Riset & Stock Pick Tasrul Tanar, CSA 2 November 2026: Rekomendasi Saham Hari Ini AADI, ADMR & ERAA, IHSG Jenuh Jual
Diperbarui: 2 hari yang lalu

IHSG ditutup turun 41,01 poin (-0,80%) ke level 5.057,05 pada Jumat, 30 Oktober 2026, penurunan ketiga beruntun. Indeks sempat jatuh ke 4.979 sebelum memantul, dengan 523 saham turun dan hanya 187 saham naik.
Stock Pick Tasrul Tanar adalah rubrik harian KAF Sekuritas yang merangkum saham pilihan berdasarkan riset teknikal dan fundamental Tim Riset KAF Sekuritas, lengkap dengan level entry, target harga, dan cut loss. Edisi Senin, 2 November 2026 menyoroti AADI, ADMR, dan ERAA, tiga saham yang bergerak berbeda arah dari IHSG pada sesi terakhir pekan lalu.
AADI bersinyal Trading Buy sehingga entry langsung di harga terakhir, sedangkan ADMR dan ERAA bersinyal Buy on Weakness dengan entry di Support 1, TP1 di Resistance 1, dan TP2 di Resistance 2. Dari sisi fundamental, stock pick hari ini memadukan AADI (HOLD), ADMR (ACCUMULATE), dan ERAA (BUY).
Poin Penting Hari Ini
AADI (Trading Buy):Ā entry Rp11.475, TP1 Rp11.500, TP2 Rp11.700, cut loss Rp10.825. Fundamental HOLD, target Rp12.150.
ADMR (Buy on Weakness):Ā entry Rp1.200, TP1 Rp1.255, TP2 Rp1.280, cut loss Rp1.170. Fundamental ACCUMULATE, target Rp1.450.
ERAA (Buy on Weakness):Ā entry Rp480, TP1 Rp500, TP2 Rp510, cut loss Rp470. Fundamental BUY, target Rp600.
IHSG:Ā konsolidasi dengan target 5.150, Buy on Weakness selektif di 4.930 sampai 4.990, critical level 4.920.
Daftar Isi
Konteks Pasar
Riset di balik rubrik ini adalah data first-party Tim Riset KAF Sekuritas, yaitu Technical Daily KAF Sekuritas dan Sector Technical Review KAF Sekuritas edisi 2 November 2026, serta Fundamental Snapshot AADI, ADMR, dan ERAA dari KAF Sekuritas. Seluruh harga saham dalam artikel ini adalah harga penutupan Jumat, 30 Oktober 2026.
IHSG sempat menguat ke 5.116, lalu jatuh ke 4.979 sekitar pukul 09.40 WIB sebelum memantul dan ditutup di 5.057,05. Breadth lemah dengan 187 saham naik, 523 turun, dan 81 tetap, sementara nilai transaksi mencapai Rp10,99 triliun.
Dari sisi sektoral, hanya Healthcare (+1,04%) dan Financial (+0,01%) yang menguat. Pelemahan dipimpin Transportasi (-3,10%) dan Basic Materials (-2,96%), sedangkan Energy turun 0,72% dan Cyclic turun 0,68%. Di LQ45, PGAS (+8,64%), PTBA (+5,88%), dan EXCL (+5,85%) naik, sementara BRPT (-6,96%), CUAN (-6,83%), dan ISAT (-6,83%) tertekan.
Jenuh jual makin dalam. Rata-rata skor Sector Relative Panel naik dari 86,2 ke 88,8, dan kini kesebelas sektor berada di atas 60, ambang oversold menurut konvensi Tim Riset KAF Sekuritas. Namun seluruh slope sektor masih negatif dan MACD bearish tercatat di IHSG serta sembilan sektor, sehingga belum ada tanda pembalikan tren.
Sorotan makro dan pasar yang tercatat dalam riset KAF Sekuritas:
Rupiah dan yield SUN.Ā Rupiah berada di atas Rp18.100/US$, sedangkan yield SUN 10 tahun turun ke 7,643% tetapi masih dekat level tertinggi enam tahun.
Daftar short selling November.Ā BEI mengeluarkan BBCA, BUMI, ASII, BRPT, dan INDF dari daftar saham short selling untuk November.
Surplus dagang diproyeksikan menyempit.Ā Surplus neraca perdagangan September 2026 diperkirakan turun menjadi US$2,25 miliar dari US$3,55 miliar pada Agustus 2026, karena impor diproyeksikan pulih lebih cepat dibanding ekspor.
