Sebenarnya Apa Perbedaan Cum Date dan Ex Date dalam Saham? Ini Arti dan Contohnya

Perbedaan cum date dan ex date terletak pada hak atas dividen: cum date adalah hari bursa terakhir membeli saham agar tetap berhak atas dividen, sedangkan ex date adalah hari bursa berikutnya saat saham diperdagangkan tanpa hak tersebut. Karena penyelesaian transaksi di Bursa Efek Indonesia memakai siklus T+2, pembeli di cum date tercatat pada recording date, seperti pada jadwal dividen interim ITMG dan TAPG (cum date 10 November 2026, ex date 11 November 2026). Harga saham cenderung turun setelah ex date karena hak dividen sudah terlepas, dan prinsip cum date yang sama juga berlaku untuk rights issue serta stock split.
Daftar Isi:
Ringkasan Poin
Cum date adalah hari bursa terakhir membeli saham agar tetap berhak atas dividen, sedangkan ex date adalah hari bursa pertama saham diperdagangkan tanpa hak dividen.
Recording date jatuh 2 hari bursa setelah cum date pasar reguler karena penyelesaian transaksi saham di Bursa Efek Indonesia memakai siklus T+2 sejak 26 November 2018.
ITMG dan TAPG sama-sama memiliki cum date pasar reguler pada 10 November 2026, ex date pada 11 November 2026, dan recording date pada 12 November 2026.
Harga saham cenderung turun di ex date karena pembeli baru tidak lagi mendapat dividen; saham BBRI turun 4,47% ke Rp3.630 pada ex date 11 April 2025.
Investor yang menjual saham tepat di ex date tetap berhak atas dividen, selama saham tersebut masih dimiliki pada akhir hari cum date.
Kenapa Perbedaan Cum Date dan Ex Date Penting Untuk Dibahas?
Perbedaan cum date dan ex date penting dipahami pada November 2026 karena sejumlah emiten sedang membagikan dividen interim dengan jadwal yang berdekatan. Indo Tambangraya Megah (ITMG) mengumumkan dividen interim US$74,2 juta, Triputra Agro Persada (TAPG) membagikan Rp70 per saham, dan United Tractors (UNTR) membagikan Rp430 per saham.
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menganggap tanggal RUPS atau tanggal pengumuman sebagai patokan. Patokan yang menentukan hak investor adalah cum date di sistem perdagangan, bukan tanggal rapat atau tanggal berita terbit.
KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Panduan ini disusun agar investor bisa menghitung sendiri kapan batas terakhir membeli saham sebelum hak dividen hilang.
KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Panduan ini disusun agar investor bisa menghitung sendiri kapan batas terakhir membeli saham sebelum hak dividen hilang.
Apa Arti Cum Date, Ex Date, Recording Date, dan Payment Date?
Cum date, ex date, recording date, dan payment date adalah empat tanggal berurutan yang menentukan siapa berhak menerima dividen dan kapan dividen dibayarkan.
Tabel 1. Empat Tanggal Penting dalam Pembagian Dividen
Istilah | Arti | Yang Terjadi bagi Investor |
Cum date | Hari bursa terakhir saham diperdagangkan dengan hak dividen | Beli paling lambat hari ini agar berhak atas dividen |
Ex date | Hari bursa pertama saham diperdagangkan tanpa hak dividen | Beli mulai hari ini tidak mendapat dividen; jual mulai hari ini tetap mendapat dividen |
Recording date | Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak di KSEI | Nama investor harus sudah tercatat sebagai pemilik saham |
Payment date | Tanggal dividen dibayarkan | Dividen masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) |
Sumber: Stockbit Snips (28 Oktober 2026), Cermati, diolah KAF Sekuritas Indonesia, November 2026.
Urutan keempat tanggal ini selalu sama untuk setiap pembagian dividen tunai. Jarak antara recording date dan payment date berbeda di setiap emiten, mulai dari kurang dari satu minggu sampai beberapa minggu.
