top of page

Saham BUMI Hari Ini: Akuisisi dan Peta Diversifikasi Tambang BUMI 2026

3 hari yang lalu
8 menit membaca
Saham BUMI Hari Ini
Saham BUMI Hari Ini

Saham BUMI adalah saham PT Bumi Resources Tbk, produsen batu bara besar di Indonesia yang sedang mendiversifikasi bisnisnya ke tambang tembaga dan emas di Australia. Pada 23 Oktober 2026, BUMI mengakuisisi 100% Mount Margaret Mining senilai US$22,01 juta (sekitar Rp398 miliar), akuisisi keempat setelah Wolfram, Jubilee Metals, dan Loyal Metals. Saham BUMI ditutup di Rp128 pada 27 Oktober 2026, sementara batu bara masih menyumbang sekitar 88% pendapatan, sehingga dampak diversifikasi baru terasa dalam jangka menengah hingga panjang.

Diterbitkan: 29 Oktober 2026 | Diperbarui: 29 Oktober 2026 | Ditinjau oleh: Khalifah Adli Djonaputra

Ringkasan Poin

  • BUMI mengakuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd senilai US$22.008.708,33 melalui Bumi Resources Australia Pty Ltd pada 23 Oktober 2026.

  • Mount Margaret adalah proyek tembaga-emas di Queensland dengan sumber daya sekitar 13 juta ton bijih berkadar 0,78% tembaga dan 0,24 g/t emas.

  • Sejak November 2025, BUMI sudah mengakuisisi empat perusahaan tambang di Australia dengan total nilai sekitar Rp2,4 triliun.

  • Saham BUMI ditutup di Rp128 pada 27 Oktober 2026, setelah sempat naik ke Rp142 pada 26 Oktober 2026 saat akuisisi diumumkan.

  • Pada semester I-2026, laba bersih BUMI naik 188,4% menjadi US$58,9 juta, tetapi batu bara masih menyumbang sekitar 88% pendapatan.

Daftar Isi:

Bagaimana Pergerakan Saham BUMI Hari Ini?

Saham BUMI ditutup di Rp128 pada 27 Oktober 2026 dan dibuka melemah 0,78% ke Rp127 pada pagi 28 Oktober 2026, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp47 triliun menurut Fortune IDN. Harga saham BUMI sempat naik 1,43% ke Rp142 pada 26 Oktober 2026, hari pengumuman akuisisi Mount Margaret, tetapi kenaikan tersebut tidak bertahan.


Tabel 1. Pergerakan Harga Saham BUMI Oktober 2026

Tanggal

Harga Saham BUMI

Keterangan

15 Oktober 2026

Rp157

Sebelum tekanan pasar pasca-usulan MSCI

19 Oktober 2026

Rp125

Turun 20,4% dari 15 Oktober

23 Oktober 2026

Rp140

Pulih saat akuisisi Mount Margaret dituntaskan

26 Oktober 2026 (09.39 WIB)

Rp142

Naik 1,43% saat akuisisi diumumkan

27 Oktober 2026 (penutupan)

Rp128

Kembali melemah

28 Oktober 2026 (pembukaan)

Rp127

Turun 0,78%

Sumber: Kontan (26 Oktober 2026), IDX Channel (26 Oktober 2026), Fortune IDN (28 Oktober 2026). Harga saham BUMI hari ini dapat berubah selama jam perdagangan; cek aplikasi trading Anda untuk data real-time.


Saham BUMI termasuk saham yang paling banyak dicari investor ritel Indonesia. Data Google Keyword Planner (Oktober 2025 sampai September 2026) mencatat kata kunci "saham bumi" dan "bumi saham" masing-masing dicari sekitar 500 ribu kali per bulan, sementara "bumi resources saham" dicari sekitar 50 ribu kali per bulan. BUMI juga tercatat sebagai saham teraktif pada sesi pagi 28 Oktober 2026, dan Bisnis.com melaporkan BEI mengeluarkan BUMI dari daftar saham yang dapat ditransaksikan secara short selling pada hari yang sama.


KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Halaman saham BUMI ini diperbarui di setiap aksi korporasi dan rilis kinerja penting emiten BUMI.


Apa Isi Akuisisi BUMI atas Mount Margaret Mining?

Akuisisi BUMI atas Mount Margaret Mining adalah pengambilalihan 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd, perusahaan tambang tembaga-emas asal Australia, senilai US$22.008.708,33 atau sekitar Rp398 miliar. Transaksi dilaksanakan pada 23 Oktober 2026 dan dilaporkan dalam keterbukaan informasi BEI pada 26 Oktober 2026.


