Riset & Stock Pick Tasrul Tanar 30 Oktober 2026: Rekomendasi Saham Hari Ini BMRI, ISAT & TLKM, IHSG Oversold Ekstrem

IHSG ditutup anjlok 184,26 poin (-3,49%) ke level 5.098,06 pada Kamis, 29 Oktober 2026, dengan 653 saham turun dan hanya 104 saham naik. Investor asing kembali mencatat net sell Rp1,52 triliun yang terkonsentrasi di saham perbankan besar.
Stock Pick Tasrul Tanar adalah rubrik harian KAF Sekuritas Indonesia yang merangkum saham pilihan berdasarkan riset teknikal dan fundamental Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia, lengkap dengan level entry, target harga, dan cut loss. Edisi Jumat, 30 Oktober 2026 menyoroti BMRI, ISAT, dan TLKM, tiga saham big cap yang terkoreksi tajam dan kini berada di zona oversold.
Ketiga saham bersinyal Buy on Weakness, sehingga strategi stock pick hari ini seragam: entry di Support 1, TP1 di Resistance 1, dan TP2 di Resistance 2. Dari sisi fundamental, BMRI direkomendasikan BUY, ISAT ACCUMULATE, dan TLKM HOLD.
Poin Penting Hari Ini BMRI (Buy on Weakness):Ā entry Rp3.720, TP1 Rp3.830, TP2 Rp3.890, cut loss Rp3.670. Fundamental BUY, target Rp5.000. ISAT (Buy on Weakness):Ā entry Rp1.465, TP1 Rp1.535, TP2 Rp1.570, cut loss Rp1.420. Fundamental ACCUMULATE, target Rp1.750. TLKM (Buy on Weakness):Ā entry Rp1.985, TP1 Rp2.050, TP2 Rp2.080, cut loss Rp1.945. Fundamental HOLD, target Rp2.000. IHSG:Ā konsolidasi dengan target 5.275, Buy on Weakness bertahap hanya di 5.050 sampai 5.100, critical level 5.025.
Daftar Isi
Konteks Pasar
Riset di balik rubrik ini adalah data first-party Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia, yaitu Technical Daily dan Sector Technical Review KAF Sekuritas Indonesia 30 Oktober 2026, serta Fundamental Snapshot BMRI, ISAT, dan TLKM yang ditandatangani Tasrul Tanar, CSA. Seluruh harga saham dalam artikel ini adalah harga penutupan Kamis, 29 Oktober 2026.
IHSG sempat dibuka di 5.305 dan menyentuh 5.321, lalu tertekan sejak pagi dan ditutup di level terendah harian. Candle merah penuh ini menghapus pantulan sehari sebelumnya dan menembus critical level 5.100 dari edisi kemarin.
Volume justru turun ke 0,66 kali rata-rata, sehingga Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia menilai penurunan didorong net sell asing, bukan kepanikan pasar yang luas.
Dari sisi sektoral, kesebelas indeks sektoral turun. Penurunan teringan dicatat Transportasi (-0,87%) dan Technology (-1,02%), sedangkan yang terdalam adalah Basic Materials (-4,40%), Infrastruktur (-4,07%), dan Industrial (-3,80%). Sektor keuangan turun 1,87%, tetapi menjadi penekan terbesar IHSG dengan kontribusi -64,86 poin.
Jenuh jual kini meluas. Rata-rata skor Sector Relative Panel melonjak dari 78,3 ke 86,2, sepuluh dari 11 sektor berada di zona oversold, dan jumlah saham oversold mencapai 57 saham.
Infrastruktur, sektor tempat ISAT dan TLKM berada, mencatat gauge 96,18, tertinggi di pasar.
Sorotan makro dan pasar yang tercatat dalam riset KAF Sekuritas Indonesia:
Asing lepas saham bank besar.Ā Net sell asing Rp1,52 triliun terkonsentrasi di BBCA Rp503,5 miliar (setelah DBS membantah rumor merger DBS Indonesia dengan BCA), BBRI Rp164,5 miliar, BMRI Rp155,9 miliar, dan BBNI Rp36,7 miliar.
Rupiah tembus Rp18.183/US$.Ā Level ini sekitar 10,2% lebih lemah dari asumsi kurs APBN 2026 sebesar Rp16.500/US$, dan berpotensi memperbesar tekanan fiskal dari sisi pembayaran utang luar negeri, impor energi, serta belanja berdenominasi dolar AS.
Yield SUN 10 tahun 7,706%.Ā Yield ini tertinggi sejak Mei 2020 dan menaikkan biaya ekuitas yang dipakai Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia dalam valuasi ketiga saham hari ini.
