top of page

Riset & Stock Pick Tasrul Tanar, CSA 3 November 2026: Rekomendasi Saham Hari Ini BBRI, BMRI & NCKL, IHSG Rebound Teknikal

9 jam yang lalu
11 menit membaca
Rekomendasi Saham Hari Ini
Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG ditutup menguat 0,79% ke level 5.097 pada Senin, 2 November 2026, setelah bergerak di rentang 4.982 sampai 5.126. Delapan dari sebelas sektor IDX-IC naik, dipimpin Basic Materials (+2,32%), tetapi Tim Riset KAF Sekuritas masih memperlakukan kenaikan ini sebagai rebound teknikal di dalam tren bearish.


Stock Pick Tasrul Tanar adalah rubrik harian KAF Sekuritas yang merangkum saham pilihan berdasarkan riset teknikal dan fundamental Tim Riset KAF Sekuritas, lengkap dengan level entry, target harga, dan cut loss. Edisi Selasa, 3 November 2026 menyoroti dua bank BUMN, BBRI dan BMRI, serta produsen nikel terintegrasi NCKL. Ketiganya mendapat rekomendasi fundamental BUY dari KAF Sekuritas dengan upside 26,7% sampai 35,1%.


Rekomendasi Saham Hari Ini ada BBRI dan NCKL bersinyal Trading Buy sehingga entry langsung di harga terakhir, sedangkan BMRI bersinyal Buy on Weakness dengan entry di Support 1. Untuk ketiga saham dalam stock pick hari ini, TP1 adalah Resistance 1 dan TP2 adalah Resistance 2.

Poin Penting Hari Ini BBRI (Trading Buy):Ā entry Rp2.820, TP1 Rp2.850, TP2 Rp2.880, cut loss Rp2.720. Fundamental BUY, target Rp3.575. BMRI (Buy on Weakness):Ā entry Rp3.670, TP1 Rp3.760, TP2 Rp3.800, cut loss Rp3.610. Fundamental BUY, target Rp5.000. NCKL (Trading Buy):Ā entry Rp730, TP1 Rp750, TP2 Rp765, cut loss Rp700. Fundamental BUY, target Rp925. IHSG:Ā Tendency to Rise dengan target 5.150, support 5.000 dan 4.950, critical level 4.925.

Daftar Isi

Konteks Pasar

Riset di balik rubrik ini adalah data first-party Tim Riset KAF Sekuritas, yaitu Technical Daily KAF Sekuritas dan Sector Technical Review KAF Sekuritas edisi 3 November 2026, serta Fundamental Snapshot BBRI, BMRI, dan NCKL dari KAF Sekuritas. Seluruh harga saham dalam artikel ini adalah harga penutupan Senin, 2 November 2026.


IHSG naik 0,79% ke 5.097, tetapi volume 262,79 juta saham masih 19,5% di bawah rata-rata (volume ratio 0,81 kali). Asing mencatat net sell rata-rata Rp517,98 miliar per hari, sehingga distribusi asing masih menjadi faktor penahan utama.


Dari sisi sektoral, Basic Materials memimpin (+2,32%), disusul Energi (+1,44%) dan Infrastruktur (+1,41%). Tiga sektor melemah, yaitu Teknologi (-1,20%), Kesehatan (-1,06%), dan Transportasi (-0,10%). Sektor Keuangan naik 0,37% ke 1.202 dengan skor gauge terendah 45,18 (Hold), karena harga sudah berada di atas garis tren dan dekat garis Up channel.


Sector Technical Review KAF Sekuritas mencatat seluruh 11 sektor masih berada dalam channel regresi menurun dengan r-squared 0,77 sampai 0,96. Area volume terbesar (POC VAP) seluruh sektor berada 9,8% sampai 49,5% di atas harga, sehingga supply historis masih berat.


Sorotan makro dan pasar yang tercatat dalam riset KAF Sekuritas:

  1. PMI manufaktur tertinggi 31 bulan.Ā PMI Manufaktur Indonesia versi S&P Global naik ke 54,0 pada Oktober 2026 dari 52,4 pada September, ekspansi terkuat sejak Maret 2024, dengan pesanan ekspor baru mencatat pertumbuhan tertinggi sejak survei dimulai April 2011.

