top of page

Daftar Saham Gocap 2026 Terbaru: 26 Emiten di Rp50 dan 28 Saham yang Turun di Bawah Gocap Saat Aturan Rp1 Berlaku

3 hari yang lalu
9 menit membaca
daftar saham gocap 2026
daftar saham gocap 2026

Daftar saham gocap 2026 adalah kumpulan saham yang diperdagangkan di harga Rp50 per lembar, level yang hingga 25 September 2026 menjadi batas harga terendah di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI). Mulai 28 September 2026, batas tersebut turun menjadi Rp1, sehingga saham-saham gocap kini bisa bergerak di bawah Rp50 sesuai kekuatan permintaan dan penawaran di pasar.


Key Takeaways Berdasarkan data Stockbit yang dikutip Investor.id, setidaknya ada 26 emiten yang tidak disuspensi dan berada di harga Rp50 per 25 September 2026, dengan GOTO sebagai yang terbesar (kapitalisasi pasar sekitar Rp57,02 triliun). Pada hari pertama aturan Rp1, CNN Indonesia mencatat 28 saham turun ke bawah Rp50. Sebanyak 23 di antaranya berhenti di Rp43 (batas ARB), sementara lima saham lain berhenti di Rp45 sampai Rp46. Tidak semua saham gocap langsung jatuh dalam: harga baru terbentuk dari pertemuan permintaan dan penawaran, bukan otomatis turun ke Rp1. Harga nominal rendah tidak otomatis berarti saham murah. Investor perlu menilai fundamental, likuiditas, dan status notasi khusus sebelum mengambil keputusan.

Daftar Isi

Apa Itu Saham Gocap dan Kenapa Daftarnya Penting Sekarang

"Gocap" adalah istilah percakapan sehari-hari untuk angka lima puluh. Di pasar modal, saham gocap berarti saham yang harganya sudah jatuh ke Rp50, batas harga terendah di pasar reguler BEI selama bertahun-tahun. Istilah ini akrab bagi investor ritel karena banyak saham yang pernah populer, termasuk saham-saham Grup Bakrie, punya riwayat lama tertahan di level ini.


Situasinya berubah karena BEI menurunkan batas harga minimum dari Rp50 menjadi Rp1 mulai 28 September 2026, lewat SK Direksi BEI Nomor Kep-00136/BEI/09-2026 dan Kep-000137/BEI/09-2026 yang terbit 21 September 2026. BEI menyebut tujuannya untuk memperbaiki price discovery, mendorong likuiditas, dan memberi fleksibilitas bagi pelaku pasar dalam mengelola portofolio.


Artinya, "lantai" Rp50 yang selama ini menahan harga sudah tidak ada. Karena itu, daftar saham gocap 2026 bukan sekadar daftar saham murah, melainkan peta saham yang kini berpotensi bergerak jauh lebih volatil.


Kenapa Jumlah Saham Gocap Berbeda di Setiap Sumber

Jika Anda mencari daftar saham gocap 2026 di internet, jumlahnya bisa berbeda-beda. Beberapa angka yang beredar menjelang aturan Rp1 berlaku:

Sumber

Tanggal Data

Jumlah Saham di Rp50

Catatan

CNBC Indonesia

23 September 2026, pukul 14.00 WIB

49 saham

Penyisiran harga yang ditampilkan tepat di Rp50

Investor.id (data Stockbit)

25 September 2026

26 emiten

Hanya emiten yang tidak disuspensi BEI

24 sampai 25 September 2026

21 saham

Data perdagangan dua hari terakhir

Perbedaan ini wajar karena setiap sumber memakai tanggal dan metode yang berbeda. Faktor paling berpengaruh adalah apakah saham yang sedang disuspensi ikut dihitung atau tidak.


Harga yang tercatat untuk saham tersuspensi bisa tetap Rp50, tetapi sahamnya tidak bisa diperdagangkan di pasar reguler.


Artikel ini memakai daftar 26 emiten yang tidak disuspensi per 25 September 2026, karena daftar inilah yang paling relevan untuk investor yang benar-benar bisa bertransaksi.