Indeks Kepercayaan Industri naik ke 53,77.Ā Kemenperin mencatat IKI Oktober 2026 naik 1,84 poin, tertinggi sejak Februari 2026, menandakan manufaktur masih ekspansi.
Prediksi IHSG Hari Ini
Berdasarkan analisa teknikal saham dari Technical Daily KAF Sekuritas Indonesia, IHSG berada dalam fase Consolidation dengan target 5.275 (+3,47%). Gauge skor OTS IHSG naik dari 79,61 ke 90,54 dengan sinyal Buy on Weakness, tetapi tren turun belum patah.
R-squared 0,882 menandakan tren sangat kuat, sedangkan slope -39,40 menunjukkan tren turun yang makin curam. MACD membentuk bearish crossover (MACD -21,61 di bawah signal line -18,00), sehingga momentum pantulan dua hari lalu sudah hilang.
Di sisi lain, z-score -1,57 menunjukkan kondisi oversold, dan MFI 2,69, RSI 10,51, W%R -85,86, serta CMO -78,98 seluruhnya berada di zona oversold. Peluang technical rebound terbuka, tetapi belum mengonfirmasi pembalikan tren.
Level IHSG | Harga |
Resistance 2 | 5.275 (+3,47%) |
Resistance 1 | 5.225 (+2,49%) |
Support 1 | 5.100 (+0,04%) |
Support 2 | 5.050 (-0,94%) |
Critical level | 5.025 (-1,43%) |
Pandangan Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia adalah Buy on Weakness bertahap hanya di area 5.050 sampai 5.100, dengan critical level 5.025. Penutupan di bawah level tersebut membuka risiko ke lower line 4.983 dan level psikologis 5.000.
Pantulan ke 5.225 sampai 5.275 adalah zona ambil untung, sedangkan konfirmasi pembalikan baru muncul bila IHSG kembali menembus trend line 5.251 dengan asing net buy. Karena itu, stock pick hari ini difokuskan pada saham oversold yang didukung kajian fundamental, dengan cut loss rapat.
Selebihnya Anda bisa mendownload file ini:
Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini
Ringkasan level stock pick hari ini (harga per 29 Oktober 2026). Ketiga saham bersinyal Buy on Weakness: entry di Support 1, TP1 di Resistance 1, dan TP2 di Resistance 2. Persentase dihitung dari harga entry.
Kode Saham | Sinyal Teknikal | Harga Terakhir | Entry | Target Harga (TP1āTP2) | Batas Rugi | Rekomendasi Fundamental |
BMRI | Buy on Weakness | Rp3.720 | Rp3.720 (S1) | Rp3.830 (+2,96%) ā Rp3.890 (+4,57%) | Rp3.670 (-1,34%) | BUY, target Rp5.000 |
ISAT | Buy on Weakness | Rp1.465 | Rp1.465 (S1) | Rp1.535 (+4,78%) ā Rp1.570 (+7,17%) | Rp1.420 (-3,07%) | ACCUMULATE, target Rp1.750 |
TLKM | Buy on Weakness | Rp1.980 | Rp1.985 (S1) | Rp2.050 (+3,27%) ā Rp2.080 (+4,79%) | Rp1.945 (-2,02%) | HOLD, target Rp2.000 |
1. BMRI ā PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Data per 29 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)
Harga Terakhir:Ā Rp3.720 (-3,12%)
Entry:Ā Rp3.720 (Support 1)
Target Harga:Ā TP1 Rp3.830 (Resistance 1) | TP2 Rp3.890 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp3.670
Support:Ā S1 Rp3.720 | S2 Rp3.680
Analisa Saham BMRI Hari Ini
Saham BMRI hari ini terkoreksi 3,12% ke Rp3.720, tepat di Support 1. Harga berada di antara upper line dan center line, yang mengindikasikan failed rally dalam tren turun. R-squared 0,754 menunjukkan tren cukup kuat, korelasi 0,94 menandakan hubungan positif yang kuat dengan pasar, dan beta 1,22 menunjukkan volatilitas saham lebih tinggi dibanding IHSG.
Volume 156,70 juta saham berada di bawah rata-rata 178,98 juta saham (volume ratio 0,88 kali), dan net sell asing mengindikasikan distribusi masih berlangsung. MACD menunjukkan bearish crossover (MACD -3,67 di bawah signal line 3,48), sedangkan z-score 1,16 mengindikasikan harga mulai memasuki area overbought. Namun MFI 6,99, RSI 5,17, W%R -75,68, dan CMO -89,66 berada di zona oversold, sehingga peluang technical rebound tetap terbuka meski belum mengonfirmasi pembalikan tren.
