top of page

Saham Bank dan Suahasil Nazara: Kenapa BBRI, BBCA, BMRI, BBNI Menguat Saat Reshuffle Menkeu 2026?

3 hari yang lalu
7 menit membaca
Saham bank dan Suahasil Nazara
Saham bank dan Suahasil Nazara

Saham bank dan Suahasil Nazara adalah diskusi yang sedang ramai dibicarakan terkait reshuffle kabinet, mari kita bahas. Pertama Saham bank adalah kelompok saham emiten perbankan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan pada Senin, 14 September 2026, saham-saham bank BUMN raksasa seperti BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI kompak menguat setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.


Penguatan saham bank ini terjadi justru di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat anjlok lebih dari 2% sebelum akhirnya rebound menjelang penutupan perdagangan.


Kenapa Pergantian Menkeu Jadi Sentimen Penting bagi Saham Bank

Saham bank, khususnya kelompok bank BUMN (Himbara), sangat sensitif terhadap arah kebijakan fiskal karena bisnis mereka terkait erat dengan likuiditas pemerintah, penyaluran kredit program, dan penempatan dana negara. Ketika muncul ketidakpastian soal siapa yang memegang kendali Kementerian Keuangan, investor cenderung wait and see terhadap saham bank karena kebijakan Menkeu memengaruhi suku bunga acuan secara tidak langsung, defisit APBN, dan stabilitas rupiah, tiga faktor yang berdampak langsung ke margin bunga bersih (NIM) dan kualitas kredit perbankan.


Pergantian mendadak Menteri Keuangan pada 14 September 2026 sempat memicu tekanan jual di pasar saham secara luas. Namun begitu sosok pengganti diketahui bukan orang baru, melainkan Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, saham bank justru menjadi kelompok saham yang paling cepat merespons positif dibanding sektor lain.


Kronologi Reshuffle: Suahasil Nazara Gantikan Purbaya di Tengah IHSG Anjlok 2,56%

Berikut kronologi peristiwa pada Senin, 14 September 2026:

  1. IHSG dibuka melemah di level 6.533,87, tertekan sentimen kenaikan harga minyak dunia dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

  2. Sekitar pukul 15.02 WIB, IHSG menyentuh titik terendah 6.371,40 atau anjlok 2,56%, bersamaan dengan beredarnya kabar reshuffle Menteri Keuangan.

  3. Pukul 15.30 WIB, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang baru menjabat sekitar satu tahun. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 dan merupakan reshuffle keenam Prabowo sejak dilantik pada Oktober 2024.

  4. Pasca pelantikan, IHSG rebound tajam ke kisaran 6.546-6.550, dan akhirnya ditutup di level 6.534,69, melemah tipis hanya 0,1% atau 6,68 poin dari pembukaan.

  5. Saham bank BUMN menjadi motor utama rebound tersebut, dengan Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 2,09% ke 455,05, didorong kenaikan mayoritas saham konstituen termasuk BBCA.


Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su, menyebut langkah ini diambil pemerintah "untuk membantu memulihkan kepercayaan pasar dan menstabilkan manajemen makro-fiskal", dengan menunjuk "seorang ahli fiskal internal yang berpengalaman".


Data Pergerakan Saham Bank Big Four: BBRI, BBCA, BMRI, BBNI

Melanjutkan pembahasan tentang Saham bank dan Suahasil Nazara, Berikut data penutupan harga saham empat bank besar (big banks) pada 14 September 2026, berdasarkan data Bloomberg yang dikutip Indeks Bisnis-27:

Kode Saham

Nama Emiten

Perubahan

Harga Penutupan

BBRI

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

+3,98%

Rp3.400

BBNI

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

+3,02%

Rp3.870

BBCA

Bank Central Asia Tbk

+2,77%

Rp6.500

BMRI

Bank Mandiri (Persero) Tbk

+1,83%

Rp4.440

Selain empat bank besar tersebut, saham BBTN (Bank Tabungan Negara) dan BRIS (Bank Syariah Indonesia) turut tercatat menguat pada perdagangan hari yang sama. BBCA tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi tertinggi di jajaran saham bank, mencapai sekitar Rp1,4 triliun.