Daftar Saham Gocap 2026 per 25 September dan Nasibnya di Hari Pertama

Tabel berikut disusun dari daftar 26 emiten Investor.id (data Stockbit), dilengkapi kapitalisasi pasar per 25 September 2026 dari data Kiwoom Sekuritas Indonesia yang dikutip Bisnis.com, serta harga pada hari pertama aturan Rp1 berdasarkan daftar CNN Indonesia yang terbit pukul 13.18 WIB, 28 September 2026.

No

Kode

Nama Emiten

Kapitalisasi Pasar (25/9/2026)

Harga 28/9/2026 (sesi I)

1

GOTO

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk

Rp57,02 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

2

BBKP

PT Bank KB Indonesia Tbk

Rp9,29 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

3

KPIG

PT MNC Tourism Indonesia Tbk

Rp5,36 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

4

LPKR

PT Lippo Karawaci Tbk

Rp3,54 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

5

CPRO

PT Central Proteina Prima Tbk

Rp2,98 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

6

BABP

PT Bank MNC Internasional Tbk

Rp2,20 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

7

BCAP

PT MNC Kapital Indonesia Tbk

Rp2,13 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

8

NETV

PT MDTV Media Technologies Tbk

Rp2,07 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

9

PNBS

PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk

Rp1,92 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

10

BKSW

PT Bank QNB Indonesia Tbk

Rp1,74 triliun

Tidak tercantum di daftar CNN

11

BSBK

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk

Rp1,25 triliun

Rp43 (ARB, turun 14%)

12

MDLN

PT Modernland Realty Tbk

Rp626 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

13

HOKI

PT Buyung Poetra Sembada Tbk

Rp483 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

14

MAXI

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk

Rp480 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

15

WEGE

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk

Rp478 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

16

DADA

PT Diamond Citra Propertindo Tbk

Rp371 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

17

REAL

PT Repower Asia Indonesia Tbk

Rp331 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

18

ATLA

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk

Rp309 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

19

ASHA

PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk

Rp250 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

20

EPAC

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk

Rp165 miliar

Rp43 (ARB, turun 14%)

21

HDIT

PT Hensel Davest Indonesia Tbk

Tidak tercantum di sumber

Rp43 (ARB, turun 14%)

22

WMUU

PT Widodo Makmur Unggas Tbk

Tidak tercantum di sumber

Rp43 (ARB, turun 14%)

23

PADI

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk

Tidak tercantum di sumber

Rp43 (ARB, turun 14%)

24

PAMG

PT Bima Sakti Pertiwi Tbk

Tidak tercantum di sumber

Tidak tercantum di daftar CNN

25

RBMS

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Tidak tercantum di sumber

Rp43 (ARB, turun 14%)

26

WOWS

PT Ginting Jaya Energi Tbk

Tidak tercantum di sumber

Tidak tercantum di daftar CNN

Catatan membaca tabel:

  1. Harga di kolom terakhir adalah data sesi I, bukan harga penutupan. Cek harga terbaru langsung di aplikasi trading Anda.

  2. "Tidak tercantum di daftar CNN" berarti saham tersebut tidak masuk daftar 28 saham yang turun ke bawah Rp50 per pukul 13.18 WIB. Ini tidak berarti harganya naik, dan bisa juga karena saham tersebut belum ditransaksikan atau sedang dalam kondisi tertentu.

  3. Kapitalisasi pasar dihitung pada harga Rp50 per 25 September 2026, sehingga nilainya berubah mengikuti harga baru.

  4. Daftar ini adalah potret data pada tanggal tertentu, bukan rekomendasi. Status dan harga setiap saham bisa berubah cepat.


Dari tabel di atas, 23 dari 26 emiten dalam daftar saham gocap 2026 versi Investor.id langsung turun ke Rp43 pada hari pertama. Beberapa di antaranya berasal dari kelompok usaha yang sama, misalnya BABP dan BCAP yang disebut detikFinance sebagai saham milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo.


