Daftar Saham Boy Thohir Terbaru Oktober 2026: Kepemilikan, Kinerja, dan Aksi Borong Pasca-MSCI

Garibaldi "Boy" Thohir membeli 2.824.900 saham ESSA, ADRO, dan AADI senilai sekitar Rp3 miliar pada 19 Oktober 2026 melalui PT Trinugraha Thohir, setelah ketiganya jatuh 10% sampai 15% akibat guncangan MSCI. Daftar saham Boy Thohir sendiri mencakup lebih dari sepuluh emiten di Bursa Efek Indonesia, dari batu bara dan mineral hingga pembiayaan.
Ringkasan Poin
Pada 19 Oktober 2026, Boy Thohir melalui PT Trinugraha Thohir membeli 2.824.900 saham ESSA, ADRO, dan AADI senilai sekitar Rp3 miliar.
Pembelian itu terjadi setelah ESSA, AADI, dan ADRO turun 10% sampai 15% pada 16 Oktober 2026 akibat pengumuman konsultasi MSCI.
Daftar saham Boy Thohir di BEI mencakup lebih dari sepuluh emiten, dari batu bara, mineral, dan kimia hingga pembiayaan dan sekuritas.
Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia memberi rekomendasi fundamental BUY untuk AADI (target Rp12.200) dan BFIN (target Rp1.080), tetapi SELL untuk EMAS (target Rp5.550).
Pembelian oleh pengendali adalah sinyal kepercayaan, bukan jaminan harga naik, karena saham grup ini tetap bergantung pada harga komoditas dan arus dana asing.
Diterbitkan: 26 Oktober 2026 | Diperbarui: 26 Oktober 2026 | Ditulis oleh: Ridwan Noor Riandi, M.Ikom, CNPDM
Daftar Isi:
Kenapa Daftar Saham Boy Thohir Kembali Disorot pada Oktober 2026?
Daftar saham Boy Thohir kembali disorot karena Boy Thohir menambah kepemilikan di ESSA, ADRO, dan AADI pada 19 Oktober 2026, hanya beberapa hari setelah IHSG anjlok sekitar 11,6% pada 16 Oktober 2026 (InvestorTrust, 19 Oktober 2026).
Penurunan itu dipicu MSCI yang pada 15 Oktober 2026 membuka konsultasi untuk mereklasifikasi Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market.
Konsultasi MSCI berlangsung hingga 30 April 2027, dengan keputusan paling lambat 30 Juni 2027, sehingga statusnya belum final.
Salah satu sorotan MSCI adalah transparansi dan konsentrasi kepemilikan saham, isu yang langsung bersinggungan dengan emiten konglomerasi. Pembahasan lengkap soal klasifikasi ini ada di artikel perbedaan Emerging, Frontier, dan Standalone Market MSCI.
Boy Thohir menyebut aksinya sebagai strategi jangka panjang. Kepada Bisnis.com (21 Oktober 2026), ia mengatakan saat ini merupakan "momen yang tepat untuk menangkap peluang investasi jangka panjang", dengan alasan prospek dan valuasi yang menurutnya kompetitif.
Siapa Boy Thohir dan Lewat Perusahaan Apa Ia Memegang Saham?
Garibaldi "Boy" Thohir adalah pengusaha yang dikenal sebagai salah satu pendiri dan pengendali Grup Adaro (kini Alamtri), dan ia memegang saham baik atas nama pribadi maupun melalui sejumlah perusahaan investasi keluarga. Kendaraan yang paling sering muncul dalam laporan kepemilikan adalah PT Trinugraha Thohir, PT Trinugraha Thohir Harmoni, Trinugraha Capital, dan PT Wahana Makmur Sejati.
Pembaca perlu membedakan porsi kendaraan investasi dengan total kepemilikan Boy Thohir. Contohnya di ADRO: porsi PT Trinugraha Thohir hanya sekitar 0,727% per September 2026 (KabarBursa, 21 Oktober 2026), sedangkan total kepemilikan Boy Thohir di ADRO tercatat 6,72% per 31 Agustus 2025 (IDX Channel, 11 September 2025). Sebagian pemberitaan mencampur kedua angka ini.
Apa Saja Daftar Saham Boy Thohir di Bursa Efek Indonesia?
Daftar saham Boy Thohir di Bursa Efek Indonesia terdiri dari ADRO, AADI, ADMR, ESSA, MDKA, EMAS, MBMA, BFIN, WOMF, TRIM, PALM, GOTO, dan MGLV, yang terbagi ke lima kelompok bisnis: energi, mineral, kimia, keuangan, dan teknologi. Tabel berikut merangkum hubungan kepemilikan berdasarkan data terakhir yang dipublikasikan.
