top of page

Riset dan Stock Pick Tasrul Tanar, CSA Hari Ini 21 September 2026: Analisis BULL, BUMI, MEDC Data Terbaru 2026

1 hari yang lalu
11 menit membaca
Stock Pick Tasrul Tanar
stock pick hari ini

Rekomendasi saham hari ini dari KAF Sekuritas adalah pandangan riset tim analis KAF Sekuritas terhadap emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang memadukan valuasi fundamental berhorizon 12 bulan dengan sinyal teknikal harian.


Per 21 September 2026, pandangan itu mencakup tiga saham yang terkoreksi atau tertahan pada 18 September dan menjadi bahasan stock pick hari ini: BULL (peringkat Buy, target Rp675), MEDC (Buy, target Rp1.920), dan BUMI (Hold), sementara sinyal teknikal harian ketiganya sama-sama berada di zona Buy on Weakness.


Key Takeaways BULLĀ (Rp390, flat): laba semester I 2026 naik 736% menjadi US$58,39 juta. KAF Sekuritas menghitung target Rp675 (potensi +73,1%) dengan estimasi P/E FY2026E sekitar 3,0x-3,1x. MEDCĀ (Rp1.460, turun 4,26%): laba kuartal I 2026 naik 282% menjadi US$67,4 juta. Target KAF Rp1.920 (potensi +31,5%), estimasi P/E berjalan sekitar 5,0x. BUMIĀ (Rp193, turun sekitar 4,5%): laba bersih diatribusikan semester I 2026 naik 188,4% menjadi US$58,9 juta, tetapi estimasi P/E FY2026E sekitar 34x-35x membuat KAF memilih Hold. Dua horizon berbeda:Ā target fundamental untuk 12 bulan, sedangkan target teknikal (BULL Rp412, BUMI Rp208, MEDC Rp1.560) hanya untuk jangka pendek. Risiko utama:Ā normalisasi tarif tanker, harga minyak, kuota produksi batu bara, arah suku bunga The Fed, dan arus dana asing.

Daftar Isi

  1. Kenapa Rekomendasi Saham Energi KAF Sekuritas Perlu Dibaca Setelah Koreksi 18 September 2026

  2. Dua Sinyal dalam Riset KAF: Fundamental 12 Bulan dan Teknikal Harian

  3. Saham BULL: Laba Melonjak, Valuasi Murah, Risiko Siklus

  4. Saham BUMI: Laba Naik 188%, Valuasi Sudah Premium

  5. Saham MEDC: Produksi Tumbuh, Harga Minyak Jadi Penentu

  6. Perbandingan Valuasi dan Level Teknikal BULL, BUMI, MEDC

  7. Risiko yang Perlu Dicermati Investor

  8. Pelajaran untuk Investor

  9. FAQ

Kenapa Rekomendasi Saham dari KAF Sekuritas Perlu Dibaca

Pada Jumat, 18 September 2026, IHSG ditutup melemah 0,33% ke 6.441,16 dengan 464 saham turun dan 212 saham naik, menurut data BEI yang dikutip Bisnis.com. BUMI dan MEDC termasuk penekan terdalam Indeks Bisnis-27, sedangkan BUMI saja menyumbang pemberat sekitar 3,31 poin terhadap IHSG.


Koreksi ini penting dicermati karena terjadi di tengah laporan keuangan semester I 2026 yang justru kuat untuk ketiga emiten.


Saham

Penutupan 18 Sep 2026

Perubahan harian

Segmen bisnis

BULL

Rp390

0,00% (flat)

Pelayaran tanker

BUMI

Rp193

-4,45%

Batu bara

MEDC

Rp1.460

-4,26%

Migas hulu (E&P)

IHSG

6.441

-0,33%

Indeks komposit

Sumber: Technical Daily dan Fundamental Snapshot KAF Sekuritas, 21 September 2026. Persentase perubahan BUMI di media berkisar 4,45% sampai 4,46%.


Empat faktor eksternal yang terekam pada hari itu:

  1. Suku bunga The Fed naik.Ā Bisnis.com mencatat hasil rapat FOMC menaikkan suku bunga 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%, yang membayangi pergerakan IHSG.