Kenapa Jarak Cum Date ke Recording Date Selalu 2 Hari Bursa?
Jarak cum date pasar reguler ke recording date selalu 2 hari bursa karena transaksi saham di pasar reguler Bursa Efek Indonesia diselesaikan dengan siklus T+2, yang resmi berlaku sejak 26 November 2018. Saham yang dibeli hari ini baru berpindah kepemilikan secara resmi 2 hari bursa kemudian.
Artinya, investor yang membeli saham tepat di cum date akan tercatat sebagai pemilik pada recording date. Investor yang membeli di ex date baru tercatat 1 hari bursa setelah recording date, sehingga tidak masuk daftar penerima dividen.
Hitungan T+2 memakai hari bursa, bukan hari kalender. Pada dividen interim BBRI periode Desember 2025, cum date pasar reguler jatuh pada 29 Desember 2025, sedangkan recording date baru jatuh pada 2 Januari 2026 karena 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026 adalah hari libur bursa.
Bagaimana Contoh Cum Date dan Ex Date pada Dividen November 2026?
Contoh paling aktual adalah dividen interim ITMG dan TAPG, yang keduanya memiliki cum date pasar reguler pada 10 November 2026 dan ex date pada 11 November 2026.
Tabel 2. Jadwal Dividen Interim ITMG dan TAPG, November 2026
Tanggal | ITMG | TAPG |
Nilai dividen | US$74,2 juta (total; nilai per saham belum dicantumkan dalam keterbukaan) | Rp70 per saham |
Cum date pasar reguler dan negosiasi | 10 November 2026 | 10 November 2026 |
Ex date pasar reguler dan negosiasi | 11 November 2026 | 11 November 2026 |
Cum date pasar tunai | 12 November 2026 | 12 November 2026 |
Ex date pasar tunai | 13 November 2026 | 13 November 2026 |
Recording date | 12 November 2026 | 12 November 2026 |
Payment date | 18 November 2026 | 27 November 2026 |
Sumber: Kontan (3 November 2026) untuk ITMG; CNBC Indonesia (2 November 2026) untuk TAPG. Jadwal dapat berubah, cek keterbukaan informasi BEI sebelum bertransaksi.
Dari jadwal ITMG dan TAPG di atas, ada tiga skenario yang bisa dipakai investor sebagai patokan:
Beli pada 10 November 2026 di pasar reguler.Ā Transaksi selesai pada 12 November 2026, sama dengan recording date, sehingga investor berhak atas dividen.
Beli pada 11 November 2026 di pasar reguler.Ā Transaksi baru selesai pada 13 November 2026, sehari setelah recording date, sehingga investor tidak mendapat dividen.
Jual pada 11 November 2026.Ā Investor yang masih memegang saham sampai akhir 10 November 2026 tetap berhak atas dividen, meskipun sahamnya dijual di ex date.
Contoh ini disajikan untuk menjelaskan mekanisme tanggal, bukan sebagai rekomendasi membeli saham ITMG atau TAPG.
Apa Bedanya Cum Date Pasar Reguler dan Pasar Tunai?
Cum date pasar tunai jatuh 2 hari bursa lebih lambat daripada cum date pasar reguler karena transaksi di pasar tunai diselesaikan pada hari yang sama (T+0). Pada jadwal ITMG dan TAPG, cum date pasar tunai jatuh pada 12 November 2026, sama dengan recording date.
Pasar tunai jarang dipakai investor ritel karena jam perdagangannya lebih pendek dan likuiditasnya terbatas. Untuk kebutuhan sehari-hari, patokan yang paling aman adalah cum date pasar reguler.
Kenapa Harga Saham Turun Setelah Ex Date?
Harga saham cenderung turun setelah ex date karena saham yang dibeli mulai ex date tidak lagi membawa hak dividen, sehingga nilai saham bagi pembeli baru berkurang kurang lebih sebesar dividen yang dibagikan.
Kas yang dibayarkan sebagai dividen juga keluar dari perusahaan, sehingga nilai buku per saham ikut berkurang.
