VKTR Anak Usaha Bakrie di Kendaraan Listrik: Profil dan Kinerja Terbaru 2026
- 1 jam yang lalu
- 6 menit membaca

VKTR anak usaha Bakrie di sektor kendaraan listrik, dengan nama resmi PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, adalah emiten yang bergerak di bidang perakitan bus dan truk listrik komersial serta perdagangan suku cadang kendaraan listrik di Indonesia.
Perusahaan ini merupakan transformasi dari PT Bakrie Steel Industries yang semula bergerak di distribusi kendaraan komersial dan komponen logam sejak 2007, sebelum resmi bertransformasi menjadi VKTR pada Maret 2022. Artikel ini merangkum profil, struktur kepemilikan, dan kinerja terkini VKTR sebagai bagian dari ekosistem saham Grup Bakrie.
Key Takeaways
VKTR anak usaha Bakrie ini mencatatkan penjualan bersih Rp647 miliar pada Semester I 2026, tumbuh 56,2% year-on-year, dengan laba usaha melonjak dari Rp807 juta menjadi Rp16,03 miliar.
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)Ā memegang 24,40% saham VKTR, sementara PT Bakrie Steel IndustriesĀ memegang 14,42% ā menjadikan VKTR salah satu simpul penting dalam ekosistem kepemilikan Grup Bakrie.
Sepanjang 2026, VKTR memperluas bisnis dari bus listrik ke truk listrik dan segmen Waste-to-EnergyĀ (WTE), didukung pabrik senilai Rp5 triliun di Magelang yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada April 2026.
Daftar Isi
Apa Itu VKTR Anak Usaha Bakrie dan Kenapa Penting bagi Investor Grup Bakrie?
VKTR menjadi representasi Grup Bakrie di sektor transisi energi dan kendaraan listrik ā satu-satunya emiten dalam ekosistem grup yang murni bergerak di ranah elektrifikasi mobilitas, berbeda dari lini bisnis tambang (BUMI, BRMS), energi konvensional (ENRG), maupun properti (ELTY, JGLE).
Bagi investor yang sebelumnya mengenal saham Bakrie identik dengan komoditas dan volatilitas tinggi era 2008, VKTR menawarkan profil bisnis yang berbeda: perusahaan tahap pertumbuhan (growth stage) dengan eksposur ke tren kendaraan listrik dan kebijakan transportasi rendah emisi pemerintah, bukan sekadar mengikuti siklus harga komoditas.
Sejak Presiden Prabowo Subianto turut meresmikan pabrik VKTR di Magelang pada April 2026, perhatian pasar terhadap emiten ini meningkat signifikan, seiring proyeksi permintaan bus listrik nasional yang terus tumbuh ā Transjakarta sendiri diproyeksikan membutuhkan hingga 10.000 unit bus listrik sampai 2030.
Profil dan Struktur Kepemilikan VKTR
Sebagai VKTR anak usaha Bakrie, struktur kepemilikan sahamnya didominasi oleh entitas-entitas Grup Bakrie sendiri:
Pemegang Saham | Persentase Kepemilikan |
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) | 24,40% |
PT Bakrie Steel Industries | 14,42% |
Publik & pemegang saham lain | (<5%):Ā Porsi kecil termasuk manajemen atau investor lain seperti Silvery Moon Investment Ltd. |
Jajaran manajemen kunci:
A. Ardiansyah Bakrie (Anindra Ardiansyah Bakrie)Ā ā Direktur Utama/CEO
A. Amri Aswono PutroĀ ā Direktur, Chief Financial & Risk Officer
Dino A. RyandiĀ ā Direktur, Chief Business Development Officer
V. Bimo KurniatmokoĀ ā Direktur, Chief Operational Officer
Indah Permatasari SaugiĀ ā Chief of Corporate Affairs & Sekretaris Perusahaan
Perjalanan Bisnis VKTR: Dari Komponen Logam ke Kendaraan Listrik
2007Ā ā Didirikan sebagai PT Bakrie Steel Industries, bergerak di distribusi kendaraan komersial dan komponen logam konvensional.
Maret 2022Ā ā Resmi bertransformasi menjadi PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, mengalihkan fokus bisnis ke perakitan dan karoseri bus listrik serta perdagangan suku cadang kendaraan listrik.
Awal 2024Ā ā Membentuk usaha patungan dengan Indomobil melalui PT IMG Sejahtera Langgeng untuk mengembangkan kendaraan listrik penumpang dan komersial, serta menjalin kolaborasi dengan Sinar Jaya dan BYD untuk mendukung operasional TransJakarta.