  2. Inflasi melandai, surplus dagang menyempit.Ā Inflasi Oktober 0,22% secara bulanan dan 3,23% secara tahunan. Neraca perdagangan September 2026 surplus US$3,36 miliar, lebih rendah dari US$3,55 miliar pada Agustus, karena impor tumbuh 18,41% sementara ekspor tumbuh 11,87%.

  3. GWM perbankan turun.Ā Mulai 1 November 2026, GWM rupiah bank konvensional turun dari 9% ke 8% dan akan menjadi 7% pada 1 Desember, menambah likuiditas bank. BI mempertahankan BI-Rate 5,75% dengan Deposit Facility dinaikkan ke 5,00%.

  4. Rupiah dan yield SUN.Ā Rupiah berada di Rp18.113/US$ dan yield SUN 10 tahun di 7,643% (30 Oktober 2026), dekat level tertinggi sejak Mei 2020.

  5. Perubahan konstituen IHSG.Ā Sebanyak 82 saham HSC dikeluarkan dari IHSG mulai 2 November 2026. NCKL tidak termasuk dalam daftar tersebut.


Prediksi IHSG Hari Ini

Berdasarkan analisa teknikal saham dari Technical Daily KAF Sekuritas, IHSG berada di zona Buy dengan pandangan Tendency to Rise dan target 5.150 (+1,04%). Harga bergerak di antara lower line dan center line dengan pergerakan positif di tengah tren negatif, yang mengindikasikan rebound teknikal dan belum mengonfirmasi pembalikan tren.


R-squared 0,897 menunjukkan tren sangat kuat, sedangkan slope -40,10 menandakan tren turun masih berlangsung. Z-score -1,64 menempatkan IHSG di zona oversold, sehingga peluang rebound mulai terbentuk. MACD -23,63, signal -21,58, dan histogram -2,05 masih mengonfirmasi momentum bearish, tetapi MFI 30,00, RSI 34,09, dan CMO -31,82 mulai naik dari zona oversold menuju titik tengah, dan W%R -39,85 bergerak menuju zona overbought.


Level IHSG

Harga

Resistance 2

5.150 (+1,04%)

Resistance 1

5.125 (+0,55%)

Support 1

5.000 (-1,90%)

Support 2

4.950 (-2,88%)

Critical level

4.925 (-3,37%)

Pandangan Tim Riset KAF Sekuritas adalah trading selektif dengan rebound terbatas menuju 5.125 sampai 5.150. Penembusan garis tren 5.152 diperlukan untuk konfirmasi pembalikan jangka pendek, sementara penutupan di bawah critical level 4.925 membuka ruang ke garis Low 4.876. Rasio potensi/risiko IHSG hanya 0,31 kali, sehingga stock pick hari ini menekankan disiplin cut loss.


Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini

Ringkasan level stock pick hari ini (harga per 2 November 2026). BBRI dan NCKL bersinyal Trading Buy dengan entry di harga terakhir, sedangkan BMRI bersinyal Buy on Weakness dengan entry di Support 1. TP1 adalah Resistance 1 dan TP2 adalah Resistance 2. Persentase dihitung dari harga entry.

Kode Saham

Sinyal Teknikal

Harga Terakhir

Entry

Target Harga (TP1–TP2)

Batas Rugi

Rekomendasi Fundamental KAF Sekuritas

BBRI

Trading Buy

Rp2.820

Rp2.820 (harga terakhir)

Rp2.850 (+1,06%) – Rp2.880 (+2,13%)

Rp2.720 (-3,55%)

BUY, target Rp3.575

BMRI

Buy on Weakness

Rp3.700

Rp3.670 (S1)

Rp3.760 (+2,45%) – Rp3.800 (+3,54%)

Rp3.610 (-1,63%)

BUY, target Rp5.000

NCKL

Trading Buy

Rp730

Rp730 (harga terakhir)

Rp750 (+2,74%) – Rp765 (+4,79%)

Rp700 (-4,11%)

BUY, target Rp925


Selebihnya Anda bisa download file ini:



1. BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Data per 2 November 2026:

  • Sinyal Teknikal:Ā Trading Buy (entry di harga terakhir)

  • Harga Terakhir:Ā Rp2.820 (+0,71%)

  • Entry:Ā Rp2.820 (harga terakhir)

  • Target Harga:Ā TP1 Rp2.850 (Resistance 1) | TP2 Rp2.880 (Resistance 2)

  • Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp2.720

  • Support:Ā S1 Rp2.770 | S2 Rp2.730


Analisa Saham BBRI Hari Ini

Saham BBRI hari ini naik 0,71% ke Rp2.820 dan bergerak di antara upper line dan center line dengan pergerakan positif di tengah tren negatif. Technical Daily KAF Sekuritas membaca kondisi ini sebagai rebound teknikal yang belum mengonfirmasi pembalikan tren. R-squared 0,816 menunjukkan tren sangat kuat, korelasi 0,97 menandakan hubungan sangat kuat dengan pasar, dan beta 1,25 menunjukkan volatilitas lebih agresif dibanding IHSG.


Z-score 1,32 menunjukkan harga mulai berada di area overbought, sedangkan slope -15,32 mencerminkan tren turun moderat. Volume 179,26 juta saham berada di bawah rata-rata 262,28 juta saham (volume ratio 0,68 kali), dengan indikasi net sell asing. MACD -6,72, signal -3,23, dan histogram -3,49 masih bearish, tetapi MFI 29,25, RSI 47,64, dan CMO -4,72 mulai naik dari zona oversold menuju titik tengah, sementara W%R -36,89 bergerak menuju zona overbought.


Fundamental: BUY, Target Harga Saham BBRI Rp3.575

Fundamental Snapshot KAF Sekuritas merekomendasikan saham BBRI BUYĀ dengan target Rp3.575 (+26,8%), area akumulasi Rp2.700 sampai Rp2.820, dan critical level fundamental Rp2.550. Entry Trading Buy di Rp2.820 berada di batas atas area akumulasi tersebut.

  • Kinerja semester I-2026: laba konsolidasi Rp31,2 triliun (+17,5%), pendapatan bunga bersih Rp80,5 triliun (+9,9%), dan ROE naik ke 18,8% dari 16,6%. Perbaikan datang dari biaya dana yang turun ke 2,4% dari 3,0% dan cost of credit 3,1% dari 3,4%.

  • Laju laba bank-only melambat: hingga Agustus 2026, laba bank-only Rp34,77 triliun hanya naik 6,63% karena beban pencadangan naik 8,9%. Laporan konsolidasi 9M-2026 belum dirilis per 2 November.

  • Imbal hasil pemegang saham tinggi: DPS FY2025 Rp345,98 (payout sekitar 92%) dan buyback tahap II hingga Rp1 triliun berjalan pada 22 Oktober 2026 sampai 21 Januari 2027.

  • Valuasi: P/E 6,8x 2026E, P/BV 1,29x, dan dividend yield 12,3%. Harga sudah turun 28% sejak Februari (Rp3.930 ke Rp2.820), yang menurut KAF Sekuritas sudah mencerminkan skenario pesimis.


Selebihnya Anda bisa download file ini:


2. BMRI – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Data per 2 November 2026:

  • Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)

  • Harga Terakhir:Ā Rp3.700 (-0,53%)

  • Entry:Ā Rp3.670 (Support 1)

  • Target Harga:Ā TP1 Rp3.760 (Resistance 1) | TP2 Rp3.800 (Resistance 2)

  • Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp3.610

  • Support:Ā S1 Rp3.670 | S2 Rp3.620


Analisa Saham BMRI Hari Ini

Saham BMRI hari ini turun 0,53% ke Rp3.700 saat IHSG menguat. Harga berada di antara upper line dan center line, tetapi pergerakan negatif mengindikasikan failed rally dalam tren turun sehingga tekanan bearish masih berlanjut. R-squared 0,773 mencerminkan tren yang kuat, korelasi 0,94 menunjukkan hubungan sangat kuat dengan pasar, dan beta 1,20 menandakan volatilitas lebih agresif dibanding IHSG.