Pertumbuhan ekonomi kuartal IV melambat.Ā Survei Bloomberg memperkirakan ekonomi kuartal IV-2026 tumbuh 4,85% yoy (dari proyeksi 4,9%), inflasi naik ke 3,4%, dan membuka peluang kenaikan BI Rate ke 6% pada akhir tahun.
Prediksi IHSG Hari Ini
Berdasarkan analisa teknikal saham dari Technical Daily KAF Sekuritas, IHSG berada dalam fase Consolidation dengan target 5.150 (+1,84%). Gauge skor OTS IHSG naik ke 93,04 dengan sinyal Buy on Weakness, tetapi tekanan bearish masih mendominasi.
R-squared 0,890 menandakan tren sangat kuat, dan slope -39,91 mencerminkan tren turun dengan tekanan jual yang masih meningkat. MACD -27,68, signal -20,77, dan histogram -6,92 mengonfirmasi momentum bearish. Volume 347,38 juta saham berada sedikit di atas rata-rata 328,36 juta saham (volume ratio 1,06 kali), dengan indikasi net sell asing.
Di sisi lain, z-score -1,6 serta MFI 0,90, RSI 3,50, W%R -80,08, dan CMO -92,99 berada di zona oversold. Ekor bawah panjang dari 4.979 menunjukkan pembeli mulai masuk di dekat lower line 4.926, sehingga peluang technical rebound terbuka.
Level IHSG | Harga |
Resistance 2 | 5.150 (+1,84%) |
Resistance 1 | 5.100 (+0,85%) |
Support 1 | 4.990 (-1,32%) |
Support 2 | 4.930 (-2,51%) |
Critical level | 4.920 (-2,78%) |
Pandangan Tim Riset KAF Sekuritas adalah Buy on Weakness selektif dengan cut loss rapat: akumulasi IHSG di 4.930 sampai 4.990, critical level 4.920, dan target pantulan 5.100 sampai 5.150. Sektor yang diprioritaskan adalah Financial, Cyclic, dan Technology, termasuk ERAA di sektor Cyclic.
Karena itu, stock pick hari ini memadukan saham yang melawan arus pasar (AADI dan ADMR) dengan saham oversold bertren naik (ERAA).
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini
Ringkasan level stock pick hari ini (harga per 30 Oktober 2026). AADI bersinyal Trading Buy dengan entry di harga terakhir, sedangkan ADMR dan ERAA bersinyal Buy on Weakness dengan entry di Support 1. TP1 adalah Resistance 1 dan TP2 adalah Resistance 2. Persentase dihitung dari harga entry.
Kode Saham | Sinyal Teknikal | Harga Terakhir | Entry | Target Harga (TP1āTP2) | Batas Rugi | Rekomendasi Fundamental KAF Sekuritas |
AADI | Trading Buy | Rp11.475 | Rp11.475 (harga terakhir) | Rp11.500 (+0,22%) ā Rp11.700 (+1,96%) | Rp10.825 (-5,66%) | HOLD, target Rp12.150 |
ADMR | Buy on Weakness | Rp1.250 | Rp1.200 (S1) | Rp1.255 (+4,58%) ā Rp1.280 (+6,67%) | Rp1.170 (-2,50%) | ACCUMULATE, target Rp1.450 |
ERAA | Buy on Weakness | Rp482 | Rp480 (S1) | Rp500 (+4,17%) ā Rp510 (+6,25%) | Rp470 (-2,08%) | BUY, target Rp600 |
1. AADI ā PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
Data per 30 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Trading Buy (entry di harga terakhir)
Harga Terakhir:Ā Rp11.475 (+3,14%)
Entry:Ā Rp11.475 (harga terakhir)
Target Harga:Ā TP1 Rp11.500 (Resistance 1) | TP2 Rp11.700 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp10.825
Support:Ā S1 Rp11.075 | S2 Rp10.850
Analisa Saham AADI Hari Ini
Saham AADI hari ini menguat 3,14% ke Rp11.475 saat IHSG turun 0,80%. Harga bergerak di antara lower line dan center line dengan pergerakan positif, yang mengindikasikan pullback sehat menuju kelanjutan tren naik. R-squared 0,798 menunjukkan tren kuat, korelasi 0,10 menandakan hubungan lemah dengan pasar, dan beta 0,85 menunjukkan sensitivitas harga yang moderat terhadap IHSG.