9 April 2026Ā ā Meresmikan pabrik perakitan bus dan truk listrik di Magelang, Jawa Tengah, dengan nilai investasi Rp5 triliun dan kapasitas produksi hingga 10.000 unit bus listrik, dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto.
Semester I 2026Ā ā Mencatatkan penjualan Rp647 miliar (+56,2% YoY), mengintegrasikan Bakrie Autoparts ke rantai bisnis, dan mengumumkan rencana ekspansi ke truk listrik serta segmen Waste-to-EnergyĀ (WTE).
Lini Bisnis dan Ekspansi VKTR di Sektor Kendaraan Listrik
Bus listrik komersial
Lini bisnis inti VKTR. Perusahaan telah memasok secara kumulatif 152 unit bus listrik untuk armada TransJakarta, atau sekitar 30% dari total armada bus listrik TransJakarta yang saat ini beroperasi, termasuk pengiriman terbaru 30 unit bus listrik 12 meter pada Semester I 2026.
Truk listrik
Arah ekspansi baru sepanjang 2026. VKTR melakukan rebalancingĀ portofolio produk dari bus ke truk untuk menjangkau pasar kendaraan komersial yang lebih besar.
Suku cadang & manufaktur (Bakrie Autoparts)
VKTR mengintegrasikan PT Bakrie Autoparts ke dalam rantai bisnisnya untuk memperkuat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sekaligus menciptakan aliran pendapatan baru, dengan target peningkatan margin kotor 15%ā20% dan kenaikan utilisasi kapasitas produksi minimal 5%.
Waste-to-Energy (WTE)
Segmen diversifikasi baru yang direncanakan sepanjang 2026 untuk mendukung ekosistem mobilitas bersih di Indonesia.
Kemitraan strategis lainnya
Usaha patungan dengan Indomobil (PT IMG Sejahtera Langgeng) sejak awal 2024, serta kolaborasi dengan Sinar Jaya dan BYD untuk mendukung elektrifikasi armada TransJakarta.
Kinerja Keuangan VKTR Semester I 2026
Indikator | Semester I 2025 | Semester I 2026 |
Penjualan bersih | Rp414,04 miliar | Rp646,62 miliar |
Laba bersih | Rp8,05 miliar | Rp10,08 miliar |
Pertumbuhan ini didorong oleh dua segmen usaha: peningkatan adopsi kendaraan listrik komersial serta pemulihan industri otomotif nasional yang turut mendongkrak permintaan komponen otomotif dari segmen manufaktur suku cadang VKTR.
Dinamika Terkini yang Perlu Diperhatikan Investor
Pencarian pendanaan tambahanĀ ā media melaporkan VKTR tengah mencari pendanaan skala besar untuk mendukung ekspansi bisnisnya.
Ekspansi kapasitas produksiĀ ā pabrik Magelang yang baru diresmikan berpotensi meningkatkan volume produksi signifikan pada semester-semester mendatang, namun realisasinya perlu dipantau terhadap target yang dicanangkan manajemen.
Konsentrasi pelangganĀ ā mayoritas pendapatan segmen bus listrik VKTR masih bertumpu pada satu klien besar, yaitu TransJakarta, sehingga tingkat ketergantungan pada satu pelanggan institusional perlu jadi perhatian.
Rebalancing portofolio produkĀ ā pergeseran fokus dari bus ke truk listrik serta ekspansi ke WTE masih dalam tahap awal, sehingga kontribusinya terhadap pendapatan belum tergambar penuh dari data Semester I 2026.
Pelajaran untuk Investor
Perhatikan tahap profitabilitas VKTR yang masih awal.Ā Meski pertumbuhan penjualan tinggi (+56,2% YoY), laba bersih Rp10,08 miliar masih tergolong kecil relatif terhadap skala investasi pabrik Rp5 triliun ā jangan menyamakan pertumbuhan pendapatan dengan kematangan profitabilitas.
Cermati risiko konsentrasi pelanggan.Ā Ketergantungan besar pada satu klien institusional (TransJakarta) berarti perubahan kebijakan pengadaan bus listrik pemerintah dapat berdampak signifikan terhadap kinerja VKTR.
Pantau skema pendanaan tambahan yang sedang dicari perusahaan.Ā Jika berupa penerbitan saham baru, ada potensi dilusi kepemilikan bagi pemegang saham publik ā tunggu keterbukaan informasi resmi sebelum mengambil kesimpulan.