Meski demikian, penting dicatat bahwa penguatan satu hari ini belum menghapus tren pelemahan sepanjang tahun berjalan (year-to-date). Sebagai contoh, saham BMRI secara ytd masih tercatat mengalami koreksi sebesar 13,50% meski menguat pada hari itu, menunjukkan bahwa rebound saham bank pada 14 September 2026 bersifat sentimen jangka pendek, bukan pembalikan tren secara struktural.


Kata Analis: Kenapa Saham Bank Jadi yang Paling Bereaksi Positif

Senior Market Analyst M. Nafan Aji Gusta, menjelaskan kepada detikcom bahwa respons pasar terhadap pergantian Suahasil Nazara "cenderung positif-terukur, bukan euforia". Menurutnya, Suahasil bukan sosok baru bagi pasar karena rekam jejaknya sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019, sehingga menunjukkan adanya keberlanjutan kebijakan fiskal.


Kepada Warta Ekonomi, Nafan menambahkan bahwa penguatan saham bank jumbo "sangat mungkin berkaitan dengan meredanya ketidakpastian mengenai arah kebijakan fiskal", setelah sebelumnya pasar sempat merespons negatif ketidakpastian tersebut.


Pergantian Menteri Keuangan dipandang membuka kembali ekspektasi kesinambungan kebijakan fiskal serta koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter, sebuah faktor yang secara langsung relevan bagi bisnis saham bank sebagai penyalur kredit dan pengelola likuiditas.


Kepada Liputan6, Nafan juga menilai pergerakan IHSG hingga menjelang penutupan menunjukkan tekanan jual masih dominan, tetapi mulai terjadi recoveryĀ atau bargain huntingĀ setelah indeks sempat terkoreksi lebih dari 2%. Ia mencatat bahwa untuk jangka pendek, volatilitas IHSG kemungkinan masih tinggi karena risiko geopolitik Timur Tengah dan harga minyak yang belum mereda, tetapi secara domestik pergantian Menkeu dapat menjadi katalis stabilisasi apabila pasar melihat kesinambungan sekaligus perbaikan kualitas kebijakan ekonomi.


Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama, turut menilai reshuffle ini sebagai sentimen positif bagi pergerakan IHSG, dengan Suahasil dipandang sebagai unsur keberlanjutan bagi pengelolaan fiskal sehingga risiko perubahan kebijakan yang terlalu drastis relatif lebih terbatas.


Efek ke Rupiah dan Sektor Lain: Tidak Semua Sentimen Positif

Meski saham bank menguat, nilai tukar rupiah justru bergerak berlawanan arah. Rupiah ditutup melemah 58 poin atau 0,33% ke level Rp17.669 per dolar AS pada 14 September 2026, dari penutupan sebelumnya di Rp17.611.


Pandangan analis soal penyebab pelemahan rupiah ini cenderung beragam. Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, saat dihubungi pada hari yang sama sempat menyatakan pelemahan rupiah "belum ada, mungkin besok baru" terkait pengaruh reshuffle, dan menyebut pergerakan rupiah hari itu lebih banyak dipengaruhi kondisi fiskal Indonesia serta kenaikan harga minyak mentah dari sekitar USD 70 menjadi USD 80 per barel.


Namun di kesempatan lain pada hari yang sama, Ibrahim juga menyebut bahwa pencopotan mendadak Purbaya "pasti berpengaruh terhadap IHSG", dan berpotensi memicu pelemahan lanjutan pada rupiah maupun IHSG di sesi perdagangan berikutnya karena faktor ketidakpastian fiskal yang muncul dari pergantian mendadak ini.


Di luar sektor perbankan, tidak semua sektor bergerak positif pada hari yang sama. Sektor kesehatan mencatat pelemahan terdalam sekitar 2,95%, sementara sektor infrastruktur ikut melemah, menunjukkan bahwa sentimen reshuffle tidak merata memengaruhi seluruh sektor di BEI, melainkan terkonsentrasi pada saham bank dan beberapa saham konstituen indeks utama.


Tantangan Fiskal yang Dihadapi Suahasil Nazara sebagai Menkeu Baru

Suahasil Nazara, lahir di Jakarta pada 23 November 1970, adalah ekonom dan Guru Besar Universitas Indonesia yang menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019 pada era Menkeu Sri Mulyani, dan kembali menjabat Wamenkeu di Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024. Ia juga tercatat sebagai Wakil Komisaris Utama PT PLN (Persero).


