskon risiko eksekusi proyek.


Kesimpulan

Stock pick harian Tasrul Tanar hari ini menyoroti AMMN, BBNI, dan BRMS, ketiganya berada di zona teknikal Buy on Weakness setelah indikator momentum seperti RSI, MFI, dan CMO memasuki area oversold di tengah IHSG yang masih berkonsolidasi di 6.385 (-0,88%).


AMMN diperdagangkan di Rp4.660 dengan target teknikal jangka pendek Rp4.890-Rp5.075 dan batas rugi Rp4.380, didukung target harga fundamental KAF Sekuritas Rp5.650 untuk horizon 12 bulan seiring pemulihan penuh smelter.


BBNI berada di Rp3.620 dengan target teknikal Rp3.690-Rp3.760 dan batas rugi Rp3.510, ditopang pertumbuhan kredit agresif 24,4% YoY meski tekanan NIM tetap menjadi perhatian, dengan target fundamental Rp4.280 (12 bulan).


BRMS diperdagangkan di Rp690 dengan target teknikal Rp725-Rp745 dan batas rugi Rp645, namun secara fundamental masih direkomendasikan Hold oleh KAF Sekuritas mengingat tekanan kinerja operasional H1 2026 yang signifikan.


Pertanyaan Umum

  • 1. Apa bisnis utama AMMN (PT Amman Mineral Internasional Tbk)?

    AMMN adalah perusahaan induk yang menguasai PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), operator tambang tembaga-emas Batu Hijau di Sumbawa Barat, salah satu tambang tembaga-emas terbesar di Indonesia dan dunia, dengan model bisnis terintegrasi dari penambangan bijih hingga pemurnian melalui fasilitas smelter tembaga.

  • 2. Apa bisnis utama BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk)?

    BBNI merupakan salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia yang tergolong dalam kelompok bank modal inti terbesar (KBMI IV), dengan lini bisnis mencakup perbankan korporasi, komersial, konsumer, dan usaha kecil-menengah.

  • 3. Apa bisnis utama BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk)?

    BRMS adalah perusahaan pertambangan emas yang mengoperasikan sejumlah proyek tambang emas di Indonesia, dengan fokus utama pada penambangan dan pengolahan bijih emas untuk menghasilkan logam emas batangan (dore/bullion).

  • 4. Apa itu stock pick saham dan bagaimana cara menggunakannya?

    Stock pick hari ini adalah istilah untuk rekomendasi saham yang disusun berdasarkan riset teknikal dan/atau fundamental, mencakup harga terakhir, target harga, dan batas rugi (stop loss/cut loss). Investor disarankan menggunakan data dari Stock Pick Tasrul Tanar ini sebagai salah satu referensi analisa saham, bukan satu-satunya dasar keputusan investasi, mengingat setiap risiko dari keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing audiens.

  • 5. Kenapa BRMS punya sinyal teknikal Buy on Weakness tapi rekomendasi fundamental Hold?

    Sinyal teknikal Buy on Weakness pada BRMS mencerminkan analisa jangka pendek berdasarkan indikator momentum yang telah memasuki zona oversold, sementara rekomendasi fundamental Hold dari KAF Sekuritas mempertimbangkan horizon lebih panjang, yaitu tekanan kinerja operasional H1 2026 (laba bersih turun 43,75% YoY, volume penjualan emas turun 45,9% YoY) yang belum sepenuhnya terkonfirmasi membaik.

  • 6. Apa perbedaan target harga teknikal harian dan target harga fundamental 12 bulan dalam stock pick ini?

    Target harga teknikal harian dihitung dari level resistance berdasarkan analisa chart dan indikator momentum untuk horizon jangka pendek (trading harian), sementara target harga fundamental 12 bulan dihitung KAF Sekuritas dari estimasi valuasi seperti P/E forward atau P/BV terhadap proyeksi kinerja emiten setahun ke depan, sehingga cocok untuk horizon investasi menengah-panjang.

Tentang Penulis

Tasrul Tanar adalah Research Analyst KAF Sekuritas dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia. Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Penjamin Emisi Efek, ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia. Melalui riset berbasis data dan pengalaman panjang di industri pasar modal, Tasrul Tanar menghadirkan analisis saham Indonesia, prospek saham, berita pasar saham, dan strategi investasi untuk membantu investor memahami peluang dan risiko di pasar modal secara lebih terukur.

Seputar KAF Sekuritas

KAF Sekuritas adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri, melalui layanan dan teknologi yang terintegrasi guna memberikan pengalaman investasi saham yang praktis, informatif, dan profesional.

Disclaimer

Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
OJK_Logo.png
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page