  2. Harga minyak turun tetapi masih tinggi.Ā Brent turun sekitar 1% ke US$103,77 per barel dan WTI ke US$100,88 per barel, penurunan sesi ketiga berturut-turut, namun keduanya masih di atas US$100 menurut laporan Reuters yang dikutip Cobisnis.

  3. Dana asing belum kembali ke saham.Ā Kementerian Keuangan mencatat arus modal masuk ke pasar keuangan Rp141,6 triliun sepanjang 2026 hingga 11 September, tetapi pasar saham masih net outflow Rp70,7 triliun, dengan inflow Rp2,9 triliun pada kuartal III. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut "Kuncinya kredibilitas"Ā untuk mengembalikan minat investor ke saham.

  4. Isu kuota produksi batu bara.Ā Moody's memangkas outlook Bayan Resources (BYAN) menjadi negatif setelah BYAN menyatakan force majeure pada 14 September 2026 akibat revisi RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) yang belum disetujui. Sumber yang dirujuk tidak menyebut BUMI terdampak langsung, tetapi isu ini menyorot risiko regulasi bagi produsen batu bara secara umum.


Secara teknikal, Technical Daily KAF Sekuritas menempatkan IHSG di zona Hold dengan kondisi konsolidasi. Support berada di 6.375 dan 6.300, resistance di 6.525 dan 6.575, dengan critical level 6.275. Z-score -1,40 menunjukkan kondisi oversold, tetapi MACD masih menunjukkan tekanan bearish.


Selebihnya Anda bisa mendownload file ini:


Daftar Stock Pick Hari Ini

Rekomendasi saham Hari ini dari KAF Sekuritas datang dari dua dokumen dengan tujuan berbeda. Fundamental SnapshotĀ menilai nilai wajar saham untuk horizon 12 bulan memakai pendekatan P/E dan P/BV.


Technical DailyĀ membaca momentum harga jangka pendek, lengkap dengan level support, resistance, dan cut loss.


Membaca keduanya sekaligus membantu investor memisahkan pertanyaan "apakah emitennya menarik secara valuasi" dari "bagaimana kondisi harganya saat ini".

Saham

Pandangan fundamental (12 bulan)

Sinyal teknikal harian

Target teknikal

Cut loss teknikal

BULL

Buy, target Rp675 (+73,1%)

Buy on Weakness

Rp412 (+5,64%)

Rp362

BUMI

Hold / Wait and See

Buy on Weakness

Rp208 (+7,77%)

Rp182

MEDC

Buy, target Rp1.920 (+31,5%)

Buy on Weakness

Rp1.560 (+6,85%)

Rp1.410

BUMI adalah satu-satunya saham dengan sinyal yang tidak searah. Secara fundamental, KAF Sekuritas menilai valuasinya sudah premium sehingga menyarankan menunggu stabilisasi harga.


Secara teknikal, harga yang berada di bawah lower line dengan indikator oversold membuka peluang rebound jangka pendek. Keduanya bisa benar sekaligus karena horizon waktunya berbeda.


Saham BULL: Laba Melonjak, Valuasi Murah, Risiko Siklus

Kinerja Semester I 2026

stock pick hari ini yang pertama datang dari PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) membukukan laba bersih US$58,39 juta pada semester I 2026, naik 736% dari periode yang sama tahun lalu. Pendapatan naik 84,02% menjadi US$128,73 juta, dengan jasa angkutan kapal menyumbang US$126,32 juta.


Bloomberg Technoz mencatat margin laba kotor melebar menjadi 51,3% dari 27,5%, karena beban langsung hanya naik sekitar 23,6% sementara pendapatan hampir berlipat. Total aset naik 25,02% menjadi US$461,34 juta dengan rasio utang terhadap aset 0,43x.


Pada kuartal I 2026, pendapatan time charter equivalent kapal Aframax dan Medium Range naik lebih dari 40%, didorong pergeseran rute perdagangan minyak yang memperpanjang jarak pelayaran dan menambah kebutuhan armada tanker.


