top of page

Non-Cancellation Period BEI: Jadwal, Aturan, dan Contoh Order Saham

3 hari yang lalu
7 menit membaca
Non-Cancellation Period
Non-Cancellation Period

Non-cancellation period BEI adalah periode pembatasan perubahan dan pembatalan pesanan menjelang pembentukan harga pembukaan atau penutupan. Jika order saham tidak bisa dibatalkan pada menit tertentu, penyebabnya dapat berkaitan dengan pembatasan ini. Namun, waktu, status pesanan, dan respons sistem tetap perlu diperiksa.


Hal terpenting untuk dipahami: pesanan yang terkunci belum tentu menjadi transaksi. Investor masih harus memperoleh alokasi pada proses pencocokan. Karena itu, mengetahui jam larangan sama pentingnya dengan memeriksa harga dan jumlah lot sebelum mengirim pesanan.


Apa Itu NCP dan Mengapa Diterapkan?

Istilah NCP saham merujuk pada pembatasan di akhir sesi pra-pembukaan atau pre-opening, serta pra-penutupan atau pre-closing. Tujuannya antara lain mengurangi potensi pesanan semu dan mendukung pembentukan harga yang lebih tertib. Pembatasan berlaku terhadap pesanan yang sudah masuk, termasuk pesanan baru yang diterima selama periode larangan. Materi edukasi mekanisme NCP.


Implementasinya tercatat pada 15 Desember 2025 dalam siaran pers penutupan perdagangan tahun 2025. Jadi, NCP tidak tepat disebut sebagai kebijakan yang baru pertama kali diterapkan pada 2026. Siaran pers resmi SRO.

Ketentuan waktu yang digunakan artikel ini mengacu pada halaman mekanisme perdagangan BEI, yang saat pengecekan merujuk Peraturan II-A melalui Kep-00136/BEI/09-2026. Acuan resmi BEI.


Jadwal Non-Cancellation Period di Pasar Reguler

Berikut rentang waktu menurut jadwal BEI. Waktu mengikuti sistem bursa, bukan sekadar jam pada perangkat investor. Tabel pra-pembukaan berlaku untuk saham pada Papan Utama, Pengembangan, dan Ekonomi Baru.


Pra-Pembukaan

Tahap

Waktu WIB

Makna

Input pesanan

08.45.00–08.57.59

Pengumpulan pesanan

No Withdraw

08.56.00–08.57.59

Pembatalan dilarang

No Amend

08.56.00–08.59.59

Perubahan dilarang

Pencocokan

08.58.00–08.59.59

Pembentukan harga dan alokasi


Pra-Penutupan

Tahap

Waktu WIB

Makna

Input pesanan

15.50.00–15.59.59

Pengumpulan pesanan hingga penutupan acak terpicu

No Withdraw

15.56.00–15.59.59

Pembatalan dilarang

No Amend

15.56.00–16.01.59

Perubahan dilarang

Jendela penutupan acak

15.58.00–15.59.59

Akhir input ditentukan sistem

Pencocokan

16.00.00–16.01.59

Pembentukan harga dan alokasi

Sumber jadwal: BEI dan materi penjelasan operasional.

Saat membaca jadwal non-cancellation period, bedakan akhir larangan pembatalan dengan akhir larangan perubahan. Jangan menganggap seluruh pembatasan berakhir pada waktu yang sama.


Perbedaan No Amend dan No Withdraw

Ketentuan

Tindakan yang dibatasi

Contoh

No Amend

Mengubah harga atau jumlah pesanan

Mengganti harga beli Rp1.000 menjadi Rp995 atau menurunkan jumlah lot

No Withdraw

Membatalkan pesanan

Menarik pesanan beli yang belum teralokasi

Perbedaan no amend dan no withdraw menjelaskan mengapa satu tindakan bisa tetap dilarang meskipun rentang larangan tindakan lain sudah berakhir. Investor tidak boleh menyamakan perubahan harga dengan pembatalan pesanan.


Materi FAQ juga menjelaskan bahwa pesanan yang masih terbuka dapat dibatalkan setelah titik pencocokan. Hak ini berlaku untuk bagian yang belum menjadi transaksi dan mengikuti kondisi sistem; pesanan yang sudah teralokasi tidak dapat diperlakukan sebagai pesanan terbuka. FAQ mekanisme dan pembatalan setelah pencocokan.