Fundamental: BUY, Target Harga Saham BMRI Rp5.000
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham BMRI BUYĀ dengan target Rp5.000 (+34,4% dari Rp3.720), area akumulasi Rp3.600 sampai Rp3.720, dan critical level fundamental Rp3.480. Entry di Support 1 Rp3.720 berada di batas atas area akumulasi tersebut.
Laba bersih konsolidasi 9M-2026 Rp45,5 triliun (+20,7%), ditopang kredit bank-only Rp1.605,8 triliun (+16,0%) dan pendapatan non-bunga Rp29,4 triliun (+13,75%).
Efisiensi membaik: beban operasional turun 9,03% ke Rp32,7 triliun, sehingga CIR membaik ke 36,1% dari 43,1% dan ROE naik ke 23,6%.
Kualitas aset terjaga: NPL gross 0,98%, cost of credit 0,55%, dan coverage 243%.
Valuasi: P/BV 1,15x dan P/E 5,7x FY26E dengan potensi dividend yield 12,2%. Harga sudah turun 16,6% sejak RUPST 29 April 2026 (Rp4.460), sementara laba sembilan bulan justru naik dua digit.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa membeli saham BMRI disini : Buka Rekening Saham di KAF Sekuritas Indonesia
2. ISAT ā PT Indosat Tbk
Data per 29 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)
Harga Terakhir:Ā Rp1.465 (-6,69%)
Entry:Ā Rp1.465 (Support 1)
Target Harga:Ā TP1 Rp1.535 (Resistance 1) | TP2 Rp1.570 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp1.420
Support:Ā S1 Rp1.465 | S2 Rp1.430
Analisa Saham ISAT Hari Ini
Saham ISAT hari ini anjlok 6,69% ke Rp1.465, tepat di Support 1, setelah turun 6,82% sehari sebelumnya. Harga berada di antara lower line dan center line, yang mengindikasikan bearish continuation. R-squared 0,891 menunjukkan tren sangat kuat, korelasi 0,97 menandakan pergerakan searah dengan pasar, dan beta 1,15 menunjukkan sensitivitas harga lebih tinggi dibanding IHSG.
Volume 78,21 juta saham berada di atas rata-rata 57,40 juta saham (volume ratio 1,36 kali), menandakan partisipasi jual meningkat dan diperkuat net sell asing. MACD -23,91, signal -18,04, dan histogram -5,87 mengonfirmasi momentum bearish. Di sisi lain, z-score -1,61 serta MFI 2,15, RSI 0,79, W%R -96,65, dan CMO -98,42 berada di zona oversold ekstrem, sehingga peluang technical rebound mulai terbuka.
Fundamental: ACCUMULATE, Target Harga Saham ISAT Rp1.750
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham ISAT ACCUMULATEĀ dengan target Rp1.750 (+19,5% dari Rp1.465), area akumulasi Rp1.400 sampai Rp1.465, dan critical level fundamental Rp1.350. Entry di Support 1 Rp1.465 berada di batas atas area akumulasi tersebut.
Kinerja 9M-2026: pendapatan Rp45,8 triliun (+11%), EBITDA Rp21,1 triliun, dan laba bersih Rp4,9 triliun (+37,2%), dengan ARPU seluler Rp46.000 (+16,5%).
Kuartal III mengecewakan: laba hanya sekitar Rp0,6 triliun dan margin EBITDA turun ke 42,7% akibat biaya spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, sewa FiberCo, dan konsolidasi SIM pascaregistrasi biometrik.
Belanja modal 9M-2026 mencapai Rp29 triliun (63% dari pendapatan), termasuk Rp10,3 triliun untuk AI Cloud dan Rp9,7 triliun untuk 5G.
Valuasi: EV/EBITDA 2,06x dan P/E 7,5x FY26E, setelah harga turun 48,6% dari puncak tiga bulan Rp2.850. Neraca masih longgar dengan utang bersih Rp10,3 triliun (0,36x EBITDA).