Saham Lain yang Ikut Turun di Bawah Rp50

Selain 23 emiten di atas, CNN Indonesia mencatat lima saham lain yang turun ke bawah Rp50 pada 28 September 2026, tetapi tidak sampai menyentuh Rp43:

No

Kode

Nama Emiten

Harga 28/9/2026 (sesi I)

1

STRK

PT Lovina Beach Brewery Tbk

Rp46

2

MSKY

PT MNC Sky Vision Tbk

Rp46

3

KRYA

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk

Rp46

4

RODA

PT Pikko Land Development Tbk

Rp45

5

PTMP

PT Mitra Pack Tbk

Rp45

Dengan tambahan lima saham ini, total ada 28 saham yang turun ke bawah level gocap pada hari pertama aturan harga minimum Rp1.


Kenapa Mayoritas Berhenti di Rp43, tapi Ada yang di Rp45 dan Rp46

Saham yang berhenti di Rp43 sedang terkunci di batas Auto Rejection Bawah (ARB). Batas ARB 15% dari Rp50 setara Rp7,5. Karena saham di bawah Rp200 bergerak dengan fraksi Rp1, penurunan maksimal yang bisa terjadi adalah Rp7, sehingga harga terendahnya Rp43 atau turun 14%.


Penjelasan lengkap mekanisme ini, termasuk studi kasus antrean jual 1,11 miliar lot, bisa Anda baca di artikel Dampak Saham Rp1 terhadap GOTO.


Sementara itu, saham yang berhenti di Rp45 atau Rp46 menunjukkan masih ada pembeli yang menyerap tekanan jual sebelum harga menyentuh batas ARB. Ini sejalan dengan penjelasan analis bernama Hendra yang dikutip Rancak Media: aturan baru ini "bukan berarti semua saham gocap otomatis akan turun ke Rp 1." Harga baru akan terbentuk dari pertemuan permintaan dan penawaran.


Besarnya tekanan jual juga berbeda antar saham. Per pukul 07.10 WIB, sebelum pasar dibuka, antrean jual GOTO mencapai 406,20 juta lot, jauh di atas saham gocap lain seperti DADA (4,76 juta lot), CPRO (3,12 juta lot), WMUU (2,80 juta lot), BABP (1,14 juta lot), dan NETV (1,12 juta lot).


Aturan ARA dan ARB Baru untuk Saham Eks-Gocap

Setelah aturan Rp1 berlaku, batas pergerakan harian saham ditentukan oleh tabel berikut:

Rentang Harga

ARA

ARB (28 Sep s.d. 31 Des 2026)

ARB (mulai 1 Jan 2027)

Rp1 sampai Rp10

Rp1 (nominal)

Rp1 (nominal)

Rp1 (nominal)

Di atas Rp10 sampai Rp200

35%

15%

35%

Di atas Rp200 sampai Rp5.000

25%

15%

25%

Di atas Rp5.000

20%

15%

20%

Ada dua hal yang perlu dicermati dari tabel ini:

  1. Di rentang Rp1 sampai Rp10, persentase gerak harian makin besar saat harga makin rendah.Ā Dengan batas nominal Rp1, saham di Rp10 hanya bisa bergerak 10% per hari, saham di Rp5 bisa bergerak 20%, dan saham di Rp2 bisa bergerak 50%.

  2. Mulai 1 Januari 2027, ruang penurunan harian untuk saham Rp11 sampai Rp200 melebar dari 15% menjadi 35%.Ā Karakter pergerakan saham eks-gocap berpotensi berubah lagi saat itu.

Tabel ini juga memperbarui tabel lama di artikel fraksi harga dan auto rejection BEI, yang masih memakai batas bawah Rp50.


Cara Membaca Risiko Saham Gocap Sebelum Bertransaksi

Tim analis Kiwoom Sekuritas mengingatkan bahwa perubahan batas harga membuat order bookĀ lebih dinamis dan pergerakan persentase harga bisa lebih besar. Menurut mereka, "Trader juga perlu lebih disiplin dalam menentukan titik masuk dan keluar transaksi." Berikut hal yang perlu dicek sebelum menyentuh saham dari daftar saham gocap 2026:

  1. Fundamental dan laporan keuangan terakhir.Ā Harga yang jatuh ke Rp50 sering kali mencerminkan masalah bisnis, beban utang, atau ekuitas negatif. Cek laporan keuangan resmi di situs BEI.