Slope 46,59 mencerminkan tren naik yang kuat, sedangkan z-score -1,27 mengindikasikan kondisi oversold. Volume 8,55 juta saham berada di bawah rata-rata 11,51 juta saham (volume ratio 0,74 kali), dengan indikasi net sell asing.
Histogram MACD -16,02 menunjukkan momentum bearish mulai melemah, MFI 9,23 berada di zona oversold, W%R -53,27 bergerak naik ke area tengah, sedangkan RSI 36,13 dan CMO -27,75 berada di zona netral. Tim Riset KAF Sekuritas menilai AADI menarik untuk akumulasi selektif dengan disiplin cut loss di Rp10.825.
Fundamental: HOLD, Target Harga Saham AADI Rp12.150
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas merekomendasikan saham AADI HOLDĀ dengan target Rp12.150 (+5,9%), area akumulasi Rp10.500 sampai Rp10.800, dan critical level fundamental Rp9.750.
Fundamental dinilai tetap kuat, tetapi sebagian besar katalis sudah tercermin di harga.
Kinerja semester I-2026: pendapatan US$2,55 miliar (+6,25%) dan laba bersih US$473,8 juta (+10,5%), didorong perbaikan margin.
Divestasi 47,99% saham Kestrel Coal kepada Yancoal rampung pada 1 Oktober 2026 dengan nilai US$734,8 juta setelah pajak. Dana dialokasikan untuk ekspansi di Indonesia, dividen, dan pelunasan sebagian pinjaman.
Buyback hingga Rp5 triliun (sekitar 5,6% kapitalisasi) berjalan sejak 20 Oktober 2026 hingga 22 Mei 2027, dan keluarga Thohir juga menambah kepemilikan.
Valuasi: P/E 5,2x 2026E dan P/BV 1,12x. Harga sudah naik 17,6% dari sekitar Rp9.756 (19 Oktober) ke Rp11.475.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa membeli Saham AADI disini:
2. ADMR ā PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Data per 30 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)
Harga Terakhir:Ā Rp1.250 (+0,80%)
Entry:Ā Rp1.200 (Support 1)
Target Harga:Ā TP1 Rp1.255 (Resistance 1) | TP2 Rp1.280 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp1.170
Support:Ā S1 Rp1.200 | S2 Rp1.175
Analisa Saham ADMR Hari Ini
Saham ADMR hari ini naik 0,80% ke Rp1.250 dan bergerak di antara upper line dan center line, tetapi masih berada dalam tren utama yang negatif. Kondisi ini mengindikasikan rebound teknikal yang belum mengonfirmasi pembalikan tren. R-squared 0,848 menunjukkan tren sangat kuat, korelasi 0,96 menandakan pergerakan searah dengan pasar, dan beta 1,34 menunjukkan volatilitas lebih tinggi dibanding IHSG.
Z-score 1,44 menunjukkan harga mulai memasuki area overbought, sedangkan slope -10,31 mencerminkan tren turun moderat. Volume 35,76 juta saham setara rata-rata 36,64 juta saham (volume ratio 0,98 kali), dengan indikasi net sell asing. Histogram MACD 0,37 masih positif tetapi mulai melemah, MFI 0,91 berada di zona oversold, W%R -43,56 bergerak naik, sedangkan RSI 28,12 dan CMO -43,76 berada di zona netral. Karena itu, entry ditempatkan di Support 1 Rp1.200, bukan di harga terakhir.
Fundamental: ACCUMULATE, Target Harga Saham ADMR Rp1.450
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas merekomendasikan saham ADMR ACCUMULATEĀ dengan target Rp1.450 (+16,0%), area akumulasi Rp1.180 sampai Rp1.250, dan critical level fundamental Rp1.120. Entry di Support 1 Rp1.200 berada di dalam area akumulasi tersebut.
Kinerja semester I-2026: pendapatan US$583,9 juta (+31,5%) dan laba bersih diatribusikan US$174,2 juta (+24,0%).
Smelter aluminium PT Kalimantan Aluminium Industry fase 1 berkapasitas 500.000 ton per tahun mencatat ekspor komersial perdana ke Amerika Serikat dan Korea Selatan pada Juni 2026, dengan target kapasitas penuh September sampai Oktober 2026.
Rencana kapasitas total 1,5 juta ton per tahun, dengan fase lanjutan berbasis PLTA.