Contoh Order Saham Menjelang Penutupan

Gunakan simulasi berikut. Saham ABCD merupakan kode fiktif, dan semua harga serta alokasi merupakan ilustrasi edukasi, bukan rekomendasi transaksi.

Seorang investor memasukkan limit order beli 100 lot pada Rp1.000 pukul 15.55.30. Dengan asumsi satu lot berisi 100 saham, nilai maksimal pembelian sebelum biaya transaksi adalah:

100 lot × 100 saham × Rp1.000 = Rp10.000.000.


Pesanan telah diterima dan belum teralokasi. Pukul 15.56.00, investor ingin menurunkannya menjadi 50 lot atau membatalkannya. Pada waktu tersebut, kedua tindakan dibatasi. Hasil transaksi baru diketahui setelah proses pencocokan.


Skenario 1 — Seluruh Pesanan Teralokasi

Harga penutupan terbentuk pada Rp1.000. Pesanan memperoleh alokasi seluruhnya sebanyak 100 lot.


Nilai transaksi = 100 × 100 × Rp1.000 = Rp10.000.000, sebelum biaya.


Seluruh jumlah yang dipesan menjadi transaksi. Setelah teralokasi, investor tidak dapat membatalkannya melalui pembatalan pesanan terbuka.


Skenario 2 — Hanya Sebagian Teralokasi

Harga penutupan tetap Rp1.000, tetapi pesanan hanya memperoleh alokasi 40 lot.


Nilai transaksi = 40 × 100 × Rp1.000 = Rp4.000.000, sebelum biaya.


Bagian yang sudah menjadi transaksi adalah 40 lot. Sisa 60 lot belum menjadi transaksi pada pencocokan tersebut; penanganannya mengikuti status, masa berlaku pesanan, dan ketentuan sesi berikutnya.


Skenario 3 — Tidak Memperoleh Alokasi

Harga penutupan terbentuk pada Rp1.010, sedangkan batas harga beli investor Rp1.000. Pesanan tersebut tidak memenuhi harga untuk membeli pada Rp1.010, sehingga tidak teralokasi dalam pencocokan itu.


Nilai transaksi dari pesanan tersebut pada pencocokan ini = Rp0.


Contoh ini memperlihatkan bahwa non-cancellation period BEI membatasi tindakan terhadap pesanan, tetapi tidak menjamin harga cocok, lawan transaksi tersedia, atau seluruh jumlah memperoleh alokasi.


Bagaimana Jika Salah Memasukkan Jumlah Lot?

Investor berniat membeli 10 lot tetapi memasukkan 100 lot pada Rp1.000. Nilai pesanan berubah dari Rp1 juta menjadi Rp10 juta sebelum biaya, atau sepuluh kali rencana awal.


Jika kesalahan baru diketahui ketika perubahan dan pembatalan dilarang, investor tidak bisa mengandalkan koreksi saat itu. Jika pesanan kemudian teralokasi, kewajiban transaksinya mengikuti jumlah yang benar-benar dieksekusi. Pemeriksaan sebelum pengiriman menjadi langkah yang menentukan.


Mengapa Order Saham Tidak Bisa Dibatalkan?

Pembatasan NCP merupakan salah satu penyebab. Untuk menilai kasus konkret, lakukan pemeriksaan berikut:

  1. Periksa waktu dan sesi. Cocokkan dengan rentang larangan yang sesuai.

  2. Periksa status. Pesanan terbuka, sebagian teralokasi, dan sudah teralokasi memiliki konsekuensi berbeda.

  3. Periksa respons pembatalan. Permintaan yang dikirim belum tentu sudah diterima atau berhasil diproses.

  4. Periksa pasar dan jenis pesanan. Jangan menerapkan satu jadwal untuk seluruh mekanisme perdagangan.


Sebagai contoh, panduan pembatalan pada Stockbit Desktop mensyaratkan status Open. Syarat status tersebut tetap perlu dibaca bersama pembatasan bursa yang berlaku. Panduan resmi pembatalan Stockbit.