  2. Notasi khusus.Ā Huruf di belakang kode saham bisa menandakan kondisi tertentu, seperti ekuitas negatif atau permohonan PKPU. Pelajari artinya di artikel aksi korporasi dan notasi khusus BEI.

  3. Likuiditas harian.Ā Lihat nilai transaksi dan jumlah lot di antrean beli dan jual. Saham dengan antrean jual menumpuk dan kolom beli kosong bisa sulit dijual kembali.

  4. Posisi harga terhadap rentang Rp1 sampai Rp10.Ā Semakin dekat ke rentang ini, semakin besar persentase gerak harian yang mungkin terjadi, ke atas maupun ke bawah.

  5. Keterbukaan informasi terbaru.Ā Pantau rencana aksi korporasi seperti rights issue, reverse stock split, atau perubahan pengendali lewat pengumuman resmi, bukan rumor grup percakapan.


Pelajaran untuk Investor

  1. Jadikan daftar saham gocap 2026 sebagai daftar pantau risiko, bukan daftar belanja.Ā Tujuan utama daftar ini adalah mengetahui saham mana yang kini berpotensi bergerak jauh lebih volatil.

  2. Cek apakah Anda memegang salah satu saham di tabel.Ā Jika ya, hitung ulang porsinya terhadap total portofolio dan tentukan batas kerugian yang bisa Anda terima sebelum harga bergerak lebih jauh.

  3. Jangan terpancing "harga receh".Ā Saham Rp43 atau Rp10 terlihat murah secara nominal, tetapi yang menentukan murah atau mahal adalah valuasi terhadap fundamental perusahaan.

  4. Gunakan limit order, bukan asal beli di harga pasar.Ā Pada saham yang antreannya tipis, order tanpa batas harga berisiko tereksekusi jauh dari harga yang Anda harapkan.

  5. Perbarui data secara berkala.Ā Daftar ini adalah potret per 25 dan 28 September 2026. Anggota daftar bisa bertambah atau berkurang seiring pergerakan harga.

  6. Tandai 1 Januari 2027 di kalender.Ā Saat ARB kembali simetris, batas penurunan harian untuk saham di atas Rp10 akan berubah lagi.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • 1. Apa itu saham gocap?

    Saham gocap adalah saham yang diperdagangkan di harga Rp50 per lembar. Istilah "gocap" berasal dari bahasa percakapan sehari-hari untuk angka lima puluh.

  • 2. Ada berapa saham gocap di BEI pada 2026?

    Angkanya berbeda di tiap sumber. Data Stockbit yang dikutip Investor.id mencatat setidaknya 26 emiten tidak disuspensi di harga Rp50 per 25 September 2026, sementara penyisiran CNBC Indonesia pada 23 September 2026 menemukan 49 saham, termasuk yang sedang disuspensi.

  • 3. Berapa saham yang turun di bawah Rp50 di hari pertama aturan Rp1?

    CNN Indonesia mencatat 28 saham turun ke bawah Rp50 pada 28 September 2026. Sebanyak 23 saham berhenti di Rp43 (batas ARB), sedangkan STRK, MSKY, KRYA, RODA, dan PTMP berhenti di Rp45 sampai Rp46.

  • 4. Apakah saham gocap bisa langsung turun ke Rp1?

    Tidak dalam satu hari. Selama masa transisi, penurunan harian saham di atas Rp10 dibatasi 15%, dan harga baru terbentuk dari keseimbangan permintaan dan penawaran.

  • 5. Apakah saham gocap cocok untuk investor pemula?

    Saham gocap umumnya memiliki risiko dan volatilitas tinggi, sehingga membutuhkan pemahaman risiko yang matang. Artikel ini bukan rekomendasi beli atau jual, dan keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Pantau Saham Gocap di KAF ETRADE

Setelah batas Rp50 dibuka, pergerakan saham berharga rendah bisa berubah dengan cepat. Pantau harga, antrean beli-jual, dan notasi khusus secara real-time di aplikasi KAF ETRADE, ikuti Stock Pick Harian, dan bergabunglah di sesi Live Market Overview bersama Tasrul TanarĀ untuk memahami konteks pasar terkini.