Valuasi: P/E 7,0x 2026E, P/E 5,4x 2027E (tahun penuh pertama smelter), dan P/BV 1,51x. Kunci re-rating adalah bukti utilisasi penuh smelter dan margin aluminium di kuartal IV.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa membeli Saham ADMR disini:
3. ERAA ā PT Erajaya Swasembada Tbk
Data per 30 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)
Harga Terakhir:Ā Rp482 (-6,40%)
Entry:Ā Rp480 (Support 1)
Target Harga:Ā TP1 Rp500 (Resistance 1) | TP2 Rp510 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp470
Support:Ā S1 Rp480 | S2 Rp472
Analisa Saham ERAA Hari Ini
Saham ERAA hari ini terkoreksi 6,40% ke Rp482 dan berada di bawah lower line, yang mengindikasikan pullback dalam yang berpotensi mengancam tren naik. R-squared 0,788 menunjukkan tren cukup kuat, korelasi 0,11 menandakan hubungan lemah dengan pasar, dan beta 1,22 menunjukkan volatilitas lebih tinggi dibanding IHSG.
Slope 3,12 menunjukkan tren utama masih positif, dan z-score -1,24 mengindikasikan kondisi oversold. Volume melonjak ke 205,48 juta saham, jauh di atas rata-rata 97,06 juta saham (volume ratio 2,12 kali), dengan indikasi net buy asing yang menunjukkan akumulasi investor asing masih berlangsung.
MACD -6,98, signal -3,13, dan histogram -3,86 masih bearish, tetapi MFI 7,03, RSI 3,77, W%R -94,09, dan CMO -92,47 berada di zona oversold. Sector Technical Review KAF Sekuritas mencatat ERAA sebagai saham oversold bertren naik di sektor Cyclic, sektor yang kembali berada di atas trend line.
Fundamental: BUY, Target Harga Saham ERAA Rp600
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas merekomendasikan saham ERAA BUYĀ dengan target Rp600 (+24,5%, turun dari Rp710), area akumulasi Rp450 sampai Rp482, dan critical level fundamental Rp420. Entry di Support 1 Rp480 berada di dalam area akumulasi tersebut.
Kinerja 9M-2026: penjualan Rp63,97 triliun (+22,2%) dan laba bersih Rp1,09 triliun (+38,5%), didorong permintaan smartphone premium.
Momentum kuartalan melambat: laba kuartal III sekitar Rp306 miliar, turun dari Rp331 miliar (kuartal II) dan Rp453 miliar (kuartal I), meski masih naik 41% yoy.
Jaringan lebih dari 2.400 gerai dan 17,5 juta anggota MyEraspace.
Valuasi: P/E 5,0x 2026E, P/BV 0,65x, dan yield dividen 5,2%. Target diturunkan karena biaya ekuitas lebih tinggi dan perlambatan laba kuartalan.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa membeli Saham ERAA disini:
Faktor Risiko Utama
Sebelum memakai rekomendasi saham hari ini, perhatikan risiko berikut:
IHSG masih dalam tren turun.Ā Slope negatif dan MACD bearish di IHSG serta sembilan sektor menunjukkan pantulan belum dikonfirmasi. Penutupan di bawah critical level 4.920 membuka risiko pelemahan lanjutan.
Tekanan makro.Ā Rupiah di atas Rp18.100/US$, surplus dagang yang menyempit, serta peluang kenaikan BI Rate berpotensi menambah volatilitas IHSG.
AADI:Ā rasio risiko dan imbal hasil kurang menarik untuk trading. TP1 Rp11.500 hanya berjarak 0,22% dan TP2 Rp11.700 berjarak 1,96% dari entry, sedangkan cut loss Rp10.825 berjarak 5,66%. AADI juga sudah keluar dari daftar oversold tren naik di sektor Energy, volume di bawah rata-rata, dan ada indikasi net sell asing. Secara fundamental, kontribusi Kestrel hilang mulai kuartal IV, aturan DMO berpotensi berubah, dan harga batu bara bisa berbalik turun.
ADMR:Ā rebound masih terjadi di dalam tren utama yang negatif, z-score 1,44 mendekati area overbought, dan beta 1,34 membuat saham ini lebih volatil dibanding pasar. Secara fundamental, risikonya adalah keterlambatan ramp-up smelter, harga aluminium dan alumina, liabilitas yang naik ke US$2,34 miliar, serta ketergantungan pada listrik batu bara.