Tabel 1. Daftar saham Boy Thohir dan data kepemilikan terakhir yang tersedia
Kode | Nama Emiten | Sektor | Hubungan Kepemilikan | Data Terakhir |
ADRO | Alamtri Resources Indonesia (dulu Adaro Energy Indonesia) | Energi dan mineral | Langsung + PT Trinugraha Thohir | 6,72% (31 Agu 2025) |
AADI | Adaro Andalan Indonesia | Batu bara termal | Langsung + PT Trinugraha Thohir | 5,83% (Sep 2025) |
ADMR | Alamtri Minerals Indonesia (dulu Adaro Minerals) | Batu bara metalurgi dan aluminium | Tidak langsung, ADRO memegang 84,45% | Sep 2025 |
ESSA | ESSA Industries Indonesia (dulu Surya Esa Perkasa) | Gas, LPG, amonia | Langsung + PT Trinugraha Thohir | 14,55% (Sep 2025) |
MDKA | Merdeka Copper Gold | Tembaga dan emas | Langsung | 7,46% (Sep 2025) |
EMAS | Merdeka Gold Resources | Emas | Tidak langsung, anak usaha MDKA | Grup Merdeka |
MBMA | Merdeka Battery Materials | Nikel | Tidak langsung, anak usaha MDKA | Grup Merdeka |
BFIN | BFI Finance Indonesia | Pembiayaan | Lewat Trinugraha Capital | 51,12% (31 Agu 2025) |
WOMF | Wahana Ottomitra Multiartha | Pembiayaan roda dua | Lewat PT Wahana Makmur Sejati | 870 juta saham (Sep 2025) |
TRIM | Trimegah Sekuritas Indonesia | Sekuritas | Pemegang saham pengendali | 34,64% (Sep 2025) |
PALM | Provident Investasi Bersama | Perusahaan investasi | Langsung | 19,89% (Sep 2025) |
GOTO | GoTo Gojek Tokopedia | Teknologi | Minoritas | 0,09% (Mei 2025) |
MGLV | NexAI Digital Infrastruktur | Data center | Langsung + dua entitas Trinugraha | Tambah 1,57% (Sep 2026) |
Sumber: IDX Channel (14 Mei 2025 dan 11 September 2025), KabarBursa (21 Oktober 2026), Beritakota (25 Oktober 2026). Persentase kepemilikan dapat berubah; cek laporan pemegang saham di atas 1% terbaru di situs BEI atau KSEI.
Langkah terbaru Boy Thohir di luar komoditas adalah MGLV. Pada September 2026, ia membeli 30 juta saham NexAI Digital Infrastruktur atau sekitar 1,57%, dengan alasan permintaan data center untuk komputasi awan dan kecerdasan buatan (Beritakota, 25 Oktober 2026).
Sebelumnya, PT Trinugraha Thohir dan PT Trinugraha Thohir Harmoni sudah memegang masing-masing 2,25% dan 4,86% saham MGLV.
Apa Bedanya Saham ADRO, AADI, dan ADMR Setelah Adaro Berganti Nama?
Saham ADRO, AADI, dan ADMR berasal dari Grup Adaro yang sama, tetapi kini memegang bisnis yang berbeda: AADI menjadi induk bisnis batu bara termal, ADRO (Alamtri Resources Indonesia) menjadi induk yang fokus pada mineral dan energi, dan ADMR (Alamtri Minerals Indonesia) memegang bisnis batu bara metalurgi serta smelter aluminium.
Pemisahan ini membuat ketiganya punya penggerak harga yang berbeda.
AADI bergerak mengikuti harga batu bara termal. Setelah divestasi Kestrel rampung 1 Oktober 2026, AADI menjadi produsen batu bara termal yang fokus di Indonesia, dengan dana bersih divestasi US$734,8 juta.
ADRO kini lebih dipengaruhi pengembangan mineral dan energi, termasuk kepemilikannya di ADMR. Struktur batu bara sudah dipisahkan ke entitas lain.
ADMR dipengaruhi harga batu bara metalurgi dan perkembangan smelter aluminium melalui PT Kalimantan Aluminium Industry, yang menurut CNBC Indonesia Research (25 Februari 2026) beroperasi sejak akhir 2025.
Banyak investor ritel masih mencari dengan nama lama, misalnya "saham Adaro". Untuk pencarian harga, gunakan kode ticker karena nama perusahaan sudah berganti.
Bagaimana Kinerja Saham Boy Thohir Sepanjang 2026?