Tugas utama yang dihadapi Suahasil sebagai Menkeu baru mencakup menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% terhadap PDB, di tengah proyeksi pelebaran defisit dari 2,68% menjadi sekitar 2,85-2,86% PDB pada semester kedua 2026. Nafan Aji Gusta menekankan bahwa komunikasi kebijakan yang jelas dan konsisten dinilai menjadi kunci agar investor bersedia memberikan risk premium yang lebih rendah bagi Indonesia, sehingga saham bank dan pasar modal secara umum bisa mendapat sentimen berkelanjutan, bukan sekadar rebound satu hari.


Pelajaran untuk Investor

Reaksi saham bank terhadap pergantian Suahasil Nazara sebagai Menkeu memberi beberapa pelajaran konkret bagi investor:

  1. Bedakan sentimen jangka pendek dari perubahan fundamental.Ā Kenaikan saham bank pada 14 September 2026 terjadi dalam hitungan jam setelah kepastian figur Menkeu didapat, ini pola relief rallyĀ klasik. Investor perlu menunggu kebijakan konkret dari Menkeu baru sebelum menyimpulkan ada perbaikan fundamental jangka panjang pada saham bank.

  2. Perhatikan tren ytd, bukan hanya pergerakan satu hari.Ā Contoh BMRI yang tetap tertekan 13,50% secara ytd meski naik pada hari reshuffle menunjukkan pentingnya melihat gambaran jangka panjang, bukan hanya reaksi sesaat terhadap berita politik.

  3. Rupiah dan IHSG bisa bergerak berlawanan arah dalam jangka pendek.Ā Ketika sentimen domestik (kepastian Menkeu) positif tetapi sentimen eksternal (harga minyak, kebijakan The Fed) negatif, investor perlu memantau kedua indikator ini secara terpisah, bukan menganggap keduanya selalu bergerak searah.

  4. Waspadai volatilitas lanjutan.Ā Beberapa analis mengingatkan potensi tekanan berlanjut pada sesi perdagangan berikutnya akibat ketidakpastian fiskal jangka pendek pasca-reshuffle. Investor saham bank sebaiknya tidak mengambil keputusan besar hanya berdasarkan reaksi satu hari perdagangan.

  5. Pantau kebijakan konkret Menkeu baru sebagai indikator lanjutan.Ā Arah kebijakan defisit APBN, koordinasi fiskal-moneter, dan program prioritas pemerintah di bawah Suahasil Nazara akan menjadi katalis nyata bagi saham bank ke depan, jauh lebih penting dibanding sentimen satu hari peristiwa pelantikan.


FAQ Seputar Saham Bank dan Suahasil Nazara

  • 1. Kenapa saham bank naik saat reshuffle Menkeu Suahasil Nazara? Saham bank naik karena kepastian figur Menkeu baru, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, meredakan ketidakpastian arah kebijakan fiskal yang sempat menekan pasar sebelum pengumuman resmi.

  • 2. Saham bank apa saja yang menguat pada 14 September 2026? Empat bank besar yang menguat adalah BBRI (+3,98% ke Rp3.400), BBNI (+3,02% ke Rp3.870), BBCA (+2,77% ke Rp6.500), dan BMRI (+1,83% ke Rp4.440). BBTN dan BRIS juga tercatat menguat pada hari yang sama.

  • 3. Apakah kenaikan saham bank ini berarti IHSG juga menguat? Tidak sepenuhnya. IHSG pada hari yang sama justru ditutup melemah tipis 0,1% ke 6.534,69, setelah sebelumnya sempat anjlok 2,56% ke 6.371,40. Kenaikan saham bank membantu menahan pelemahan IHSG lebih dalam, tetapi tidak cukup membuat indeks ditutup menguat.

  • 4. Apakah pergantian Menkeu memengaruhi nilai tukar rupiah? Terdapat perbedaan pandangan di antara analis. Sebagian menilai rupiah belum terpengaruh reshuffle pada hari yang sama dan lebih dipengaruhi faktor eksternal seperti harga minyak, sementara sebagian lain memperingatkan potensi tekanan lanjutan pada rupiah akibat ketidakpastian fiskal jangka pendek dari pergantian mendadak ini.