Data saham BBRI memperlihatkan pola ini. Pada ex date dividen final 11 April 2025, saham BBRI turun 4,47% ke Rp3.630 pada penutupan sesi I, setelah sehari sebelumnya menjadi batas cum date untuk dividen Rp208,4 per saham. Bareksa mencatat saham BBRI melemah pada 7 dari 8 ex date terakhir saat itu, dengan rata-rata penurunan sekitar 3,1%.
Besarnya penurunan tidak selalu sama persis dengan nilai dividen. Harga pada ex date tetap dibentuk oleh permintaan dan penawaran di pasar, sehingga sentimen pasar, aksi jual pemburu dividen, dan kondisi IHSG bisa membuat penurunan lebih besar atau lebih kecil daripada nilai dividen.
Apa Itu Dividend Trap?
Dividend trap adalah kondisi ketika investor membeli saham menjelang cum date demi dividen, lalu harga saham turun setelah ex date lebih besar daripada dividen yang diterima. Dalam kondisi ini, dividen yang didapat tidak cukup menutup kerugian harga, sehingga hasil bersihnya negatif.
Risiko dividend trap meningkat ketika harga saham sudah naik tajam menjelang cum date, karena kenaikan tersebut sering diikuti aksi jual setelah hak dividen terlepas.
Apakah Cum Date Juga Berlaku untuk Rights Issue dan Stock Split?
Cum date juga berlaku untuk aksi korporasi selain dividen, seperti rights issue (HMETD), stock split, reverse stock split, dan saham bonus. Prinsipnya sama: investor harus memiliki saham sampai cum date agar berhak atas aksi korporasi tersebut.
Bedanya, pada rights issue Bursa Efek Indonesia menetapkan harga teoretis baru di hari pertama tanpa hak. Pada rights issue INET, harga penutupan Rp770 pada 2 Januari 2026 disesuaikan menjadi harga teoretis Rp472 di pasar reguler pada 5 Januari 2026, dengan rasio 3:4 dan harga pelaksanaan Rp250 per saham.
Tabel 3. Perbedaan Dampak Cum Date dan Ex Date pada Tiga Aksi Korporasi
Aksi korporasi | Hak yang didapat jika memegang saham sampai cum date | Yang terjadi pada harga di ex date |
Dividen tunai | Dividen per saham, dibayar ke RDN | Cenderung turun, dibentuk mekanisme pasar |
Rights issue (HMETD) | HMETD untuk membeli saham baru | Disesuaikan ke harga teoretis yang ditetapkan BEI |
Stock split | Jumlah saham bertambah sesuai rasio | Harga per saham turun sesuai rasio, nilai total kepemilikan tetap |
Sumber: Bisnis.com (5 Januari 2026), Bareksa (11 April 2025), diolah KAF Sekuritas Indonesia, November 2026.
Pelajaran untuk Investor
Patok cum date pasar reguler, bukan tanggal RUPS.Ā Beli paling lambat di cum date pasar reguler jika ingin berhak atas dividen.
Hitung hari bursa, bukan hari kalender.Ā Libur bursa menggeser recording date, seperti pada dividen BBRI Desember 2025.
Jual di ex date tidak menghapus hak dividen.Ā Selama saham masih dimiliki sampai akhir cum date, dividen tetap dibayarkan.
Bandingkan dividen dengan potensi penurunan harga.Ā Dividen bukan uang gratis karena harga saham cenderung turun di ex date.
Lihat kualitas emitennya.Ā Kinerja laba dan arus kas yang konsisten lebih menentukan hasil jangka panjang daripada satu kali pembagian dividen.
Untuk ide saham harian yang disertai level entry dan target, investor bisa memantau Stock Pick Harian dari Tasrul Tanar, CSA di blog KAF Sekuritas Indonesia.
FAQ
Apa perbedaan cum date dan ex date? Perbedaan cum date dan ex date ada pada hak dividen: cum date adalah hari terakhir membeli saham agar berhak atas dividen, sedangkan ex date adalah hari pertama saham diperdagangkan tanpa hak dividen. Ex date selalu jatuh 1 hari bursa setelah cum date.