Kinerja saham Boy Thohir pada awal 2026 sangat kuat: per 3 Mei 2026, AADI naik 64,54% sejak awal tahun, EMAS naik 60,81%, dan BFIN naik 58,67% (InvestorTrust, 3 Mei 2026). Namun tidak semua emiten grup ini naik, dan gambaran tersebut berubah setelah guncangan MSCI pada Oktober 2026.
Tabel 2. Kinerja year-to-date saham grup Boy Thohir per 3 Mei 2026
Kode | Perubahan YTD |
AADI | +64,54% |
EMAS | +60,81% |
BFIN | +58,67% |
ESSA | +41,46% |
MDKA | +38,63% |
ADRO | +38,46% |
ADMR | +12,46% |
PALM | -4,69% |
WOMF | -8,02% |
TRIM | -11,63% |
Sumber: InvestorTrust, 3 Mei 2026. Data ini mendahului guncangan MSCI Oktober 2026.
Kinerja keuangan semester I-2026 tiga emiten yang dibeli Boy Thohir tumbuh. Data berikut dihimpun InvestorTrust (19 Oktober 2026) dari laporan keuangan emiten.
Tabel 3. Kinerja keuangan semester I-2026 ADRO, AADI, dan ESSA
Kode | Pendapatan | Laba |
ADRO | US$999,2 juta (+16,5%) | Laba bersih sekitar US$309 juta (+76,8%) |
AADI | US$2,55 miliar (+6,13%) | Laba atribusi induk US$473,77 juta (+10,52%) |
ESSA | US$186,5 juta (+34,8%) | Laba atribusi induk US$30,2 juta (sekitar dua kali lipat) |
Sumber: InvestorTrust, 19 Oktober 2026.
Sebaliknya, saham MDKA masih tertekan. MDKA ditutup di Rp2.190 pada 23 Oktober 2026, turun 2,23% dalam sehari dan 28,66% dalam sebulan, dengan RSI 24,1 yang menandakan kondisi jenuh jual (Journal Arta, 26 Oktober 2026).
Berapa Harga Beli Boy Thohir di ESSA, ADRO, dan AADI pada 19 Oktober 2026?
Boy Thohir membeli ESSA di harga Rp444, ADRO di Rp2.130, dan AADI di kisaran Rp9.750 sampai Rp9.800 per saham pada 19 Oktober 2026, masing-masing senilai sekitar Rp1 miliar (Bloomberg Technoz, 21 Oktober 2026).
Harga tersebut berada di bawah harga penutupan 15 Oktober 2026, sebelum pasar jatuh.
Tabel 4. Harga beli Boy Thohir dibanding harga sebelum dan sesudah guncangan MSCI
Kode | Jumlah Saham Dibeli | Harga Beli | Tutup 15 Okt | Tutup 16 Okt | Tutup 19 Okt | 19 Okt vs 15 Okt |
ESSA | 2.252.300 | Rp444 | Rp560 | Rp476 (-15,00%) | Rp470 | -16,07% |
ADRO | 470.000 | Rp2.130 | Rp2.460 | Rp2.210 (-10,16%) | Rp2.240 | -8,94% |
AADI | 102.600 | Rp9.750 sampai Rp9.800 | Rp11.300 | Rp9.900 (-12,39%) | Rp10.175 | -9,96% |
Sumber: InvestorTrust (19 Oktober 2026) dan Bloomberg Technoz (21 Oktober 2026).
Setelah transaksi itu, porsi PT Trinugraha Thohir di ESSA naik dari sekitar 0,48% ke 0,49% dan di AADI dari sekitar 1,15% ke 1,16% (KabarBursa, 21 Oktober 2026).
Angka ini adalah porsi satu kendaraan investasi, bukan total kepemilikan Boy Thohir.
Apakah Pembelian oleh Pengendali Berarti Saham Pasti Naik?
Pembelian oleh pengendali tidak menjamin saham naik, tetapi biasanya dibaca pasar sebagai sinyal bahwa orang yang paling memahami bisnis perusahaan menilai harganya sudah murah.
Aksi Boy Thohir memberikan sinyal kepercayaan dan dapat menjadi katalis sentimen positif jangka pendek (Bisnis.com, 21 Oktober 2026).
Ada tiga batasan yang perlu dipahami investor ritel:
Nilainya kecil dibanding kapitalisasi pasar. Total pembelian sekitar Rp3 miliar hanya menambah porsi kepemilikan sekitar 0,01 poin persentase di ESSA dan AADI, sehingga dampaknya lebih ke sentimen daripada permintaan riil.