Tabel 2. Ringkasan Akuisisi BUMI Mount Margaret

Komponen

Keterangan

Pembeli

Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA), anak usaha yang 100% dimiliki BUMI

Target

Mount Margaret Mining Pty Ltd (Australia)

Saham yang diambil alih

2 lembar saham, atau 100% saham yang diterbitkan

Nilai transaksi

US$22.008.708,33 (sekitar Rp398 miliar, kurs Rp18.118)

Tanggal transaksi

23 Oktober 2026

Tanggal keterbukaan informasi

26 Oktober 2026

Tujuan

Transformasi dan diversifikasi usaha di luar batu bara

Sumber: keterbukaan informasi PT Bumi Resources Tbk via Fortune IDN dan Kontan (26 Oktober 2026).


Manajemen BUMI menyatakan akuisisi ini akan berdampak positif terhadap kegiatan usaha dan memberi nilai tambah bagi pemegang saham. Namun, keterbukaan informasi tersebut belum merinci proyeksi kontribusi keuangan Mount Margaret terhadap kinerja BUMI.


Mount Margaret Itu Tambang Apa?

Mount Margaret adalah proyek tambang tembaga dan emas di Queensland, Australia, dengan area operasi seluas 3.412 hektare. Berdasarkan laporan teknis Comet Resources tahun 2022, sumber daya Mount Margaret mencapai sekitar 13 juta ton bijih dengan kadar rata-rata 0,78% tembaga dan 0,24 g/t emas.


Mount Margaret memiliki dua deposit yang bisa ditambang secara terbuka (open-pit), yaitu E1 sekitar 10,5 juta ton dan Monakoff sekitar 2,5 juta ton. Tambang ini pernah memproduksi tembaga pada 2012 sampai 2014, dengan bijih diolah di fasilitas Ernest Henry yang berjarak sekitar 7 kilometer.


Sebagian media menyebut Mount Margaret sebagai tambang tembaga, sementara media lain menyebutnya tambang emas. Data sumber dayanya menunjukkan Mount Margaret adalah proyek tembaga-emas, dengan tembaga sebagai komoditas utama. Dengan akuisisi ini, BUMI memperluas eksposurnya ke tambang tembaga Australia.


Bagaimana Peta Diversifikasi Tambang BUMI di Australia?

Peta diversifikasi tambang BUMI di Australia terdiri dari empat akuisisi sejak November 2025: Wolfram Limited, Jubilee Metals Limited, Loyal Metals Ltd, dan Mount Margaret Mining. Seluruhnya dijalankan melalui anak usaha Bumi Resources Australia dan berfokus pada tembaga serta emas.


Tabel 3. Timeline Akuisisi Tambang BUMI di Australia

Tanggal Selesai

Perusahaan

Kepemilikan

Nilai Transaksi

Komoditas dan Catatan

7 November 2025

Wolfram Limited

100%

A$63,5 juta (sekitar Rp699 miliar)

Konsentrat tembaga-emas di Queensland, perak sebagai produk sampingan

18 Desember 2025

Jubilee Metals Limited

64,98% (naik dari 41,36%)

A$31,47 juta (sekitar Rp347 miliar)

Tambang emas yang sudah berproduksi

4 September 2026

Loyal Metals Ltd

100%

A$79,06 juta (sekitar Rp1 triliun)

Proyek tembaga-emas Highway Reward, ditambah dua proyek litium di Kanada

23 Oktober 2026

Mount Margaret Mining Pty Ltd

100%

US$22,01 juta (sekitar Rp398 miliar)

Proyek tembaga-emas di Queensland, 13 juta ton bijih

Total



Sekitar Rp2,4 triliun


Sumber: Bisnis.com (22 Desember 2025), IDN Financials (19 Desember 2025), Kabar Bursa (5 Agustus 2026), Fortune IDN dan IDX Channel (26 Oktober 2026). Total dihitung dari nilai rupiah yang dilaporkan media pada masing-masing tanggal transaksi.


Highway Reward, proyek utama Loyal Metals, pernah beroperasi hingga 2005 dengan produksi historis sekitar 3,65 juta ton bijih tembaga berkadar 5,7% dan sekitar 260 ribu ons emas. Rangkaian akuisisi ini menunjukkan BUMI membangun portofolio tembaga-emas di Queensland secara bertahap, bukan lewat satu transaksi besar.


Bagaimana Kinerja Keuangan BUMI Semester I-2026?

Kinerja keuangan BUMI pada semester I-2026 tumbuh kuat: pendapatan naik 27,9% menjadi US$866,8 juta dan laba bersih yang diatribusikan ke entitas induk naik 188,4% menjadi US$58,9 juta. Namun, diversifikasi batu bara masih di tahap awal karena batu bara menyumbang sekitar 88% pendapatan.