Disclaimer

Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Referensi

  1. Investor.id, "26 Emiten di Tepi Jurang", https://investor.id/market/455727/26-emiten-di-tepi-jurang

  2. Bisnis.com, "Batas Bawah Jadi Rp1 Berlaku Hari Ini (28/9), Simak Daftar 20 Saham Jumbo Harga Rp50", https://market.bisnis.com/read/20260928/7/2007663/batas-bawah-jadi-rp1-berlaku-hari-ini-289-simak-daftar-20-saham-jumbo-harga-rp50

  3. CNN Indonesia, "28 Saham Nyungsep ke Bawah Level Gocap, Ini Daftarnya", https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260928125122-92-1409000/28-saham-nyungsep-ke-bawah-level-gocap-ini-daftarnya

  4. detikFinance, "14 Saham Kompak Nyungsep ke Bawah Gocap!", https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8682242/14-saham-kompak-nyungsep-ke-bawah-gocap

  5. CNBC Indonesia, "Mulai Senin, Batas Harga Minimum Saham Rp 50 Jadi Rp 1", https://www.cnbcindonesia.com/market/20260927171205-17-771253/mulai-senin-batas-harga-minimum-saham-rp-50-jadi-rp-1

  6. Industry.co.id, "Gembok Rp50 Dibuka! 10 Saham Gocap Ber-Volume Jumbo GOTO, DADA Cs Jadi Sorotan", https://www.industry.co.id/read/156654/gembok-rp50-dibuka-10-saham-gocap-ber-volume-jumbo-goto-dada-cs-jadi-sorotan

  7. Kontan, "Hari Ini (25/9) Batas Akhir Harga Minimum Saham Rp 50, Cek Daftar Saham Gocap", https://investasi.kontan.co.id/news/hari-ini-259-batas-akhir-harga-minimum-saham-rp-50-cek-daftar-saham-gocap

  8. Rancak Media, "Antrean Jual Saham Gocap Mengular Jelang Batas Bawah Rp1, GOTO, DADA hingga CPRO", https://www.rancakmedia.com/finance/100639/antrean-jual-saham-gocap-mengular-jelang-batas-bawah-rp1-goto-dada-hingga-cpro/

  9. Gotrade News, "Batas Harga Saham Minimum Rp1 Berlaku & Era Saham Gocap Berakhir", https://www.heygotrade.com/id/news/batas-harga-saham-minimum-rp1-berlaku/

  10. Katadata, "Implementasi Harga Minimum Saham Rp1 Berlaku, Apa yang Perlu Dicermati Investor?", https://katadata.co.id/finansial/bursa/6ab9b7b693815/implementasi-harga-minimum-saham-rp1-berlaku-apa-yang-perlu-dicermati-investor

  11. IDN Financials, "BEI buka perdagangan saham Rp1 mulai 28 September 2026", https://www.idnfinancials.com/id/news/69205/bei-buka-perdagangan-saham-rp1-mulai-28-september-2026

  12. Kontan, "Saham Bima Sakti Pertiwi (PAMG) melonjak 70%" (profil emiten PAMG), https://investasi.kontan.co.id/news/saham-bima-sakti-pertiwi-pamg-melonjak-70

  13. Bisnis.com, "Investor Individu Ini Terus Tambah Saham WOWS Ketika Target Lifting Migas Naik" (profil emiten WOWS), https://market.bisnis.com/read/20250116/7/1832420/investor-individu-ini-terus-tambah-saham-wows-ketika-target-lifting-migas-naik

  14. Bloomberg Technoz, "Serba-serbi BEI Buka Gembok Saham Gocap: Aksi Jual & Potensi Cuan", https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/122736/serba-serbi-bei-buka-gembok-saham-gocap-aksi-jual-potensi-cuan/2

Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
OJK_Logo.png
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page