Anda juga bisa mendownload file ini:
Selebihnya Anda bisa membeli saham ISAT disini : Buka Rekening Saham di KAF Sekuritas Indonesia
3. TLKM ā PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Data per 29 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)
Harga Terakhir:Ā Rp1.980 (-4,35%)
Entry:Ā Rp1.985 (Support 1)
Target Harga:Ā TP1 Rp2.050 (Resistance 1) | TP2 Rp2.080 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp1.945
Support:Ā S1 Rp1.985 | S2 Rp1.950
Analisa Saham TLKM Hari Ini
Saham TLKM hari ini turun 4,35% ke Rp1.980 dan bergerak di antara lower line dan center line, yang mengindikasikan bearish continuation. R-squared 0,800 menunjukkan tren kuat, korelasi 0,93 menandakan pergerakan searah dengan pasar, dan beta 1,52 menunjukkan volatilitas saham jauh lebih tinggi dibanding IHSG.
Volume 270,49 juta saham berada di atas rata-rata 229,22 juta saham (volume ratio 1,18 kali), dengan aktivitas jual meningkat dan net sell asing yang menunjukkan distribusi masih berlangsung. MACD menembus ke bawah center line dengan nilai -9,58, menandakan momentum bearish mulai mendominasi.
Namun z-score -1,28 serta MFI 6,98, RSI 4,30, W%R -88,76, dan CMO -91,41 berada di zona oversold, sehingga peluang technical rebound terbuka. Jika Support 2 di Rp1.950 ditembus, tekanan jual berpotensi meningkat.
Fundamental: HOLD, Target Harga Saham TLKM Rp2.000
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham TLKM HOLDĀ dengan target Rp2.000 (+1,0% dari Rp1.980). Untuk investor berorientasi dividen, area akumulasi fundamental berada di bawah Rp1.850 (yield 2026E sekitar 8,7%) dengan critical level Rp1.770.
Spin-off tahap 2 aset fiber wholesale senilai sekitar Rp85,7 triliun ke InfraNexia disetujui RUPSLB 30 September 2026, sehingga lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan Telkom kini terkonsolidasi dalam satu entitas.
Kinerja semester I-2026: pendapatan Rp75,9 triliun (+3,9%), EBITDA Rp37,5 triliun (margin 49,4%), dan laba bersih Rp10,6 triliun (+1,4%; laba normalisasi +6,2%).
Pertumbuhan terbatas: panduan pendapatan normalisasi 2026 hanya +1 sampai 3%, pelanggan Telkomsel turun 3,1% ke 153,5 juta, dan pelanggan IndiHome turun ke 9,5 juta.
Valuasi: P/E 9,2x dan EV/EBITDA 3,4x FY26E dengan yield dividen 2026E sekitar 8,1%. Daya tarik utama adalah dividen, bukan pertumbuhan, dan buyback hingga Rp4 triliun masih berjalan.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa membeli saham TLKM disini: Buka Rekening Saham di KAF Sekuritas Indonesia
Faktor Risiko Utama Rekomendasi Saham Hari Ini
Sebelum memakai rekomendasi saham hari ini, perhatikan risiko berikut:
IHSG masih dalam tren turun.Ā Slope negatif, MACD bearish crossover di IHSG dan delapan sektor, serta net sell asing Rp1,52 triliun menunjukkan pantulan belum dikonfirmasi. Penutupan di bawah critical level 5.025 membuka risiko ke lower line 4.983 dan level psikologis 5.000.
Rupiah dan yield SUN.Ā Rupiah di Rp18.183/US$ dan yield SUN 10 tahun 7,706% menekan valuasi saham big cap, terutama saham dividen dan bank, serta berpotensi memperpanjang aksi jual asing.
Sektor Infrastruktur jauh dari area volume terbesar.Ā ISAT dan TLKM berada di sektor dengan VAP sekitar 49% di atas harga, sehingga Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia memandang potensi di sektor ini sebagai pantulan teknikal, bukan pembalikan tren.
BMRI:Ā pola failed rally, MACD bearish, dan net sell asing Rp155,9 miliar pada 29 Oktober. Cut loss Rp3.670 hanya berjarak 1,34% dari entry, sehingga rawan tersentuh saat volatilitas tinggi. Secara fundamental, NIM turun ke 4,21% dari 4,59%, LDR rata-rata harian kuartal III mencapai 94,8%, dan pembandingan laporan konsolidasi terganggu dekonsolidasi BSI.
ISAT:Ā volume tinggi pada hari turun, dua hari koreksi beruntun di atas 6%, dan jarak cut loss paling lebar (-3,07%). Skenario bear fundamental berada di Rp1.240, sekitar 15,3% di bawah harga saat ini. Margin belum pulih, belanja modal AI besar, dan struktur pinjaman Zankore hingga US$3,1 miliar terhadap neraca ISAT belum diungkapkan.
