Riset & Stock Pick Tasrul Tanar, CSA 21 Oktober 2026: Rekomendasi Saham Hari Ini AKRA, INCO & SIMP Usai IHSG Rebound 5,65%

Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
IHSG ditutup di level 5.279 pada Selasa, 20 Oktober 2026, rebound 5,65% setelah dua hari tertekan isu MSCI. Dalam Stock Pick Tasrul Tanar edisi Rabu, 21 Oktober 2026, tiga saham yang menjadi perhatian adalah AKRA, INCO, dan SIMP, ketiganya bersinyal Trading Buy setelah ikut menguat dengan volume di atas rata-rata. Karena sinyalnya Trading Buy, stock pick hari ini memakai entry di harga terakhir, dengan ruang ke target yang sempit sehingga disiplin cut loss menjadi kunci.
Daftar Isi
Konteks Pasar
Artikel ini disusun dari riset first-party Tim Riset KAF Sekuritas, yaitu Technical Daily 21 Oktober 2026 serta Fundamental Snapshot AKRA, INCO, dan SIMP yang ditandatangani Tasrul Tanar, CSA. Seluruh harga dalam Stock Pick Tasrul Tanar ini adalah harga per Selasa, 20 Oktober 2026.
IHSG berbalik menguat ke 5.279 dari 4.996,60 sehari sebelumnya. Volume mencapai 497,04 juta saham atau 1,49 kali rata-rata, dan partisipasi beli mulai mendominasi, tetapi investor asing masih terindikasi net sell.
Berdasarkan Fundamental Snapshot KAF Sekuritas Indonesia, sentimen pasar terbantu dua kabar: Danantara menyiapkan sekitar Rp18 triliun untuk saham BUMN, dan BEI akan mengeluarkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC, bobot sekitar 18%) dari perhitungan IHSG. Data performa sektoral tidak tersedia dalam riset yang diberikan.
Sorotan makro yang tercatat dalam Technical Daily KAF Sekuritas Indonesia:
Realisasi investasi tumbuh.Ā Investasi kuartal III-2026 mencapai Rp528,7 triliun (+7,6% YoY). Secara kumulatif Januari sampai September 2026, investasi mencapai Rp1.539,2 triliun atau 75,4% dari target, dengan investasi hilirisasi Rp480 triliun.
Belanja APBN kuartal IV.Ā Pemerintah memperkirakan belanja APBN kuartal IV-2026 mencapai Rp1.300 triliun, dengan defisit 2,85% terhadap PDB. Pemerintah juga membentuk satgas untuk mempercepat ekspor manufaktur.
Inflasi dan rupiah.Ā Inflasi inti September 2026 mencapai 2,8% dan inflasi volatile food 5%. Insentif lindung nilai BI sejak akhir Juni 2026 menarik arus masuk sekitar US$8 miliar sampai US$9 miliar.
Prediksi IHSG Hari Ini
Berdasarkan analisa teknikal saham dari Technical Daily KAF, IHSG berada di zona Hold dan sedang menguji resistance di 5.300. Harga masih di bawah lower line, dan kenaikan di tengah tren negatif dibaca sebagai rebound teknikal, bukan pembalikan tren.
R-squared 0,800 menunjukkan tren sangat kuat, sementara slope -36,82 mengindikasikan tren turun dengan tekanan jual yang meningkat.
MACD (-71,67, signal -52,67, histogram -18,99) masih bearish kuat. W%R -27,96 sudah berada di zona overbought sehingga ada potensi koreksi, sementara MFI 45,72, RSI 41,00, dan CMO -18,01 bergerak naik dari zona oversold menuju titik tengah.
Level IHSG | Harga |
Resistance 2 | 5.300 |
Resistance 1 | 5.225 |
Support 1 | 5.125 |
Support 2 | 5.050 |
Critical level | 5.025 |
Penutupan IHSG di 5.279 sudah berada di atas Resistance 1 dan mendekati Resistance 2 di 5.300. Risiko pelemahan meningkat bila indeks turun di bawah Support 2 di 5.050, dengan critical level di 5.025. Tim Riset KAF Sekuritas menekankan manajemen risiko dan menghindari mengejar kenaikan sebelum level kunci berhasil ditembus, sehingga seluruh stock pick hari ini dijaga dengan cut loss yang jelas.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini
Ringkasan level stock pick hari ini (harga per 20 Oktober 2026). Sinyal Trading Buy, sehingga entry di harga terakhir. Persentase dihitung dari harga entry.