Kalau beli saham saat ex date, apakah dapat dividen? Investor yang membeli saham saat ex date tidak mendapat dividen. Transaksi pada ex date baru selesai setelah recording date, sehingga nama pembeli tidak tercatat sebagai pemegang saham yang berhak.
Kalau jual saham saat ex date, apakah tetap dapat dividen? Investor yang menjual saham saat ex date tetap mendapat dividen, selama saham tersebut masih dimiliki sampai akhir hari cum date. Hak dividen ditentukan oleh kepemilikan pada recording date.
Kenapa harga saham turun setelah ex date? Harga saham cenderung turun setelah ex date karena pembeli baru tidak lagi mendapat dividen, sehingga nilai saham berkurang kurang lebih sebesar dividen. Besarnya penurunan tetap dipengaruhi kondisi pasar.
Kapan dividen masuk ke rekening investor? Dividen masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) pada payment date yang diumumkan emiten. Untuk dividen interim TAPG, payment date jatuh pada 27 November 2026.
Seputar KAF Sekuritas Indonesia
KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas multinational yang berpusat di Kuala Lumpur Malaysia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi. Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas Indonesia menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, sesi konsultasi langsung dengan senior analyst, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri Serta Kaf Sekuritas sudah bekerja sama dengan SIPF untuk perlindungan Aset Investor.

Referensi
Stockbit Snips, "Cum Date dan Ex Date Dividen: Kapan Harus Beli agar Dapat Dividen" (28 Oktober 2026): https://snips.stockbit.com/investasi/cum-date-dan-ex-date-dividen-kapan-harus-beli-agar-dapat-dividen
Cermati, "Dividen Berdatangan, Kenali Istilah Cum Date, Ex Date, Recording Date, dan Payment Date": https://www.cermati.com/artikel/dividen-berdatangan-kenali-istilah-cum-date-ex-date-recording-date
Kontan, "Penyelesaian Transaksi T+2 Resmi Diterapkan": https://insight.kontan.co.id/news/penyelesaian-transaksi-t2-resmi-diterapkan
Kontan, "Indo Tambangraya (ITMG) Bagikan Dividen Interim US$74,2 Juta, Cek Jadwalnya" (3 November 2026): https://investasi.kontan.co.id/news/indo-tambangraya-itmg-bagikan-dividen-interim-us-742-juta-cek-jadwalnya
CNBC Indonesia, "Triputra Agro (TAPG) Bagi Dividen Interim Rp1,39 T, Simak Jadwalnya!" (2 November 2026): https://www.cnbcindonesia.com/market/20261102112439-17-781468/triputra-agro--tapg--bagi-dividen-interim-rp139-t-simak-jadwalnya
Kontan MomsMoney, "Dividen Interim UNTR Rp 430 per Saham, Cek Jadwal Cum Date" (30 Oktober 2026): https://momsmoney.kontan.co.id/news/dividen-interim-untr-rp-430-per-saham-cek-jadwal-cum-date
Bisnis.com, "Jelang Ex Dividen, Saham BBRI Naik Tipis 0,27% pada Sesi I" (29 Desember 2025): https://finansial.bisnis.com/read/20251229/90/1940137/jelang-ex-dividen-saham-bbri-naik-tipis-027-pada-sesi-i
Bareksa, "Saham BBRI Turun Pasca Cum Date Dividen, Saatnya Beli Harga Murah?" (11 April 2025): https://www.bareksa.com/berita/saham/2025-04-11/saham-bbri-turun-pasca-cum-date-dividen-saatnya-beli-harga-murah
Bisnis.com, "Rights Issue Dimulai, Harga Teoritis Saham INET Ditetapkan" (5 Januari 2026): https://market.bisnis.com/read/20260105/192/1941496/rights-issue-dimulai-harga-teoritis-saham-inet-ditetapkan




Komentar