Z-score 1,2 menunjukkan harga mulai memasuki area overbought, sedangkan slope -18,49 mencerminkan tren turun moderat. Volume 118,68 juta saham berada di bawah rata-rata 177,66 juta saham (volume ratio 0,67 kali), dengan indikasi net sell asing. MACD -11,94, signal -3,63, dan histogram -8,31 mengonfirmasi momentum turun, tetapi MFI 0,78, RSI 0,57, W%R -76,19, dan CMO -98,85 berada di zona oversold yang membuka peluang rebound teknikal.


Sector Technical Review KAF Sekuritas memasukkan BMRI ke daftar oversold tren turun di sektor Keuangan dan menilai kondisi oversold ini sejalan dengan valuasi fundamental yang murah, sehingga BMRI menjadi kandidat akumulasi saat sinyal pembalikan muncul. Karena itu, entry ditempatkan di Support 1 Rp3.670, bukan di harga terakhir.


Fundamental: BUY, Target Harga Saham BMRI Rp5.000

Fundamental Snapshot KAF Sekuritas merekomendasikan saham BMRI BUYĀ dengan target Rp5.000 (+35,1%), area akumulasi Rp3.600 sampai Rp3.700, dan critical level fundamental Rp3.480. Entry di Support 1 Rp3.670 berada di dalam area akumulasi tersebut.

  • Kinerja 9M-2026: laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun (+20,7%), tertinggi dibanding BBNI (+6,6%), BBCA (+4,2%), dan laba bank-only BBRI hingga Agustus (+6,6%).

  • Kredit bank-only Rp1.605,8 triliun (+16,0%), pendapatan non-bunga Rp29,4 triliun (+13,75%), dan beban operasional turun 9,03% sehingga CIR membaik ke 36,1% dari 43,1%.

  • Kualitas aset membaik: NPL gross 0,98% (dari 1,03%), cost of credit 0,55%, coverage 243%, dan ROE naik ke 23,6% dari 21,2%.

  • Valuasi: P/BV 1,14x 2026E, P/E 5,7x 2026E, dan potensi dividend yield 12,3%. Harga turun 17,0% sejak RUPST 29 April 2026 (Rp4.460), saat asing melepas BMRI Rp266,3 miliar (27 Oktober) dan Rp168,8 miliar (sesi I, 28 Oktober).


Selebihnya Anda bisa download file ini:


3. NCKL – PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel)

Data per 2 November 2026:

  • Sinyal Teknikal:Ā Trading Buy (entry di harga terakhir)

  • Harga Terakhir:Ā Rp730 (+0,68%)

  • Entry:Ā Rp730 (harga terakhir)

  • Target Harga:Ā TP1 Rp750 (Resistance 1) | TP2 Rp765 (Resistance 2)

  • Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp700

  • Support:Ā S1 Rp720 | S2 Rp705


Analisa Saham NCKL Hari Ini

Saham NCKL hari ini naik 0,68% ke Rp730 bersamaan dengan Basic Materials yang memimpin kenaikan sektoral. Harga berada di antara upper line dan center line, tetapi Technical Daily KAF Sekuritas mencatat pola failed rally di dalam tren turun yang belum mencerminkan fase akumulasi. R-squared 0,881 menunjukkan tren sangat kuat, korelasi 0,98 menandakan hubungan sangat kuat dengan pasar, dan beta 1,27 menunjukkan volatilitas lebih agresif dibanding IHSG.


Z-score 1,56 menunjukkan harga mulai memasuki area overbought, sedangkan slope -6,20 mencerminkan tren turun moderat. Volume 35,70 juta saham berada di bawah rata-rata 44,48 juta saham (volume ratio 0,80 kali), dengan indikasi net sell asing. MACD -2,99, signal -2,88, dan histogram -0,12 masih bearish, tetapi MFI 38,96 dan W%R -53,30 mulai naik dari zona oversold, sementara RSI 70,25 dan CMO 40,51 bergerak menuju zona overbought yang menandakan momentum penguatan meningkat tetapi rawan jenuh.


Fundamental: BUY, Target Harga Saham NCKL Rp925

Fundamental Snapshot KAF Sekuritas merekomendasikan saham NCKL BUYĀ dengan target Rp925 (+26,7%), area akumulasi Rp700 sampai Rp730, dan critical level fundamental Rp640. Entry Trading Buy di Rp730 berada di batas atas area akumulasi tersebut.