Horizon pengendali berbeda dengan trader. Boy Thohir menyebut pembeliannya untuk jangka panjang, sehingga harga bisa tetap turun dalam jangka pendek tanpa mengubah rencananya.
Penggerak utama tetap fundamental. Arah harga ADRO, AADI, dan ESSA tetap bergantung pada harga batu bara, gas, amonia, dan arus dana asing selama isu MSCI belum selesai.
Pola ini juga terlihat pada investor besar lain. Artikel daftar saham Lo Kheng Hong Oktober 2026 membahas bagaimana aksi beli tokoh pasar modal sering diikuti ritel tanpa memperhitungkan horizon investasinya.
Apa Pandangan Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia tentang Saham Grup Boy Thohir?
Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia menilai saham grup Boy Thohir tidak bisa disamaratakan: AADI dan BFIN mendapat rekomendasi fundamental BUY, sedangkan EMAS mendapat rekomendasi fundamental SELL. KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi.
Tabel 5. Rekomendasi fundamental Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia untuk emiten grup Boy Thohir
Kode | Tanggal Riset | Harga Acuan | Rekomendasi | Target Harga |
AADI | 19 Oktober 2026 | Rp9.900 (16 Okt) | BUY | Rp12.200 |
BFIN | 14 Oktober 2026 | Rp920 (13 Okt) | BUY | Rp1.080 |
EMAS | 22 Oktober 2026 | Rp6.475 (21 Okt) | SELL | Rp5.550 |
Sumber: Stock Pick Tasrul Tanar edisi 14, 19, dan 22 Oktober 2026 (Fundamental Snapshot Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia).
Menurut Tasrul Tanar, CSA, Senior Analyst KAF Sekuritas Indonesia, penurunan AADI setelah pengumuman MSCI bersifat sistemik, bukan karena perubahan fundamental. Rekomendasi AADI dinaikkan dari ACCUMULATE ke BUY pada 19 Oktober 2026, sementara target harganya dipangkas dari Rp13.200 ke Rp12.200 untuk memasukkan premi risiko MSCI. Dana divestasi Kestrel sebesar US$734,8 juta disebut setara sekitar 17% kapitalisasi pasar AADI.
Menurut Tasrul Tanar, CSA, Senior Analyst KAF Sekuritas Indonesia, BFIN layak dicermati karena kualitas asetnya lebih baik dari rata-rata industri, dengan NPF gross 1,55% dibanding rata-rata industri 3,06%. Catatannya, pembiayaan baru BFIN pada semester I-2026 turun 1,8% dan kepemilikan asing yang tinggi membuat sahamnya rentan saat rupiah melemah.
Menurut Tasrul Tanar, CSA, Senior Analyst KAF Sekuritas Indonesia, EMAS justru memiliki valuasi yang sudah penuh. EMAS masih mencatat rugi bersih US$14,88 juta pada semester I-2026 karena beban keuangan, dan rencana private placement hingga 1,47 miliar saham yang diumumkan 20 Oktober 2026 menambah risiko dilusi.
Rekomendasi di atas bersifat fundamental dengan tanggal dan harga acuan tertentu. Level entry, target teknikal, dan cut loss harian tersedia di arsip Stock Pick by Tasrul Tanar.
Pelajaran untuk Investor
Bedakan porsi kendaraan investasi dengan total kepemilikan. Pembelian Rp3 miliar oleh PT Trinugraha Thohir hanya menggeser porsi entitas itu sekitar 0,01 poin persentase, bukan mengubah struktur pengendalian.
Jangan ikut membeli hanya karena pengendali membeli. Boy Thohir berinvestasi untuk jangka panjang dengan modal dan horizon yang berbeda dari investor ritel.
Nilai setiap emiten secara terpisah. Dalam satu grup yang sama, Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia memberi BUY untuk AADI dan BFIN, tetapi SELL untuk EMAS.
Perhitungkan risiko MSCI. Status Indonesia baru diputuskan paling lambat 30 Juni 2027, sehingga volatilitas saham konglomerasi berpotensi berlanjut.
Cek data kepemilikan terbaru sendiri. Laporan pemegang saham di atas 1% di situs BEI dan KSEI diperbarui setiap bulan dan lebih akurat daripada daftar di media.
FAQ
1. Apa saja saham milik Boy Thohir? Saham milik Boy Thohir mencakup ADRO, AADI, ESSA, MDKA, BFIN, WOMF, TRIM, PALM, GOTO, dan MGLV, ditambah ADMR, EMAS, dan MBMA yang dimiliki secara tidak langsung melalui ADRO dan MDKA. Persentase kepemilikan di tiap emiten berbeda dan dapat berubah setiap bulan.