ERAA:Ā harga berada di bawah lower line setelah turun 6,40% dengan volume 2,12 kali rata-rata, dan Technical Daily KAF Sekuritas menyarankan menunggu konfirmasi pembalikan arah. Fundamental Snapshot KAF Sekuritas tidak menemukan keterbukaan informasi khusus yang menjelaskan penurunan tersebut. Risiko fundamentalnya adalah marjin bersih tipis (sekitar 1,7% penjualan), rupiah lemah yang menaikkan harga impor gawai, dan perlambatan konsumsi.
Kesimpulan
Rekomendasi saham hari ini berisi tiga saham dengan karakter berbeda:
AADI (Trading Buy, entry Rp11.475, TP1 Rp11.500, TP2 Rp11.700, cut loss Rp10.825) menguat saat IHSG turun dengan dukungan buyback Rp5 triliun, tetapi secara fundamental HOLD dengan target Rp12.150 karena katalis sudah banyak tercermin di harga;
ADMR (Buy on Weakness, entry Rp1.200, TP1 Rp1.255, TP2 Rp1.280, cut loss Rp1.170) ditopang laba semester I yang naik 24,0% dan transformasi smelter aluminium, dengan rekomendasi ACCUMULATE dan target Rp1.450; serta
ERAA (Buy on Weakness, entry Rp480, TP1 Rp500, TP2 Rp510, cut loss Rp470) yang oversold bertren naik dengan net buy asing, valuasi P/E 5,0x, dan rekomendasi BUY dengan target Rp600.
Dengan IHSG yang masih dalam tren turun, strategi Buy on Weakness selektif menuntut disiplin entry, ukuran posisi kecil, dan kepatuhan pada cut loss.
FAQ
1. Apa bisnis utama PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)?
AADI adalah entitas usaha batu bara termal Grup Adaro yang tercatat di BEI sejak 5 Desember 2024. Bisnisnya meliputi pertambangan batu bara sebagai sumber pendapatan utama, jasa pertambangan, logistik (pelabuhan, tongkang, pengiriman), pembangkit listrik dan pengelolaan air, serta perkebunan.
2. Apa bisnis utama PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)?
Alamtri Minerals (dahulu Adaro Minerals Indonesia) adalah pilar mineral dan transisi energi Grup Alamtri (ADRO). Bisnis intinya adalah batu bara metalurgi untuk bahan baku baja di Kalimantan dan smelter aluminium PT Kalimantan Aluminium Industry di Kawasan Industri Hijau Indonesia, Kalimantan Utara.
3. Apa bisnis utama PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)?
Erajaya adalah distributor dan peritel gawai dengan lebih dari 2.400 gerai, termasuk Erafone dan iBox. Portofolionya diperluas ke active & lifestyle, komputer & elektronik, serta food & nourishment, yang dikelola dalam ekosistem omnichannel MyEraspace.
4. Apa beda sinyal Trading Buy dan Buy on Weakness?
Pada sinyal Trading Buy, entry dilakukan langsung di harga terakhir, seperti AADI di Rp11.475. Pada sinyal Buy on Weakness, entry ditunggu di Support 1, seperti ADMR di Rp1.200 dan ERAA di Rp480. Untuk kedua sinyal, TP1 adalah Resistance 1 dan TP2 adalah Resistance 2.
5. Apa itu Stock Pick Tasrul Tanar?
Rubrik harian KAF Sekuritas ini merangkum saham pilihan berdasarkan riset teknikal dan fundamental Tim Riset KAF Sekuritas, lengkap dengan level entry, target harga, dan cut loss.
6. Bagaimana cara memakai stock pick hari ini?
Pasang antrean beli di level entry sesuai sinyal, ambil untung bertahap di TP1 dan TP2, dan pasang cut loss sesuai level yang dicantumkan. Gunakan ukuran posisi kecil dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing, terutama selama IHSG masih dalam tren turun.
Tentang Penulis
Tasrul TanarĀ adalah Research Analyst KAF Sekuritas dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia.
Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE), ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental dan Teknikal, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia.
Melalui riset berbasis data dan pengalaman panjang di industri pasar modal, Tasrul Tanar menghadirkan analisis saham Indonesia, prospek saham, berita pasar saham, dan strategi investasi untuk membantu investor memahami peluang dan risiko di pasar modal secara lebih terukur.
Seputar KAF Sekuritas
KAF Sekuritas adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi.
Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri.
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Komentar