  • Kinerja 9M-2026: laba Rp8,69 triliun (+34,8%) dari Rp6,45 triliun. Semester I mencatat pendapatan Rp17,1 triliun (+21,2%), ditopang penjualan bijih dari tambang GTS dan tambahan lini RKEF.

  • Kebijakan pasokan: pemerintah merevisi RKAB 2026 menjadi 290 sampai 300 juta ton bijih dengan sinyal kuota 2027 lebih rendah. Harga nikel LME naik lebih dari US$700 dalam empat sesi ke atas US$16.200/ton (23 Oktober 2026).

  • Kapasitas bertambah melalui lini RKEF ketiga (desain hingga 185 ribu ton nikel/tahun) dan pemanfaatan panas buang HPAL 50 MW yang ditargetkan rampung kuartal IV-2026.

  • Valuasi: P/E 3,9x 2026E, P/BV 1,04x, dividend yield 5,8%, dan ROE 2026E sekitar 27%.


Selebihnya Anda bisa download file ini:


Faktor Risiko Utama

Sebelum memakai Stock Pick Tasrul Tanar edisi ini, perhatikan risiko berikut:

  1. IHSG masih dalam tren turun.Ā Slope -40,10 dan MACD di bawah signal menunjukkan rebound belum dikonfirmasi, volume masih di bawah rata-rata, dan net sell asing rata-rata Rp517,98 miliar per hari. Penutupan di bawah critical level 4.925 membuka ruang pelemahan ke 4.876.

  2. Tekanan makro.Ā Rupiah di Rp18.113/US$, yield SUN 10 tahun 7,643%, surplus dagang yang menyempit, dan kenaikan biaya bahan baku manufaktur berpotensi menambah volatilitas pasar.

  3. BBRI:Ā rasio risiko dan imbal hasil kurang menarik untuk trading. TP2 Rp2.880 hanya berjarak 2,13% dari entry, sedangkan cut loss Rp2.720 berjarak 3,55%. Technical Daily KAF Sekuritas menempatkan BBRI pada horizon jangka pendek di zona Hold, z-score 1,32 mendekati overbought, dan distribusi asing masih berlangsung. Secara fundamental, risikonya adalah kenaikan NPL mikro, penugasan Kopdes Merah Putih dan KUR yang menekan kualitas aset, laba bank-only yang melambat, serta potensi penurunan payout dividen.

  4. BMRI:Ā pola failed rally dalam tren turun dan MACD bearish membuat entry perlu menunggu harga turun ke Support 1. Secara fundamental, risikonya adalah NIM yang turun ke 4,21% dari 4,59%, LDR rata-rata harian kuartal III 94,8% yang membatasi ekspansi kredit, aksi jual asing pada saham big cap, serta dekonsolidasi BSI yang membuat perbandingan laporan tahunan tidak sepenuhnya setara.

  5. NCKL:Ā Technical Daily KAF Sekuritas menempatkan NCKL di zona Hold dengan pola failed rally, z-score 1,56 dan RSI 70,25 mendekati area overbought, serta volume rendah yang belum mendukung pergerakan harga. Secara fundamental, risikonya adalah harga nikel yang kembali melemah karena surplus global, isu lingkungan di Obi, free float sekitar 13,75% di bawah batas baru 15% (potensi penambahan saham), dan risiko kuota bijih.


Kesimpulan

Stock Pick Tasrul Tanar edisi 3 November 2026 berisi tiga saham dengan rekomendasi fundamental BUY dari KAF Sekuritas:

  • BBRI (Trading Buy, entry Rp2.820, TP1 Rp2.850, TP2 Rp2.880, cut loss Rp2.720) ditopang laba semester I yang naik 17,5%, dividend yield 12,3%, dan buyback Rp1 triliun, dengan target fundamental Rp3.575;

  • BMRI (Buy on Weakness, entry Rp3.670, TP1 Rp3.760, TP2 Rp3.800, cut loss Rp3.610) mencatat laba 9M tertinggi di antara bank besar (+20,7%) dan masuk daftar oversold yang sejalan dengan valuasi murah, dengan target fundamental Rp5.000; serta

  • NCKL (Trading Buy, entry Rp730, TP1 Rp750, TP2 Rp765, cut loss Rp700) dengan laba 9M naik 34,8%, dukungan kebijakan RKAB yang lebih ketat, dan P/E 3,9x, dengan target fundamental Rp925.