2. Saham apa yang dibeli Boy Thohir pada Oktober 2026? Boy Thohir membeli saham ESSA, ADRO, dan AADI pada 19 Oktober 2026 melalui PT Trinugraha Thohir. Totalnya 2.824.900 saham dengan nilai sekitar Rp3 miliar.
3. Apakah saham ADRO sama dengan Adaro? Saham ADRO adalah saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, yang dulu bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk. Bisnis batu bara termal Grup Adaro kini berada di AADI (Adaro Andalan Indonesia).
4. Apakah saham Boy Thohir pasti naik setelah ia membeli? Saham Boy Thohir tidak pasti naik setelah ia membeli, karena pembelian pengendali hanya sinyal sentimen. Arah harga tetap ditentukan harga komoditas, kinerja keuangan, dan arus dana asing.
5. Apakah saham Erick Thohir sama dengan saham Boy Thohir? Saham Erick Thohir tidak otomatis sama dengan saham Boy Thohir, meskipun keduanya bersaudara. Daftar dalam artikel ini hanya mencakup kepemilikan atas nama Garibaldi "Boy" Thohir dan perusahaan investasinya.
Disclaimer OJK
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Seputar KAF Sekuritas Indonesia
KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas Indonesia menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, sesi konsultasi langsung dengan senior analyst, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri.
Referensi
InvestorTrust, 19 Oktober 2026. Boy Thohir Borong 2,8 Juta Saham ESSA, ADRO, dan AADI di Tengah Guncangan MSCI. https://investortrust.id/market/119802/boy-thohir-borong-2-8-juta-saham-essa-adro-dan-aadi-di-tengah-guncangan-msci
Bloomberg Technoz, 21 Oktober 2026. Boy Thohir Angkat Saham AADI, ADRO & ESSA. https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/125208/boy-thohir-angkat-saham-aadi-adro-essa
KabarBursa, 21 Oktober 2026. Boy Thohir Borong Saham ADRO, AADI, ESSA, Nilai Tembus Rp3 Miliar. https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/boy-thohir-borong-saham-adro-aadi-essa-nilai-tembus-rp3-miliar
Bisnis.com, 21 Oktober 2026. Aksi Borong Saham Boy Thohir, Mampu Kembalikan Keyakinan Pasar? https://market.bisnis.com/read/20261021/192/2014352/aksi-borong-saham-boy-thohir-mampu-kembalikan-keyakinan-pasar
Beritakota, 25 Oktober 2026. Boy Thohir Perluas Investasi, dari Energi hingga Infrastruktur Digital. https://beritakota.id/boy-thohir-perluas-investasi-dari-energi-hingga-infrastruktur-digital/
InvestorTrust, 3 Mei 2026. AADI hingga EMAS Melonjak, Saham Boy Thohir Kuasai Top Gainer BEI Sepanjang Ytd. https://investortrust.id/market/102099/aadi-hingga-emas-melonjak-saham-boy-thohir-kuasai-top-gainer-bei
Journal Arta, 26 Oktober 2026. Saham MDKA Melemah 2,23% pada Jumat, RSI Jenuh Jual. https://journalarta.com/news/2026/10/26/saham-mdka-melemah-2-23-pada-jumat-rsi-jenuh-jual/
IDX Channel, 11 September 2025. 9 Saham Milik Boy Thohir di Bursa Efek Indonesia, Intip Besaran Kepemilikannya. https://www.idxchannel.com/market-news/9-saham-milik-boy-thohir-di-bursa-efek-indonesia-intip-besaran-kepemilikannya/all
IDX Channel, 14 Mei 2025. Intip Daftar 10 Saham Boy Thohir di BEI, Ada Emiten Apa Saja? https://www.idxchannel.com/market-news/intip-daftar-10-saham-boy-thohir-di-bei-ada-emiten-apa-saja/all
CNBC Indonesia Research, 25 Februari 2026. Saham Emiten Milik Boy Thohir Lagi Memanas, Kamu Pegang yang Mana? https://www.cnbcindonesia.com/research/20260225060019-128-713639/saham-emiten-milik-boy-thohir-lagi-memanas-kamu-pegang-yang-mana
CNBC Indonesia, 23 Oktober 2026. IHSG Ditutup Menguat 0,95% ke Level 5.439. https://www.cnbcindonesia.com/market/20261023160756-17-778973/ihsg-ditutup-menguat-095-ke-level-5439
Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia. Stock Pick Tasrul Tanar edisi 14, 19, dan 22 Oktober 2026. https://kafsekuritas.co.id/id/stock-pick-by-tasrul-tanar




Komentar