Tabel 4. Kinerja Keuangan BUMI Semester I-2026

Indikator

Nilai

Catatan

Pendapatan

US$866,8 juta

Naik 27,9% secara tahunan

Pendapatan batu bara

US$762 juta

Naik 37%

Pendapatan emas

US$96 juta

Turun dari US$118 juta

Pendapatan perak dan tembaga

US$8 juta


Laba bersih atribusi induk

US$58,9 juta

Naik 188,4%

Penjualan batu bara

38,8 juta ton

Naik 11,7%, harga rata-rata US$62,9 per ton

Margin operasional segmen mineral

29,5%

Batu bara 8,8%

Arus kas operasi

Negatif US$64,84 juta


Total liabilitas

US$1,64 miliar

Naik 23,4%

Sumber: Kontan (26 Oktober 2026) dan Kabar Bursa (5 Agustus 2026), laporan keuangan semester I-2026 PT Bumi Resources Tbk.


Data tersebut menjelaskan logika diversifikasi BUMI: margin operasional segmen mineral (29,5%) jauh di atas batu bara (8,8%), meski kontribusinya terhadap pendapatan masih kecil. Di sisi lain, arus kas operasi yang negatif dan liabilitas yang naik menjadi hal yang perlu dipantau seiring berlanjutnya akuisisi.


Apa Kata Analis tentang Masa Depan Saham BUMI?

Analis menilai masa depan saham BUMI bergantung pada keberhasilan diversifikasi ke tembaga-emas, tetapi akuisisi Mount Margaret belum bisa langsung dihitung sebagai tambahan laba. Pandangan berikut berasal dari analis eksternal yang dikutip Kontan pada 26 Oktober 2026, bukan pandangan KAF Sekuritas Indonesia.


  1. Alrich Paskalis Tambolang, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas,Ā menilai dampak finansial akuisisi Mount Margaret baru terasa dalam jangka menengah hingga panjang. Phintraco memproyeksikan pendapatan BUMI sekitar US$1,62 miliar pada 2026 dan sekitar US$2,32 miliar pada 2028.

  2. Muhammad Thoriq Fadilla, Research Analyst Bumiputera Sekuritas,Ā menilai akuisisi memperkuat transformasi BUMI menuju portofolio mineral yang lebih beragam. Ia juga menyoroti arus kas operasi negatif, kenaikan liabilitas, dan ketidakpastian evaluasi MSCI sebagai faktor yang perlu dicermati.


Kedua analis tersebut sama-sama melihat area Rp135 sebagai batas risiko jangka pendek dalam analisis teknikal mereka per 26 Oktober 2026. Harga penutupan Rp128 pada 27 Oktober 2026 sudah berada di bawah level tersebut, sehingga investor perlu mencermati perkembangan terbaru sebelum mengambil keputusan.


Pelajaran untuk Investor

Saham BUMI kini tidak bisa lagi dinilai murni sebagai saham batu bara, tetapi juga sebagai saham yang sedang membangun portofolio tembaga-emas di Australia.


Beberapa langkah praktis bagi investor:

  1. Bedakan narasi dan kontribusi.Ā Mineral baru menyumbang sekitar 12% pendapatan BUMI pada semester I-2026; pantau apakah porsinya naik di laporan berikutnya.

  2. Pantau status produksi.Ā Mount Margaret dan Highway Reward masih berupa proyek; nilai tambahnya bergantung pada kapan dan berapa besar produksi dimulai.

  3. Cermati arus kas dan utang.Ā Arus kas operasi negatif US$64,84 juta dan liabilitas US$1,64 miliar perlu dibandingkan dengan laju akuisisi.

  4. Perhatikan harga batu bara.Ā Dengan porsi sekitar 88%, harga batu bara tetap menjadi penggerak utama kinerja emiten BUMI.

  5. Kelola risiko pasar.Ā Harga saham BUMI bergerak dari Rp157 ke Rp125 dalam empat hari bursa pada Oktober 2026, jadi tetapkan batas risiko sebelum menambah posisi.


Bagaimana menurut Anda, apakah strategi diversifikasi tambang tembaga-emas ini bisa mengubah cara pasar menilai saham BUMI ke depan?


FAQ

  • Apa itu saham BUMI? Saham BUMI adalah saham PT Bumi Resources Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. BUMI merupakan produsen batu bara yang sedang mendiversifikasi bisnisnya ke tambang tembaga dan emas di Australia.

  • Berapa harga saham BUMI hari ini? Harga saham BUMI terakhir yang terverifikasi adalah Rp128 pada penutupan 27 Oktober 2026, dan dibuka di Rp127 pada 28 Oktober 2026. Harga saham BUMI hari ini dapat berubah selama jam perdagangan, jadi cek aplikasi trading Anda.