Kode Saham | Sinyal | Harga Terakhir / Entry | Target Harga (TP1āTP2) | Batas Rugi | Rekomendasi Fundamental KAF Sekuritas |
AKRA | Trading Buy | Rp1.210 | Rp1.215 (+0,41%) ā Rp1.235 (+2,07%) | Rp1.150 (-4,96%) | ACCUMULATE, target Rp1.370 |
INCO | Trading Buy | Rp3.780 | Rp3.830 (+1,32%) ā Rp3.910 (+3,44%) | Rp3.530 (-6,61%) | HOLD, target Rp3.930 |
SIMP | Trading Buy | Rp520 | Rp520 (0,00%) ā Rp530 (+1,92%) | Rp487 (-6,35%) | BUY, target Rp650 |
1. AKRA ā PT AKR Corporindo Tbk
Data per 20 Oktober 2026:
Sinyal:Ā Trading Buy
Harga Terakhir / Entry:Ā Rp1.210 (+3,86%)
Target Harga:Ā TP1 Rp1.215 (Resistance 1) | TP2 Rp1.235 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp1.150
Support:Ā S1 Rp1.175 | S2 Rp1.155
Analisa Saham AKRA Hari Ini
Saham AKRA hari ini masih di bawah lower line, tetapi pergerakan dan tren positif mengindikasikan false breakdown dalam tren naik yang berpotensi mendahului kelanjutan penguatan, dengan slope 2,44.
Volume melonjak ke 85,36 juta saham atau 4,21 kali rata-rata, meski asing masih net sell. Sinyal teknikalnya beragam: MACD (-26,03, signal -15,29, histogram -10,74) masih bearish, sementara RSI 24,87 dan CMO -50,26 mulai naik dari zona oversold, dan MFI 57,73 serta W%R -38,29 menunjukkan momentum bullish menguat. Beta 0,50 mencerminkan karakter defensif.
Fundamental: ACCUMULATE, Target Harga Saham AKRA Rp1.370
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas memberi rekomendasi saham AKRA ACCUMULATEĀ dengan target Rp1.370 (+13,2% dari Rp1.210), turun dari target sebelumnya Rp1.565 karena premi risiko MSCI. Area akumulasi bertahap ada di Rp1.150 sampai Rp1.210, dan entry di harga terakhir Rp1.210 berada di batas atas area tersebut.
Laba bersih semester I-2026 Rp1,43 triliun (+21,2% YoY) dengan pendapatan Rp30,84 triliun (+44,0%).
Pendapatan kawasan industri JIIPE naik 102% menjadi Rp1,71 triliun, dengan pendapatan utilitas berulang naik 37%.
AKRA turun 19,7% dari Rp1.450 (8 Oktober) ke Rp1.165 (19 Oktober) karena ikut terdampak arus keluar dana pasif sebagai konstituen MSCI Indonesia Small Cap.
Valuasi: PER FY26E 8,5x dan EV/EBITDA sekitar 6,7x.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda bisa membeli saham AKRA disini Buka Rekening Saham di KAF Sekuritas
2. INCO ā PT Vale Indonesia Tbk
Data per 20 Oktober 2026:
Sinyal:Ā Trading Buy
Harga Terakhir / Entry:Ā Rp3.780 (+4,42%)
Target Harga:Ā TP1 Rp3.830 (Resistance 1) | TP2 Rp3.910 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp3.530
Support:Ā S1 Rp3.640 | S2 Rp3.540
Analisa Saham INCO Hari Ini
Saham INCO hari ini berada di antara lower line dan center line, dan kenaikan di tengah tren negatif dibaca sebagai technical rebound, bukan pembalikan tren. Volume 17,38 juta saham atau 1,14 kali rata-rata dengan partisipasi beli mulai mendominasi, tetapi asing masih net sell.