Pisahkan analisis VKTR dari saham Grup Bakrie lainnya.Ā VKTR anak usaha Bakrie ini punya eksposur ke tren kendaraan listrik dan kebijakan transisi energi, berbeda signifikan dari eksposur BUMI/BRMS ke harga komoditas tambang ā evaluasi keduanya dengan kerangka analisis yang berbeda.
Evaluasi realisasi ekspansi, bukan sekadar rencana.Ā Ekspansi ke truk listrik dan segmen WTE masih tahap awal ā perhatikan realisasi target di laporan keuangan berikutnya sebelum menilai valuasi berdasarkan proyeksi semata.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu VKTR anak usaha Bakrie dan apa hubungannya dengan Grup Bakrie?
VKTR (PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk) adalah emiten kendaraan listrik komersial yang sahamnya dimiliki oleh entitas Grup Bakrie, dengan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebagai pemegang saham terbesar sebesar 24,40%.
Berapa persen saham VKTR yang dimiliki Bakrie & Brothers (BNBR)?
BNBR memegang 24,40% saham VKTR, sementara PT Bakrie Steel Industries ā cikal bakal perusahaan ini ā memegang 14,42%.
Apa saja produk utama VKTR?
Produk utama VKTR adalah bus listrik komersial (terutama untuk TransJakarta), dengan ekspansi ke truk listrik, suku cadang kendaraan listrik melalui Bakrie Autoparts, dan segmen Waste-to-Energy (WTE) yang mulai dikembangkan sepanjang 2026.
Bagaimana kinerja keuangan VKTR pada 2026?
Pada Semester I 2026, VKTR mencatatkan penjualan bersih Rp647 miliar (tumbuh 56,2% YoY) dan laba bersih Rp10,08 miliar, dengan laba usaha melonjak dari Rp807 juta menjadi Rp16,03 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Apakah VKTR anak usaha Bakrie yang sudah untung?
Ya, VKTR telah membukukan laba bersih positif pada Semester I 2026, namun skalanya masih relatif kecil dibanding nilai investasi pabriknya ā investor perlu memantau tren profitabilitas pada laporan-laporan berikutnya sebelum menilai kematangan bisnisnya.
Pantau Perkembangan VKTR dan Emiten Grup Bakrie Lainnya di KAF ETRADE
Memahami profil VKTR anak usaha Bakrie ini penting sebagai bagian dari pemetaan lengkap ekosistem saham Grup Bakrie, mengingat karakter bisnisnya yang berbeda dari lini tambang dan energi konvensional milik grup yang sama. Kamu bisa memantau pergerakan harga VKTR dan emiten lain di ekosistem Bakrie secara real-time, serta mengikuti sesi Live Market Overview bersama Tasrul TanarĀ untuk konteks analisis terkini. Mulai transaksi dan pantau portofoliomu di aplikasi KAF ETRADEĀ sekarang.
ditulis oleh: Ridwan Noor Riandi
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sumber
Investor.id, "VKTR Ekspansi ke Segmen WTE dan Pacu Pertumbuhan 2026", https://investor.id/market/430101/vktr-ekspansi-ke-segmen-wte-dan-pacu-pertumbuhan-2026
VIVA, "Semester I-2026, Penjualan VKTR Naik 56% Tembus Rp 647 Miliar", https://www.viva.co.id/bisnis/1918510-semester-i-2026-penjualan-vktr-naik-56-tembus-rp-647-miliar
CNBC Indonesia, "Laba Naik 25%, Emiten Bus Listrik Bakrie Malah Ngegas Nyari Dana Jumbo", https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803080948-17-755900/laba-naik-25-emiten-bus-listrik-bakrie-malah-ngegas-nyari-dana-jumbo/amp
Warta Ekonomi, "VKTR Genjot Integrasi Bisnis Kendaraan Listrik Lewat Bakrie Autoparts", https://wartaekonomi.co.id/read626162/vktr-genjot-integrasi-bisnis-kendaraan-listrik-lewat-bakrie-autoparts
Bisnis.com, "5 Fakta Pabrik Kendaraan Listrik VKTR: Milik Bakrie Grup dan Nilai Investasi", https://otomotif.bisnis.com/read/20260410/46/1965567/5-fakta-pabrik-kendaraan-listrik-vktr-milik-bakrie-grup-nilai-investasi
Babel Insight, "VKTR Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Dobel Digit Pada 2026", https://www.babelinsight.id/vktr-targetkan-pertumbuhan-pendapatan-2026
VKTR, "Tentang Kami", https://vktr.id/id/about-us


Komentar