Valuasi dan Target Stock Pick Tasrul Tanar

Stock Pick Tasrul Tanar memakai pendekatan blended dengan bobot 60% P/E dan 40% P/BV:

  1. P/E:Ā multiple wajar 6,0x pada estimasi EPS FY2026E Rp124-130 menghasilkan nilai wajar Rp762.

  2. P/BV:Ā multiple wajar 1,8x pada estimasi BVPS Rp302,7 menghasilkan nilai wajar Rp545.

  3. Target blended:Ā Rp675 untuk 12 bulan, potensi +73,1% dari Rp390.


Estimasi EPS itu sudah disesuaikan untuk pos non-recurring, yaitu keuntungan selisih kurs US$4,24 juta dan keuntungan kepemilikan entitas anak US$2,60 juta yang bersama-sama sekitar 12% dari laba bersih semester I. Dengan harga Rp390, KAF memperkirakan P/E FY2026E sekitar 3,0x-3,1x dan P/BV sekitar 1,29x dengan ROE tahunan sekitar 40-45%.


Sebagai pembanding independen, RHB Sekuritas menaikkan target harga BULL menjadi Rp800 dari Rp760 dalam riset 9 September 2026. Analis RHB menyebut kinerja semester I didorong oleh lonjakan tarif spot kapal tanker. Perbedaan target Rp800 dan Rp675 mencerminkan asumsi dan metode valuasi yang berbeda.


Sinyal Teknikal dan Risiko Rekomendasi Saham Hari Ini

Technical Daily dari Stock Pick Tasrul Tanar menempatkan BULL di zona Buy on Weakness dengan support Rp378 dan Rp364, resistance Rp400 dan Rp412, serta cut loss Rp362. Beta 2,07 menandakan volatilitas jauh di atas pasar, dan terdapat indikasi net sell asing.


Risiko utaman stock pick hari iniy adalah tarif charter spot yang bersifat siklikal. Bloomberg Technoz juga menyoroti rencana ekspansi LNG dan isu rights issue pada BULL, sehingga investor perlu memantau potensi perubahan jumlah saham beredar yang dapat memengaruhi EPS.


Selebihnya Anda bisa mendownload file dibawah ini:


Saham BUMI: Laba Naik 188%, Valuasi Sudah Premium

Kinerja Semester I 2026

stock pick hari ini selanjutnya adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat laba bersih diatribusikan US$58,9 juta pada semester I 2026, naik 188,4% dari US$20,4 juta. Angka itu setara sekitar Rp1,05 triliun pada kurs JISDOR 30 Juni 2026 sebesar Rp17.899 per dolar AS.


Pendapatan naik 27,9% menjadi US$866,8 juta, laba usaha naik 50,3% menjadi US$83,1 juta, dan margin usaha membaik menjadi 9,6% dari 8,2%. Produksi batu bara tumbuh 7,1% menjadi 38,5 juta ton, penjualan naik 11,7% menjadi 38,8 juta ton, dan strip ratio membaik ke 7,5x dari 8,1x.


Satu hal yang perlu dibaca hati-hati: laba bersih total (sebelum pembagian kepada kepentingan nonpengendali) naik 87,4% menjadi US$72,3 juta, jauh di bawah pertumbuhan laba diatribusikan. Manajemen menyebut sebagian selisih itu berasal dari kontribusi aset BUMI di Australia yang belum masuk pada basis pembanding tahun lalu.


Valuasi dan Pandangan Stock Pick Tasrul Tanar

Dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp71,4 triliun pada harga Rp193 dan estimasi laba bersih FY2026E Rp2,0-2,1 triliun, KAF memperkirakan P/E FY2026E sekitar 34x-35x. Estimasi itu berasal dari proyeksi linier laba semester I sehingga sensitif terhadap harga batu bara di semester II.


Menurut KAF, angka ini jauh di atas emiten batu bara sejenis yang umumnya berada di P/E satu digit hingga belasan kali. Karena itu peringkat riset fundamentalnya adalah Hold / Wait and See, menunggu konfirmasi stabilisasi harga setelah koreksi.