Jika status tidak jelas, cek riwayat pesanan dan konfirmasi kepada sekuritas. Mengirim pesanan pengganti sebelum mengetahui hasil pesanan pertama dapat menimbulkan pembelian ganda yang tidak direncanakan.


Apakah Masih Bisa Mengirim Pesanan Baru?

Dalam non-cancellation period BEI, pesanan baru masih dapat diterima selama tahap pengumpulan belum ditutup. Namun, pesanan yang diterima juga terkena pembatasan perubahan dan pembatalan pada waktu yang berlaku.


Mekanisme random closing menentukan akhir input secara acak pada jendela waktu yang ditetapkan. Setelah terpicu, investor tidak dapat menganggap pengumpulan pesanan masih terbuka hanya karena jam belum menunjukkan akhir rentang di tabel. Penjelasan tahap pengumpulan dan penutupan acak.


Secara praktis, jangan menyusun rencana yang bergantung pada keberhasilan input di detik terakhir. Sediakan waktu untuk memeriksa dan memastikan pesanan diterima.


Membaca Harga dan Volume Indikatif

IEP saham, atau Indicative Equilibrium Price, menunjukkan perkiraan harga keseimbangan dari pesanan yang terkumpul. IEV saham, atau Indicative Equilibrium Volume, menggambarkan volume yang berpotensi dipertemukan pada harga tersebut. Keduanya bersifat indikatif dan dapat berubah sebelum pembentukan harga selesai. Penjelasan Mandiri Sekuritas.


Misalnya layar menunjukkan harga indikatif Rp1.000 dengan potensi volume 1.000 lot. Investor yang memasukkan 100 lot tidak otomatis memperoleh seluruh jumlah tersebut, karena volume itu mencakup keseluruhan pesanan yang dapat dipertemukan, bukan jatah khusus bagi satu investor.


Dalam JATS INET, pencocokan mempertimbangkan price priority dan time priority, yakni prioritas harga dan waktu sesuai mekanisme perdagangan. Posisi pesanan terhadap harga hasil lelang serta antrean yang relevan ikut menentukan alokasi. Mekanisme pencocokan BEI.


Memilih market order juga memerlukan pemahaman jenis dan sesi yang mendukungnya. Pesanan tanpa batas harga yang ditentukan sendiri tidak boleh diperlakukan seperti pesanan berbatas harga pada contoh sebelumnya. Periksa fitur, mekanisme, dan ketentuannya di platform sekuritas sebelum digunakan. Jenis pesanan pada sistem BEI.


Apakah Jadwal Ini Berlaku untuk Semua Saham?

Tidak. Saham pada Papan Pemantauan Khusus memakai mekanisme lelang berkala atau periodic call auction, yang juga dikenal sebagai full call auction. Jadwal pengumpulan, larangan, dan pencocokannya memiliki sesi tersendiri.


Karena itu, tabel pasar reguler dalam artikel ini tidak boleh dipakai sebagai jadwal universal. Pastikan kategori saham dan mekanisme yang berlaku sebelum menentukan waktu pengiriman atau pembatalan. Jadwal menurut kategori pasar di BEI.


Perbandingan dengan Singapura dan Hong Kong

Pembatasan menjelang lelang penutupan juga diterapkan di Singapura dan Hong Kong. Tabel berikut membandingkan tindakan yang diperbolehkan pada hari perdagangan penuh. Waktu menggunakan jam lokal masing-masing pasar: Indonesia UTC+7, Singapura dan Hong Kong UTC+8. Hong Kong merupakan wilayah administratif khusus Tiongkok.