  • Berapa nilai akuisisi BUMI atas Mount Margaret? Nilai akuisisi BUMI atas Mount Margaret Mining adalah US$22.008.708,33 atau sekitar Rp398 miliar untuk 100% saham. Transaksi dilakukan melalui Bumi Resources Australia Pty Ltd pada 23 Oktober 2026.

  • Tambang apa saja yang dimiliki BUMI di Australia? Tambang yang dimiliki BUMI di Australia berasal dari empat akuisisi: Wolfram Limited, Jubilee Metals Limited (64,98%), Loyal Metals Ltd, dan Mount Margaret Mining. Keempatnya berfokus pada komoditas tembaga dan emas.

  • Bagaimana masa depan saham BUMI? Masa depan saham BUMI bergantung pada keberhasilan diversifikasi ke tembaga-emas, harga batu bara, serta kemampuan menjaga arus kas dan utang. Analis menilai dampak akuisisi baru terasa dalam jangka menengah hingga panjang.

Seputar KAF Sekuritas Indonesia

KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas Indonesia menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, sesi konsultasi langsung dengan senior analyst, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri.

Referensi

  1. Fortune IDN, "BUMI Akuisisi Mount Margaret, Tambang Tembaga Australia" (26 Oktober 2026): https://www.fortuneidn.com/business/bumi-akuisisi-mount-margaret-tambang-tembaga-australia-d7w02-00-fykp7-9bn2f5

  2. Kontan, "Bumi Resources (BUMI) Akuisisi Tambang di Australia, Cek Rekomendasi Analis Berikut" (26 Oktober 2026): https://investasi.kontan.co.id/news/bumi-resources-bumi-akuisisi-tambang-di-australia-cek-rekomendasi-analis-berikut

  3. IDX Channel via RCTI+, "Simak Gerak Saham BUMI Usai Akuisisi Tambang Tembaga Australia" (26 Oktober 2026): https://www.rctiplus.com/news/detail/idxchannel/5501784/simak-gerak-saham-bumi-usai-akuisisi-tambang-tembaga-australia

  4. Fortune IDN, "Harga Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Hari Ini, 28 October 2026" (28 Oktober 2026): https://www.fortuneidn.com/market/harga-saham-pt-bumi-resources-tbk-bumi-hari-ini-28-october-2026-00-k4c38-w1bysy

  5. Katadata, "BUMI Perkuat Cengkraman Bisnis Tambang Emas, Akuisisi 100% Saham Mount Margaret" (Oktober 2026): https://katadata.co.id/finansial/bursa/6adeb407ad42d/bumi-perkuat-cengkraman-bisnis-tambang-emas-akuisisi-100-saham-mount-margaret

  6. Bisnis.com, "Manuver Bumi Resources (BUMI) Akuisisi Wolfram & Jubilee Metals di Australia" (22 Desember 2025): https://market.bisnis.com/read/20251222/192/1938686/manuver-bumi-resources-bumi-akuisisi-wolfram-jubilee-metals-di-australia

  7. IDN Financials, "Arah BUMI Usai Caplok Tambang Emas JML Australia Rp346,9 Miliar" (19 Desember 2025): https://www.idnfinancials.com/id/news/59742/arah-bumi-usai-caplok-tambang-emas-jml-australia-rp346-9-miliar

  8. Kabar Bursa, "Laba 1H26 Naik Tiga Kali Lipat, BUMI Pede Konfirmasi Akuisisi Loyal Metals" (5 Agustus 2026): https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/laba-1h26-naik-tiga-kali-lipat-bumi-pede-konfirmasi-akuisisi-loyal-metals

  9. Bisnis.com, "Laba Bersih BUMI Membara Naik 188,4% jadi Rp1,05 Triliun Semester I/2026" (4 Agustus 2026): https://market.bisnis.com/read/20260804/192/1993554/laba-bersih-bumi-membara-naik-1884-jadi-rp105-triliun-semester-i2026

  10. Fortune IDN, "10 Saham Teraktif Pagi Ini 28 Oktober 2026, BUMI Teratas" (28 Oktober 2026): https://www.fortuneidn.com/market/10-saham-teraktif-pagi-ini-28-oktober-2026-bumi-teratas-00-k4c38-j9vtsk

  11. Bisnis.com, "Bursa Keluarkan ASII, BBCA hingga BUMI dari Daftar Saham Short Selling" (28 Oktober 2026): https://market.bisnis.com/read/20261028/7/2016536/bursa-keluarkan-asii-bbca-hingga-bumi-dari-daftar-saham-short-selling



Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
OJK_Logo.png
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page