Untuk konteks harga: BUMI ditutup Rp174 pada 5 Agustus 2026, sempat ditutup di Rp202 pada 17 September (naik sekitar 16% menurut perhitungan dari dua data tersebut), lalu turun ke Rp193 pada 18 September. Pola ini konsisten dengan penjelasan KAF bahwa koreksi terakhir berkaitan dengan aksi ambil untung.


Sinyal Teknikal Rekomendasi Saham Hari Ini

Technical Daily memberi sinyal Buy on Weakness dengan support Rp190 dan Rp183, resistance Rp202 dan Rp208, serta cut loss Rp182. Z-score -1,67 menunjukkan kondisi oversold, sedangkan beta 2,11 dan indikasi net sell asing menandakan risiko fluktuasi yang tinggi.


Selebihnya Anda bisa Mendownload File Ini:


Saham MEDC: Produksi Tumbuh, Harga Minyak Jadi Penentu


Kinerja Terbaru Saham MEDC

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) membukukan laba bersih US$67,4 juta pada kuartal I 2026, naik 282,3% dari US$17,6 juta. Pendapatan naik 19,2% menjadi US$668,3 juta dan EBITDA naik 5,7% menjadi US$351,1 juta. Kontribusi entitas asosiasi dan ventura bersama mencapai US$44,55 juta (dibanding rugi US$20 juta setahun sebelumnya), termasuk sekitar US$33,5 juta dari kepemilikan di AMMN. Dengan kata lain, sekitar dua pertiga laba bersih kuartal I (perhitungan dari data KAF) berasal dari entitas asosiasi dan ventura bersama, bukan dari operasi migas langsung.


Dari sisi operasional, produksi migas semester I 2026 mencapai 170 mboepd atau naik 19% secara tahunan, dengan gas sekitar 72% dari total. Target produksi FY2026 berada di kisaran 165-170 mboepd. Laporan keuangan semester I 2026 belum dipublikasikan pada paparan publik awal September karena masih dalam proses audit. CFO Benny Setiawan menyatakan manajemen cukup percaya diri hasil keuangan semester pertama akan jauh lebih baik, sehingga rilis tersebut menjadi katalis yang layak dipantau.


Valuasi dan Target Rekomendasi Saham Hari Ini

KAF menggunakan bobot 50:50:

  1. P/E:Ā target 6,5x pada implied EPS berjalan sekitar Rp292 menghasilkan nilai wajar Rp1.898.

  2. P/BV:Ā target 1,3x menghasilkan nilai wajar Rp1.937.

  3. Target blended:Ā Rp1.920 untuk 12 bulan, potensi +31,5% dari Rp1.460.


Pada harga Rp1.460, KAF memperkirakan P/E berjalan sekitar 5,0x dan P/BV sekitar 1,0x, di bawah kisaran P/E sektor migas 6x-8x versi KAF.


Target P/E 6,5x sengaja dipasang di bawah rata-rata historis E&P domestik 8x-10x karena sebagian lonjakan laba kuartal I ditopang faktor non-recurring.


Sinyal Teknikal dan Risiko

Koreksi 4,26% pada 18 September terjadi bersamaan dengan turunnya harga minyak. AMMN, yang kontribusinya tercermin di laba MEDC, juga turun 4,49% pada hari yang sama. Technical Daily memberi sinyal Buy on Weakness dengan support Rp1.455 dan Rp1.415, resistance Rp1.530 dan Rp1.560, serta cut loss Rp1.410. Beta 0,88 menunjukkan volatilitas relatif sebanding dengan pasar, berbeda dengan BULL dan BUMI.


Proyek Sakakemang ditargetkan mencapai keputusan investasi akhir (FID) pada kuartal III 2026 dengan produksi perdana 2027, namun sumber yang tersedia belum mengonfirmasi realisasi FID tersebut.