Dengan IHSG yang masih rebound di dalam tren turun, strategi trading selektif menuntut disiplin entry, ukuran posisi kecil, dan kepatuhan pada cut loss.


Pertanyaan Umum

  • Apa bisnis utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)?

    BRI adalah bank terbesar di Indonesia berdasarkan aset (Rp2.352 triliun) dan pemimpin pembiayaan UMKM dan mikro, termasuk penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Grup BRI mencakup holding ultra mikro bersama Pegadaian dan PNM, dengan Danantara sebagai pemegang saham pengendali.

  • Apa bisnis utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)?

    Bank Mandiri adalah bank BUMN dengan basis wholesale banking terkuat, melayani korporasi besar, BUMN, dan ekosistem rantai pasoknya. Di segmen ritel, Bank Mandiri melayani nasabah melalui Livin' by Mandiri (42,6 juta pengguna terdaftar) dan transaksi korporasi melalui Kopra.

  • Apa bisnis utama Harita Nickel (NCKL)?

    NCKL adalah produsen nikel terintegrasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Bisnisnya mencakup penambangan bijih saprolit dan limonit, pengolahan RKEF menjadi feronikel, serta HPAL yang menghasilkan MHP, nikel sulfat, dan kobalt sulfat untuk rantai pasok baterai kendaraan listrik.

  • Apa beda sinyal Trading Buy dan Buy on Weakness?

    Pada sinyal Trading Buy, entry dilakukan langsung di harga terakhir, seperti BBRI di Rp2.820 dan NCKL di Rp730. Pada sinyal Buy on Weakness, entry ditunggu di Support 1, seperti BMRI di Rp3.670. Untuk kedua sinyal, TP1 adalah Resistance 1 dan TP2 adalah Resistance 2.

  • Apa itu Stock Pick Tasrul Tanar?

    Rubrik harian KAF Sekuritas ini merangkum saham pilihan berdasarkan riset teknikal dan fundamental Tim Riset KAF Sekuritas, lengkap dengan level entry, target harga, dan cut loss.

  • Bagaimana cara memakai stock pick hari ini?

    Pasang antrean beli di level entry sesuai sinyal, ambil untung bertahap di TP1 dan TP2, dan pasang cut loss sesuai level yang dicantumkan. Gunakan ukuran posisi kecil dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing, terutama selama IHSG masih bergerak dalam tren turun.

Tentang Penulis

Tasrul TanarĀ adalah Research Analyst KAF Sekuritas dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia.

Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE), ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental dan teknikal, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia.


Melalui riset berbasis data dan pengalaman panjang di industri pasar modal, Tasrul Tanar menghadirkan analisis saham Indonesia, prospek saham, berita pasar saham, dan strategi investasi untuk membantu investor memahami peluang dan risiko di pasar modal secara lebih terukur.

Seputar KAF Sekuritas

KAF Sekuritas adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi.

Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri.

Disclaimer

Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Komentar


KAF Sekuritas Indonesia

Kontak

Treasury Tower Lantai 28, Unit D, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-54, Jakarta - 12190, Indonesia

Pelayanan Nasabah:

(+62) 21 5012 3175 ext. 002
(+62) 811 8853 175
cs@kafsekuritas.co.id

  • Instagram
  • TikTok
  • LinkedIn
  • YouTube

Pelaporan:

(+62) 81 1853 185
wbs@kafsekuritas.co.id

Tautan Langsung

Saluran Utama:

(+62) 21 50123 175

(+62) 21 50123 185

toko bermain
toko aplikasi
OJK_Logo.png
Logo IDX BEI
Logo KSEI
Logo IDClear KPEI
Logo SIPF
Logo LAPS SJK
Logo Inklusi Keuangan

Copyright 2023 oleh KAF Group

bottom of page