TLKM:Ā Support 1 Rp1.985 berada sedikit di atas harga terakhir Rp1.980, sehingga entry praktis dekat harga pasar. TP1 Rp2.050 dan TP2 Rp2.080 sudah melampaui target fundamental Rp2.000 (rekomendasi HOLD), dan area akumulasi fundamental untuk investor dividen berada jauh lebih rendah, di bawah Rp1.850. Asing konsisten melepas TLKM dan ADR Telkom ikut melemah 2,81%.
Kesimpulan
Edisi Jumat, 30 Oktober 2026 berisi tiga saham big cap bersinyal Buy on Weakness di tengah kondisi oversold ekstrem:
BMRI (entry Rp3.720, TP1 Rp3.830, TP2 Rp3.890, cut loss Rp3.670) didukung laba 9M-2026 yang naik 20,7% dan rekomendasi fundamental BUY dengan target Rp5.000;
ISAT (entry Rp1.465, TP1 Rp1.535, TP2 Rp1.570, cut loss Rp1.420) berada di zona oversold ekstrem dengan valuasi EV/EBITDA 2,06x dan rekomendasi ACCUMULATE dengan target Rp1.750, meski margin kuartal III tertekan; serta
TLKM (entry Rp1.985, TP1 Rp2.050, TP2 Rp2.080, cut loss Rp1.945) yang menawarkan peluang technical rebound jangka pendek, tetapi secara fundamental hanya HOLD dengan target Rp2.000.
Dengan IHSG yang masih dalam tren turun dan arus asing yang belum berbalik, strategi Buy on Weakness selektif menuntut disiplin entry, ukuran posisi kecil, dan kepatuhan pada cut loss.
Pertanyaan Umum
1. Apa bisnis utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)?
Bank Mandiri adalah bank BUMN terbesar kedua di Indonesia berdasarkan aset, dengan basis wholesale banking terkuat. Bank ini melayani korporasi besar, BUMN, dan ekosistem rantai pasoknya, serta nasabah ritel melalui Livin' by Mandiri dan transaksi korporasi melalui Kopra.
2. Apa bisnis utama PT Indosat Tbk (ISAT)?
Indosat Ooredoo Hutchison adalah operator seluler terbesar kedua di Indonesia, hasil merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia pada 2022, dengan merek IM3 dan Tri. Bisnis seluler menyumbang sekitar 83% pendapatan, dan perseroan sedang bertransformasi menjadi AI-native TechCo melalui AI Cloud dan Zankore.
3. Apa bisnis utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)?
Telkom adalah BUMN telekomunikasi terintegrasi terbesar di Indonesia, kini di bawah Danantara. Bisnisnya terbagi ke empat segmen inti: B2C (Telkomsel dan IndiHome), B2B Infrastruktur (Mitratel, InfraNexia, dan data center NeutraDC), B2B ICT, serta Internasional.
4. Kenapa TLKM masuk daftar padahal rekomendasi fundamentalnya HOLD?
Sinyal Buy on Weakness TLKM berasal dari analisa teknikal jangka pendek yang membaca kondisi oversold dan peluang technical rebound. Rekomendasi HOLD berasal dari valuasi fundamental 12 bulan. Keduanya punya horizon berbeda, sehingga TLKM lebih cocok untuk trading jangka pendek dengan cut loss disiplin, bukan akumulasi jangka panjang di harga saat ini.
5. Apa itu Stock Pick Tasrul Tanar?
Rubrik harian KAF Sekuritas Indonesia ini merangkum saham pilihan berdasarkan riset teknikal dan fundamental Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia, lengkap dengan level entry, target harga, dan cut loss.
6. Bagaimana cara memakai stock pick hari ini?
Pasang antrean beli di level entry Support 1 sesuai sinyal Buy on Weakness, ambil untung bertahap di TP1 dan TP2, dan pasang cut loss sesuai level yang dicantumkan. Gunakan ukuran posisi kecil dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing, terutama selama arus asing masih negatif.
Tentang Penulis
Tasrul Tanar, CSAĀ adalah Senior Analyst KAF Sekuritas Indonesia dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia.
Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia.
Melalui riset berbasis data dan pengalaman panjang di industri pasar modal, Tasrul Tanar menghadirkan analisis saham Indonesia, prospek saham, berita pasar saham, dan strategi investasi untuk membantu investor memahami peluang dan risiko di pasar modal secara lebih terukur.
Seputar KAF Sekuritas Indonesia
KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi.
Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas Indonesia menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri.
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan, bukan rekomendasi jual beli Efek tertentu. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Komentar