Selebihnya Anda bisa download file ini:


Perbandingan Valuasi dan Level Teknikal BULL, BUMI, MEDC

Metrik

BULL

BUMI

MEDC

Laporan terakhir

Semester I 2026

Semester I 2026

Kuartal I 2026

Pertumbuhan laba

+736%

+188,4% (diatribusikan)

+282,3%

Estimasi P/E

~3,0x-3,1x (FY2026E)

~34x-35x (FY2026E)

~5,0x (berjalan, implied)

Estimasi P/BV

~1,29x

Tidak tersedia di riset

~1,0x

Peringkat fundamental KAF

Buy

Hold

Buy

Target 12 bulan

Rp675

Tidak ditetapkan

Rp1.920

Beta

2,07

2,11

0,88

Level teknikal

Support 2

Support 1

Resistance 1

Resistance 2

Cut loss

BULL

Rp364

Rp378

Rp400

Rp412

Rp362

BUMI

Rp183

Rp190

Rp202

Rp208

Rp182

MEDC

Rp1.415

Rp1.455

Rp1.530

Rp1.560

Rp1.410

Catatan: P/E ketiga saham tidak sepenuhnya sebanding karena basis perhitungannya berbeda (proyeksi tahunan versus berjalan) dan siklus bisnisnya berbeda (tarif tanker, harga batu bara, harga minyak).


Risiko yang Perlu Dicermati Investor

  1. Normalisasi tarif tanker (BULL).Ā P/E sekitar 3x mencerminkan skeptisisme pasar terhadap keberlanjutan tarif spot yang saat ini tinggi.

  2. Harga minyak (MEDC).Ā Sebagai price taker, kinerja MEDC bergerak searah harga minyak dan gas global. Penurunan berkelanjutan dapat menekan margin.

  3. Kuota produksi dan kebijakan batu bara (BUMI).Ā Moody's menilai ketidakpastian persetujuan kuota RKAB dapat membatasi produksi dan menekan labaĀ pada kasus BYAN. Kebijakan DMO dan transisi energi juga masuk daftar risiko struktural versi KAF.

  4. Suku bunga The Fed dan nilai tukar.Ā Kenaikan suku bunga AS cenderung menahan minat investor pada aset berisiko, termasuk saham berbeta tinggi.

  5. Arus dana asing.Ā Technical Daily mencatat indikasi net sell asing pada BULL, BUMI, dan MEDC, sejalan dengan outflow saham Rp70,7 triliun sepanjang 2026.

  6. Kualitas laba dan aksi korporasi.Ā Laba BULL memuat pos non-recurring dan ada isu rights issue, laba MEDC banyak ditopang entitas asosiasi, dan laba diatribusikan BUMI dibantu efek basis aset Australia.


Pelajaran untuk Investor

Rekomendasi saham energi KAF Sekuritas paling berguna bila dipakai sebagai kerangka berpikir, bukan sinyal transaksi otomatis. Langkah nyata yang bisa diambil pembaca:

  1. Pisahkan horizon.Ā Target Rp675 (BULL) dan Rp1.920 (MEDC) berlaku 12 bulan, sedangkan target Rp412, Rp208, dan Rp1.560 hanya untuk jangka pendek. Jangan mencampur keduanya dalam satu rencana.

  2. Baca kualitas laba, bukan hanya persentase kenaikan.Ā Cek apakah lonjakan laba berasal dari operasi inti, pos sekali jalan, atau efek basis pembanding.

  3. Bandingkan valuasi pada basis yang sama.Ā P/E 3x dan 34x belum tentu berarti yang satu "murah" dan yang lain "mahal" tanpa melihat siklus dan kualitas labanya.

  4. Tentukan cut loss dan ukuran posisi lebih dulu.Ā Beta BULL dan BUMI di atas 2 berarti gerakan harganya bisa dua kali lipat pasar. Gunakan level cut loss sebagai acuan disiplin dan batasi porsi modal di satu saham.

  5. Pantau katalis yang terjadwal.Ā Rilis laporan semester I MEDC, kejelasan kuota batu bara, harga minyak dan tarif tanker, arus dana asing, serta FID Sakakemang.

  6. Sesuaikan dengan profil risiko Anda.Ā Pandangan riset bersifat umum dan tidak mempertimbangkan kondisi keuangan pribadi.