MACD (-31,17, signal -26,81, histogram -4,36) masih mengonfirmasi tren turun, dan MFI 79,50, RSI 73,01, W%R -21,50, serta CMO 46,02 sudah berada di zona overbought sehingga risiko koreksi meningkat. Beta -0,06 menunjukkan pergerakan INCO cenderung berlawanan dengan pasar.
Fundamental: HOLD, Target Harga Saham INCO Rp3.930
Fundamental Snapshot KAF memberi rekomendasi saham INCO HOLDĀ dengan target Rp3.930. Area beli yang dinilai menarik ada di Rp3.400 sampai Rp3.500, di bawah harga terakhir, sehingga posisi INCO lebih tepat diperlakukan sebagai trading jangka pendek.
Laba bersih semester I-2026 US$104,4 juta (+313% YoY) dengan pendapatan US$543,1 juta (+27,3%), dan marjin kotor melonjak dari 7,1% ke 28,0%.
Kas turun dari US$376 juta (Desember 2025) ke US$111 juta (Juni 2026) karena belanja modal US$255 juta.
Proyek HPAL Pomalaa (US$4,43 miliar bersama Huayou dan Ford) mencapai progres 86%, dengan target operasi penuh pada 2027.
Valuasi: PER FY26E 10,7x dan P/BV sekitar 0,78x.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa membeli saham INCO disini Buka Rekening Saham di KAF Sekuritas
3. SIMP ā PT Salim Ivomas Pratama Tbk
Data per 20 Oktober 2026:
Sinyal:Ā Trading Buy
Harga Terakhir / Entry:Ā Rp520 (+4,84%)
Target Harga:Ā TP1 Rp520 (Resistance 1) | TP2 Rp530 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp487
Support:Ā S1 Rp505 | S2 Rp492
Analisa Saham SIMP Hari Ini
Saham SIMP hari ini berada di antara lower line dan center line, dan kenaikannya dibaca sebagai technical rebound di tengah tren negatif. Volume 16,16 juta saham atau 1,24 kali rata-rata disertai net buy asing, satu-satunya di antara ketiga saham.
MACD (-4,46, signal -3,73, histogram -0,73) masih bearish, sementara RSI 70,89 dan CMO 41,78 menunjukkan momentum bullish menuju zona overbought, dan W%R -18,90 sudah di zona overbought. Harga terakhir Rp520 tepat berada di Resistance 1.
Fundamental: BUY, Target Harga Saham SIMP Rp650
Fundamental Snapshot KAF memberi rekomendasi saham SIMP BUYĀ dengan target Rp650 dan area akumulasi Rp490 sampai Rp515.
Laba bersih yang diatribusikan ke induk semester I-2026 Rp874 miliar (+16% YoY), dengan laba periode berjalan Rp1,24 triliun (+23%).
Tingkat ekstraksi CPO naik dari 20,4% ke 21,5%, sehingga volume penjualan CPO naik 15% ke 355 ribu ton.
SIMP adalah produsen sawit terintegrasi Grup Salim dengan merek minyak goreng Bimoli, Delima, dan Happy.
Valuasi: PER FY26E 4,4x dan P/BV sekitar 0,43x.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda bisa membeli saham SIMP disini Buka Rekening Saham di KAF Sekuritas
Faktor Risiko Utama Stock Pick Hari Ini
Rasio untung-rugi kurang menarik.Ā Untuk ketiga saham, jarak ke cut loss lebih lebar daripada potensi ke TP2. Ini konsekuensi entry di harga terakhir setelah harga naik 3,9% sampai 4,8% dalam sehari, sehingga ukuran posisi perlu dibatasi.
IHSG masih dalam tren bearish.Ā Rebound 5,65% belum mengonfirmasi pembalikan tren, MACD indeks masih bearish, W%R sudah overbought, dan asing masih net sell.
AKRA:Ā TP1 hanya 0,41% di atas harga terakhir. Risiko lainnya meliputi penjualan lahan JIIPE yang bersifat lumpy, kebijakan dividen minimal 30%, dan status MSCI Small Cap yang rentan terhadap arus keluar dana pasif.
