top of page

Brand Konsumen Primadona Baru di BEI? Dari Jagoan Lokal Jadi Ikon Global

  • 3 hari yang lalu
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 1 hari yang lalu

Era startup teknologi yang gemar ā€œbakar uangā€ mulai mereda. Arah pasar bergeser, investor kini lebih mendambakan ā€œbisnis riilā€ alias perusahaan dengan jalur profitabilitas yang jelas, arus kas yang kuat, dan produk fisik yang wujudnya bisa kita sentuh sehari-hari.


Bersamaan dengan itu, sebuah pergeseran budaya yang masif sedang terjadi di Indonesia. Fenomena ā€œLocal Prideā€ alias kebanggaan terhadap brand lokal telah mengambil alih pasar. Milenial dan Gen Z kini makin bangga memilih brand lokal buatan dalam negeri dibandingkan merek raksasa internasional. Alasannya yakni kualitas produk yang semakin bersaing, strategi pemasaran yang relevan, dan rasa kepemilikan nasional yang tinggi.


Hal ini memunculkan satu pertanyaan menarik: Brand lokal ritel dan Direct-to-Consumer (D2C) mana yang berpotensi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan skala bisnis besar, komunitas loyalis, serta tulang punggung finansial yang kuat? Meski kita belum bisa mengintip buku keuangan tertutup mereka, mari bayangkan peluang-peluang menarik pasar saham mulai digerakkan merek-merek berikut.


N.b. Brand dalam konten ini hanya digunakan sebagai contoh milik perusahaan tertutup yang bereputasi baik. Konten tidak disusun dengan mempertimbangkan kriteria finansial atau kualitas tertentu, baik saat ini maupun di masa depan, terkait penawaran umum saham perdana (IPO).


Kandidat IPO Brand Lokal


  1. Raksasa F&B Berbasis Teknologi: Ekspansi Kopi & Gaya Hidup


Saat ini, bisnis F&B bukan lagi sekadar menjual segelas kopi, tetapi juga membangun ekosistem gaya hidup yang didorong oleh data aplikasi dan loyalitas pelanggan yang fanatik.


Kandidat Utama: Kopi Kenangan


Sudah berstatus unicorn dengan dominansi pasar domestik yang masif, Kopi Kenangan adalah contoh sempurna brand lokal yang siap naik kelas. Beroperasi di kancah internasional dengan nama ā€œKenangan Coffeeā€, mereka telah sukses berekspansi ke Malaysia dan Singapura. Kopi Kenangan membuktikan bahwa konsep kopi premium-yet-affordable (premium tapi terjangkau) ala Indonesia bisa bersaing ketat di pasar negara maju yang kompetitif.


Jika raksasa F&B seperti ini melakukan Initial Public Offering (IPO), suntikan dana publik dapat membiayai ekspansi internasional yang lebih agresif, mengukuhkan transisi mereka dari sekadar startup kopi lokal menjadi konglomerasi FMCG tingkat regional.


  1. Pakaian & Fesyen: Supremasi Streetwear dan Modest Luxury


Fesyen lokal Indonesia telah berevolusi jauh, dari sekadar butik kecil di Instagram menjadi kerajaan ritel raksasa. Dua mesin pertumbuhan terbesar di sektor ini adalah streetwear dan pasar modest fashion (busana muslim) yang sangat menguntungkan.


Kandidat Utama: Buttonscarves & Erigo


Buttonscarves telah membawa konsep modest luxury ke kancah global. Mereka sukses membuka beberapa offline store di Malaysia dan menggelar pop-up store eksklusif di ibu kota fashion dunia seperti London, Dubai, dan New York.


Sementara itu, Erigo membuat gebrakan internasional dengan membawa streetwear Indonesia ke panggung utama dunia, melenggang di New York Fashion Week (NYFW) dan mendominasi papan iklan raksasa di Times Square.


Dua brand lokal dengan skala sebesar ini membutuhkan modal yang masif untuk membangun global flagship store, mengelola inventaris dalam jumlah raksasa, dan mengintegrasikan rantai pasok. Kemampuan yang sudah terbukti dalam membangun basis penggemar cult-like membuat ide masuknya mereka ke pasar modal menjadi sangat seksi di mata investor ritel.


  1. Fenomena Harumnya Industri Parfum Lokal


Sektor parfum lokal meledak luar biasa pascapandemi. Diuntungkan oleh margin yang tebal, biaya produksi yang relatif terjaga, dan perputaran viral marketing yang gila-gilaan di media sosial, wewangian lokal kini merajai pasar.


Kandidat Utama: HMNS, Carl & Claire, dan Staff & Co.


HMNS, misalnya, membuktikan bahwa parfum indi Indonesia punya taring di panggung dunia saat mereka merilis parfum kolaborasi spesial Ambar Janma di tengah perhelatan Paris Fashion Week. Mereka juga aktif menggunakan cross-border e-commerce untuk menjangkau diaspora global.


Merek-merek ini telah menguasai tren ā€œdrop cultureā€ yang mana ribuan botol parfum bisa ludes terjual hanya dalam hitungan menit. Jika mereka mencari pendanaan publik, modal tersebut bisa digunakan untuk membangun laboratorium riset dan pengembangan milik sendiri, mengamankan bahan baku premium dalam skala besar, hingga mendominasi pembukaan toko offline di seluruh negeri.

Kandidat IPO Brand Lokal
Generated by ChatGPT

Checklist Wajib Brand Lokal Menuju IPO


Transisi menuju penawaran umum saham perdana alias IPO membutuhkan kesiapan ekstra. Secara umum, perusahaan harus memenuhi persyaratan yang ketat:


  1. Profitabilitas di Atas GMV: Berbeda dengan era boom startup, pasar modal saat ini menuntut perusahaan untuk mencetak EBITDA yang sehat dan laba bersih yang konsisten, bukan sekadar pertumbuhan pendapatan kotor (top-line).


  2. Penguasaan Omnichannel: Sukses besar secara online itu hebat, tetapi bertahan di pasar publik membutuhkan strategi ritel offline yang tahan banting (hadir di minimarket, toko standalone, atau department store).


  3. Premium Regional (Diversifikasi): Perusahaan yang mampu mencetak pendapatan dalam mata uang asing (seperti MYR atau SGD) menawarkan cerita pertumbuhan yang lebih aman dan terhidar dari risiko fluktuasi ekonomi lokal semata.


Tiga hingga lima tahun ke depan, papan perdagangan di BEI mungkin akan semakin didominasi oleh brand gaya hidup yang ada di lemari, meja rias, atau genggaman kita. Memiliki sebagian kecil saham dari merek-merek favorit adalah bentuk dukungan dan ā€œLocal Prideā€.


Disclaimer: Konten dibuat untuk tujuan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham tertentu. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Jika merek-merek lokal yang disebutkan di atas memutuskan untuk IPO dan melantai di Bursa, apakah Sobat KAF akan membeli saham mereka?

  • Ya, pastinya!

  • Mungkin

  • Hmm, pikir-pikir dulu...


Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
Logo OJK
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page