Untuk analisis harian lengkap dengan level entry dan cut loss terbaru, pantau halaman Stock Pick Harian by Tasrul Tanar. Investor yang ingin bertransaksi dapat memakai aplikasi KAF ETRADEĀ atau membuka rekening di KAF Sekuritas.

Disclaimer

Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

FAQ

  • 1. Apa yang dimaksud rekomendasi saham energi KAF Sekuritas?

    Pandangan riset KAF Sekuritas atas emiten energi, terdiri dari peringkat fundamental (misalnya Buy atau Hold) dengan target harga 12 bulan, dan sinyal teknikal harian (misalnya Buy on Weakness) dengan level support, resistance, serta cut loss.

  • 2. Kenapa BUMI berstatus Hold padahal sinyal teknikalnya Buy on Weakness? Karena horizon dan alat ukurnya berbeda. Secara fundamental, estimasi P/E FY2026E sekitar 34x-35x dinilai sudah premium. Secara teknikal, harga yang oversold membuka peluang rebound jangka pendek.

  • 3. Apa arti cut loss level dalam Technical Daily?

    Cut loss level adalah batas harga yang dijadikan acuan untuk membatasi kerugian jika skenario pergerakan harga tidak berjalan sesuai perkiraan, misalnya Rp362 untuk BULL dan Rp1.410 untuk MEDC. Penentuan akhirnya tetap tergantung profil risiko masing-masing investor.

  • 4. Kenapa P/E BULL hanya sekitar 3x sedangkan BUMI sekitar 34x?

    Karena tingkat laba, harga saham, jumlah saham beredar, dan siklus bisnisnya berbeda. BULL menikmati tarif tanker yang sedang tinggi, sedangkan BUMI memiliki jumlah saham beredar yang sangat besar akibat sejarah restrukturisasi utang sehingga EPS nominalnya kecil.

  • 5. Apakah artikel ini ajakan untuk membeli saham BULL, BUMI, atau MEDC? Tidak. Artikel ini bersifat edukasi dan informasi. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan investor.

Author Box

Ditulis oleh Tasrul Tanar, CSA, Senior Analyst KAF Sekuritas Indonesia.Ā Tasrul Tanar adalah Senior Analyst KAF Sekuritas dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia. Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Penjamin Emisi Efek, ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental dan taknikal, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia. Rekomendasi disusun berdasarkan analisis independen tim riset KAF Sekuritas.

Referensi

  1. KAF Sekuritas Indonesia, Fundamental Snapshot BULL, BUMI, MEDC dan Technical Daily, 21 September 2026 (riset internal).

  2. Bisnis.com, "IHSG Ditutup Melemah 0,33% ke 6.441,16", 18 September 2026: https://market.bisnis.com/read/20260918/7/2005345/ihsg-ditutup-melemah-033-ke-644116

  3. Bisnis.com, "Saham BUMI, MEDC, hingga UNTR Bawa Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah (18/9)": https://market.bisnis.com/read/20260918/7/2005349/saham-bumi-medc-hingga-untr-bawa-indeks-bisnis-27-ditutup-melemah-189

  4. Bisnis.com, "Daftar 10 Top Laggards Hari Ini: AMMN, BMRI & DSSA Jadi Pemberat IHSG", 18 September 2026: https://market.bisnis.com/read/20260918/7/2005392/daftar-10-top-laggards-hari-ini-ammn-bmri-dssa-jadi-pemberat-ihsg

  5. Fortune Indonesia, "Harga Saham BUMI Hari Ini, 18 September 2026": https://www.fortuneidn.com/market/harga-saham-pt-bumi-resources-tbk-bumi-hari-ini-18-september-2026-00-k4c38-81lqpj

  6. Cobisnis, "Harga Minyak Melemah 1%, Brent Masih Bertahan di Atas US$100", 18 September 2026: https://cobisnis.com/harga-minyak-melemah-1-brent-masih-bertahan-di-atas-us100/

  7. Bisnis.com, "Menkeu Suahasil: Rp141,6 Triliun Arus Modal Masuk ke Pasar Keuangan RI", 18 September 2026: https://ekonomi.bisnis.com/read/20260918/10/2005269/menkeu-suahasil-rp1416-triliun-arus-modal-masuk-ke-pasar-keuangan-ri