INCO:Ā indikator MFI, RSI, W%R, dan CMO sudah overbought, rekomendasi fundamental HOLD, dan harga berada di atas area beli fundamental. Harga nikel juga tertekan kelebihan pasokan, dan kas menipis di tengah belanja modal besar.
SIMP:Ā harga terakhir sudah di Resistance 1, W%R overbought, serta risiko pemeriksaan dugaan transfer pricing ekspor sawit dan stok sawit Malaysia yang tinggi.
Kesimpulan Rekomendasi Saham Hari Ini
Stock Pick Tasrul Tanar 21 Oktober 2026 berisi tiga saham Trading Buy yang ikut rebound bersama IHSG:
AKRA (entry Rp1.210, TP1 Rp1.215, TP2 Rp1.235, cut loss Rp1.150) didukung volume 4,21 kali rata-rata dan fundamental ACCUMULATE;
INCO (entry Rp3.780, TP1 Rp3.830, TP2 Rp3.910, cut loss Rp3.530) bersifat trading jangka pendek karena indikatornya sudah overbought dan fundamentalnya HOLD; serta
SIMP (entry Rp520, TP1 Rp520, TP2 Rp530, cut loss Rp487) didukung net buy asing dan fundamental BUY. Karena ruang ke target sempit sementara jarak ke cut loss lebar, batasi ukuran posisi dan disiplin pada cut loss.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
1. Apa bisnis utama PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)? AKRA adalah perusahaan logistik dan distribusi energi serta kimia terintegrasi, dengan jaringan terminal curah dan tangki di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Perseroan juga mengembangkan kawasan industri JIIPE di Gresik, Jawa Timur.
2. Apa bisnis utama PT Vale Indonesia Tbk (INCO)? INCO adalah produsen nikel matte terintegrasi di Sorowako, Sulawesi Selatan, dengan MIND ID sebagai pemegang saham terbesar (34%). Perseroan sedang membangun tiga proyek nikel: HPAL Pomalaa, Bahodopi, dan Sorowako Limonite.
3. Apa bisnis utama PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)? SIMP adalah anak usaha Indofood Agri Resources yang bergerak di perkebunan kelapa sawit dan karet serta pengolahan minyak dan lemak nabati, dengan merek seperti Bimoli, Delima, Happy, Palmia, dan Royal Palmia. SIMP juga pemegang saham mayoritas PP London Sumatra Indonesia (LSIP).
4. Apa bedanya Trading Buy di stock pick hari ini dengan Buy on Weakness? Pada Trading Buy, entry dilakukan langsung di harga terakhir karena momentum sedang menguat. Pada Buy on Weakness, entry menunggu harga turun ke Support 1. Konsekuensinya, Trading Buy biasanya punya jarak lebih sempit ke target, sehingga disiplin cut loss lebih penting.
5. Kenapa Stock Pick Tasrul Tanar memakai Trading Buy saat IHSG masih bearish? Karena ketiga saham menunjukkan rebound teknikal dengan volume di atas rata-rata. Namun Tim Riset KAF menegaskan kenaikan ini belum mengonfirmasi pembalikan tren, sehingga posisi bersifat jangka pendek dan dijaga dengan cut loss.
6. Bagaimana cara memakai rekomendasi saham hari ini dari KAF Sekuritas? Masuk di harga terakhir dengan ukuran posisi kecil, ambil untung bertahap di TP1 dan TP2, dan pasang cut loss sesuai level yang dicantumkan. Sesuaikan dengan profil risiko masing-masing, terutama karena rasio untung-rugi edisi ini kurang menarik.
Author Box
Tasrul TanarĀ adalah Research Analyst KAF Sekuritas dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia.
Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental dan teknikal, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia.
Melalui riset berbasis data dan pengalaman panjang di industri pasar modal, Tasrul Tanar menghadirkan analisis saham Indonesia, prospek saham, berita pasar saham, dan strategi investasi untuk membantu investor memahami peluang dan risiko di pasar modal secara lebih terukur.
Seputar KAF Sekuritas
KAF Sekuritas adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri.
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Komentar