  • 5. Siapa Suahasil Nazara dan apa tugas utamanya sebagai Menkeu baru? Suahasil Nazara adalah ekonom dan mantan Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 yang dilantik menjadi Menteri Keuangan pada 14 September 2026. Tugas utamanya mencakup menjaga defisit APBN di bawah 3% PDB, kredibilitas kebijakan fiskal, dan koordinasi fiskal-moneter di tengah tekanan eksternal.

Disclaimer

Artikel ini bersifat edukasi dan informasi seputar pergerakan pasar modal, bukan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Data harga saham yang disajikan merupakan data historis penutupan perdagangan 14 September 2026 dan dapat berubah setiap saat mengikuti dinamika pasar. Keputusan investasi dan trading sepenuhnya ada di tangan investor. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Referensi:

  1. CNBC Indonesia, "Saham-saham Bank Jumbo Kompak Menguat Tersengat Kabar Reshuffle", https://www.cnbcindonesia.com/market/20260914154248-17-767760/saham-saham-bank-jumbo-kompak-menguat-tersengat-kabar-reshuffle

  2. CNBC Indonesia, "IHSG Pangkas Koreksi Kala Reshuffle Menteri Keuangan", https://www.cnbcindonesia.com/market/20260914161732-17-767779/ihsg-pangkas-koreksi-kala-reshuffle-menteri-keuangan

  3. Bisnis.com, "Indeks Bisnis-27 Ditutup Naik Didorong ASII dan BBCA Cs", https://market.bisnis.com/read/20260914/7/2004025/indeks-bisnis-27-ditutup-naik-didorong-asii-dan-bbca-cs

  4. Liputan6.com, "IHSG Turun Terbatas ke 6.534 Usai Pelantikan Menteri Keuangan Suahasil Nazara", https://www.liputan6.com/saham/read/8291516/ihsg-turun-terbatas-ke-6534-usai-pelantikan-menteri-keuangan-suahasil-nazara

  5. Detik Finance, "Pasar Sambut Baik Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu", https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8662481/pasar-sambut-baik-suahasil-gantikan-purbaya-jadi-menkeu

  6. Warta Ekonomi, "Pergantian Menkeu Jadi Sentimen Baru, Saham Bank dan Properti Berpeluang Menguat", https://wartaekonomi.co.id/read634650/pergantian-menkeu-jadi-sentimen-baru-saham-bank-dan-properti-berpeluang-menguat

  7. Bloomberg Technoz, "Empat Saham Bank Besar RI Menguat Usai Purbaya Dicopot", https://bloombergtechnoz.com/detail-news/121490/empat-saham-bank-besar-ri-menguat-usai-purbaya-dicopot

  8. Tirto.id, "Nilai Rupiah Ditutup Melemah Rp17.669 jelang Pergantian Menkeu", https://tirto.id/nilai-rupiah-ditutup-melemah-rp17669-jelang-pergantian-menkeu-hCR8

  9. Katadata, "Rupiah Loyo ke 17.669 per US$, Reshuffle Menkeu Belum Berefek", https://katadata.co.id/finansial/makro/6aa7b8c2c2ff6/rupiah-loyo-ke-17669-per-us-reshuffle-menkeu-belum-berefek

  10. RRI.co.id, "Nilai Tukar Rupiah Merosot dalam Penutupan Perdagangan Hari Ini", https://rri.co.id/keuangan/2729145/nilai-tukar-rupiah-merosot-dalam-penutupan-perdagangan-hari-ini

  11. Lintas Tungkal, "Reshuffle Kabinet Keenam: Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa", https://lintastungkal.com/reshuffle-kabinet-keenam-presiden-prabowo-lantik-suahasil-nazara-jadi-menkeu-gantikan-purbaya-yudhi-sadewa/

  12. Tribunnews, "Sosok Menteri Keuangan Baru Suahasil Nazara, Wamenkeu dan Wakomut PLN Gantikan Purbaya", https://www.tribunnews.com/nasional/7882295/sosok-menteri-keuangan-baru-suahasil-nazara-wamenkeu-dan-wakomut-pln-gantikan-purbaya


Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
OJK_Logo.png
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page