  8. CNBC Indonesia, "Menkeu Suahasil Ungkap Asing 'Serbu' RI, Nilainya Tembus Rp141,6 T", 18 September 2026: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260918100229-4-768931/menkeu-suahasil-ungkap-asing-serbu-ri-nilainya-tembus-rp1416-t

  9. Bisnis.com, "Moody's Pangkas Outlook Bayan Resources (BYAN) Jadi Negatif, Ini Biang Keroknya", 18 September 2026: https://market.bisnis.com/read/20260918/192/2005182/moodys-pangkas-outlook-bayan-resources-byan-jadi-negatif-ini-biang-keroknya

  10. Bloomberg Technoz, "Laba BULL Melonjak, Ekspansi LNG & Rights Issue Disorot", 4 September 2026: https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/120507/laba-bull-melonjak-ekspansi-lng-rights-issue-disorot

  11. EmitenNews, "BULL Cetak Laba Meroket 8x Lipat, Jasa Angkutan Jadi Aktor Utama": https://emitennews.com/news/bull-cetak-laba-meroket-8x-lipat-jasa-angkutan-jadi-aktor-utama

  12. Fortune Indonesia, "Kinerja BULL Melesat 141% Didukung Perdagangan Energi Global": https://www.fortuneidn.com/business/laba-melonjak-141-bull-panen-cuan-pergeseran-jalur-energi-global-00-4pj81-8n621m

  13. Insider Indonesia, "Laba Melonjak, Target Harga Saham BULL Naik Jadi Rp800": https://insiderindonesia.com/detail/1450230/laba-melonjak-target-harga-saham-bull-naik-jadi-rp800

  14. Bisnis.com, "Laba Bersih BUMI Membara Naik 188,4% jadi Rp1,05 Triliun Semester I/2026", 4 Agustus 2026: https://market.bisnis.com/read/20260804/192/1993554/laba-bersih-bumi-membara-naik-1884-jadi-rp105-triliun-semester-i2026

  15. TVOne News, "Bumi Resources Umumkan Kinerja Keuangan Semester I 2026": https://www.tvonenews.com/ekonomi/457054-bumi-resources-umumkan-kinerja-keuangan-semester-i-2026

  16. HargaSaham.id, "BUMI Menguat 3,57% Setelah Membukukan Laba Semester I/2026 Melonjak 188%": https://www.hargasaham.id/saham-bumi-laba-semester-i-2026/

  17. Bisnis.com, "Saham BUMI Laris Manis Usai Rilis Lapkeu Semester I/2026, Cek Prospeknya", 5 Agustus 2026: https://market.bisnis.com/read/20260805/7/1993896/saham-bumi-laris-manis-usai-rilis-lapkeu-semester-i2026-cek-prospeknya

  18. Bareksa, "MEDC Catat Laba Bersih Q1 2026 Melonjak 282%, Ditopang Harga Minyak & Kontribusi AMMN", 4 Mei 2026: https://www.bareksa.com/berita/saham/2026-05-04/medc-catat-laba-bersih-q1-2026-melonjak-282-ditopang-harga-minyak-kontribusi-ammn

  19. Warta Ekonomi, "Laba Bersih MedcoEnergi Melonjak 283%, Jadi US$67,4 Juta di Kuartal I-2026", 9 September 2026: https://wartaekonomi.co.id/read633582/laba-bersih-medcoenergi-melonjak-283-jadi-us674-juta-di-kuartal-i-2026

  20. Okezone Economy, "Produksi Migas Medco Naik 19 Persen di Semester I-2026, Kebut Proyek Baru", 9 September 2026: https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241043/produksi-migas-medco-naik-19-persen-di-semester-i-2026-kebut-proyek-baru

  21. Bisnis.com, "Produksi Migas Medco Melonjak ke 170.000 Boepd pada Kuartal I/2026", 20 Mei 2026: https://ekonomi.bisnis.com/read/20260520/44/1975082/produksi-migas-medco-melonjak-ke-170000-boepd-pada-kuartal-i2026


Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
OJK_Logo.png
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page