Variabel

Indonesia BEI

Singapura SGX

Hong Kong HKEX

Larangan pembatalan

15.56.00–15.59.59

Mulai acak 17.04–17.05; berakhir 17.06

16.06 hingga penutupan acak pada 16.08–16.10

Larangan perubahan

15.56.00–16.01.59

Sepanjang fase non-cancel yang sama

Sepanjang periode larangan dan penutupan acak

Durasi larangan pembatalan

Sekitar 4 menit

1–2 menit

2–4 menit, termasuk penutupan acak

Input pesanan baru saat pembatasan

Boleh selama pengumpulan belum ditutup

Tidak boleh pada fase non-cancel

Boleh untuk pesanan lelang sesuai jenis dan batas harga

Akhir pengumpulan secara acak

15.58.00–15.59.59

17.04–17.05, sebelum fase non-cancel

16.08–16.10; larangan tetap berlaku hingga ditutup

Durasi pada tabel mengukur larangan pembatalan, bukan keseluruhan sesi lelang. Di BEI, larangan perubahan berlangsung lebih lama daripada larangan pembatalan. Di Hong Kong, larangan berlanjut pada fase penutupan acak; karena itu, periode bernama no-cancellation selama dua menit tidak menggambarkan seluruh waktu pesanan terkunci.

Sumber resmi: BEI; SGX Trading; SGX Regulatory Notice 8.2.1; HKEX Closing Auction Session. Ketentuan diperiksa pada 9 Oktober 2026.

Perbedaan operasional yang paling penting adalah input pesanan baru. BEI dan HKEX masih menerimanya selama tahap yang diizinkan, sedangkan SGX menutup input pada fase non-cancel. Investor perlu memeriksa aturan bursa tujuan sebelum menggunakan kebiasaan transaksi dari pasar lain.


Pemeriksaan Sebelum Mengirim Pesanan

Gunakan urutan sederhana berikut:

  • Pastikan kode saham dan arah beli atau jual sesuai rencana.

  • Periksa harga dan jumlah lot secara terpisah.

  • Hitung nilai pesanan serta kebutuhan dana setelah biaya.

  • Cocokkan waktu dengan sesi yang berlaku.

  • Baca konfirmasi penerimaan dan status pada aplikasi.

  • Jangan memasukkan pesanan hanya untuk menguji respons pasar jika tidak siap menerima transaksi.


Untuk contoh pembelian 100 lot pada Rp1.000, dana yang direncanakan perlu mencakup Rp10 juta ditambah biaya transaksi sesuai tarif sekuritas. Nilai pesanan yang terlihat pada layar belum tentu sama dengan total dana yang akan dipotong.


FAQ

Kapan Jadwal Non-Cancellation Period Dimulai?

Untuk sesi pasar reguler yang dibahas, pembatasan mulai pukul 08.56 pada pagi hari dan 15.56 menjelang penutupan. Rentang larangan perubahan dan pembatalan berbeda; gunakan tabel di atas untuk melihat batas masing-masing.


Apakah NCP Berarti Transaksi Sudah Terjadi?

Tidak. Transaksi terjadi ketika pesanan memperoleh hasil pencocokan. Pesanan yang tidak teralokasi belum menjadi transaksi hanya karena masuk periode larangan.


Apakah Order Saham Tidak Bisa Dibatalkan Sepanjang Hari?

Tidak. NCP berlaku pada periode tertentu. Di luar periode itu, kemampuan pembatalan tetap bergantung pada status pesanan, mekanisme perdagangan, dan ketentuan sistem.


Mengapa Perbedaan No Amend dan No Withdraw Penting?

Karena perubahan dan pembatalan merupakan tindakan berbeda dengan rentang larangan berbeda. Mengetahui salah satunya saja belum cukup untuk menentukan tindakan yang dapat dilakukan.


Penutup

Memahami non-cancellation period BEI membantu investor memperlakukan pesanan sebagai komitmen yang harus diperiksa sebelum dikirim. Harga, jumlah lot, waktu, dan status perlu dibaca bersama agar keputusan tidak bergantung pada koreksi di menit terakhir.


Kebiasaan yang paling berguna adalah menyiapkan pesanan lebih awal, menghitung nilainya, dan membaca hasil penerimaan serta eksekusi. Jadwal yang dipahami dengan benar memberikan dasar tindakan yang lebih jelas daripada mengandalkan tombol batal ketika waktu sudah terbatas.

Artikel ini merupakan materi edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham tertentu. Contoh memakai kode fiktif dan angka ilustratif. Jadwal diperiksa pada 9 Oktober 2026; periksa pengumuman resmi BEI apabila terdapat perubahan ketentuan.

Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
OJK_Logo.png
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page