Riset & Stock Pick Tasrul Tanar, CSA 29 Oktober 2026: Rekomendasi Saham Hari Ini AVIA, BBTN & ICBP, IHSG Rebound Teknikal
Diperbarui: 5 hari yang lalu

Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
IHSG ditutup di level 5.282 pada Rabu, 28 Oktober 2026, naik 0,30% setelah dua hari koreksi. Indeks sempat jatuh ke 5.167 di bawah Support 1, lalu ditutup di level tertinggi harian, sementara investor asing masih mencatat net sell sekitar Rp519,9 miliar. Dalam Stock Pick Tasrul Tanar edisi Kamis, 29 Oktober 2026, tiga saham yang menjadi perhatian adalah AVIA, BBTN, dan ICBP. Ketiganya masuk daftar akumulasi selektif Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia karena berada di zona oversold sekaligus didukung rekomendasi fundamental: AVIA ACCUMULATE, BBTN ACCUMULATE, dan ICBP BUY.
Strategi stock pick hari ini berbeda per sinyal: AVIA dan ICBP bersinyal Buy on Weakness sehingga entry di Support 1, TP1 di Resistance 1, dan TP2 di Resistance 2, sedangkan BBTN bersinyal Trading Buy sehingga entry langsung di harga terakhir.
Poin Penting Hari Ini AVIA (Buy on Weakness):Ā entry Rp298, TP1 Rp308, TP2 Rp312, cut loss Rp292. Fundamental ACCUMULATE, target Rp335. BBTN (Trading Buy):Ā entry Rp935, TP1 Rp950, TP2 Rp960, cut loss Rp895. Fundamental ACCUMULATE, target Rp1.045. ICBP (Buy on Weakness):Ā entry Rp5.650, TP1 Rp5.800, TP2 Rp5.875, cut loss Rp5.525. Fundamental BUY, target Rp7.000. IHSG:Ā rebound teknikal dengan target 5.350, critical level 5.100, menjelang keputusan FOMC.
Daftar Isi
Konteks Pasar Hari Ini
Riset di balik Stock Pick Tasrul Tanar ini adalah data first-party Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia, yaitu Technical Daily dan Sector Technical Review KAF Sekuritas Indonesia 29 Oktober 2026, serta Fundamental Snapshot AVIA, BBTN, dan ICBP yang ditandatangani Tasrul Tanar, CSA. Seluruh harga saham dalam artikel ini adalah harga penutupan Rabu, 28 Oktober 2026.
Penguatan IHSG belum didukung arus dana. Volume transaksi tercatat 285,88 juta saham, di bawah rata-rata 331,01 juta saham (volume ratio 0,86 kali), dan data OTS mencatat net sell asing sekitar Rp519,9 miliar. Ekor bawah panjang yang terbentuk dua hari berturut-turut menunjukkan permintaan di area 5.170 sampai 5.180.
Dari sisi sektoral, hanya tiga sektor yang naik: Healthcare (+1,72%), Financial (+0,58%), dan Transportasi (+0,32%). Infrastruktur memimpin pelemahan (-2,40%), disusul Energy (-1,29%). Sepuluh dari 11 sektor kini berada di zona oversold menurut Sector Relative Panel, dengan Technology sebagai sektor paling jenuh jual (gauge 91,94).
Sorotan makro yang tercatat dalam riset KAF Sekuritas Indonesia:
Rupiah cetak rekor terlemah sepanjang masa.Ā Bank Indonesia menyebut tekanan pada 28 Oktober 2026 dipengaruhi ketidakpastian penyelesaian konflik Timur Tengah, yang mendorong kenaikan harga minyak dan ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat.
Lelang SUN diserbu investor.Ā Pada lelang sembilan seri SUN 27 Oktober 2026, total penawaran mencapai Rp31,09 triliun, tetapi pemerintah hanya menyerap Rp20,65 triliun dari target indikatif Rp30 triliun.
Keputusan FOMC.Ā Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia menyarankan ukuran posisi tetap moderat menjelang keputusan FOMC pada Kamis dini hari WIB.
Prediksi IHSG Hari Ini
Berdasarkan analisa teknikal saham dari Technical Daily KAF Sekuritas Indonesia, IHSG bersinyal Buy dengan pola Technical Rebound dan target 5.350 (+1,29%). Kenaikan di tengah tren negatif ini mengindikasikan rebound teknikal, bukan pembalikan tren (reversal), sehingga fokus utama tetap pada pengelolaan risiko.
R-squared 0,873 menunjukkan tren yang sangat kuat dan konsisten, sedangkan slope -38,81 menunjukkan tren turun moderat. Z-score -1,53 menandakan kondisi oversold, dan gauge skor OTS IHSG naik ke 79,61 (Buy).
Dari sisi momentum, MFI 8,08, RSI 15,53, dan CMO -68,95 berada di zona oversold sehingga membuka peluang rebound teknikal, sedangkan W%R -57,58 berada di zona netral. Histogram MACD Optimized 6,24 masih positif, tetapi sudah menyempit tiga hari beruntun dan berisiko berbalik negatif.
Level IHSG | Harga |
Resistance 2 | 5.350 (+1,29%) |
Resistance 1 | 5.300 (+0,34%) |
Support 1 | 5.175 (-2,03%) |
Support 2 | 5.125 (-2,97%) |
Critical level | 5.100 (-3,45%) |
Pandangan Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia adalah Buy on Weakness bertahap di area 5.175 sampai 5.125, dengan critical level 5.100. Penembusan trend line 5.306 dengan volume di atas rata-rata membuka peluang ke 5.350. Tanpa dukungan volume, area 5.300 sampai 5.350 tetap menjadi zona ambil untung jangka pendek, sehingga stock pick hari ini difokuskan pada saham oversold dengan fundamental kuat.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini
Ringkasan level stock pick hari ini (harga per 28 Oktober 2026). Buy on Weakness: entry di Support 1, TP1 di Resistance 1, TP2 di Resistance 2. Trading Buy: entry langsung di harga terakhir. Persentase dihitung dari harga entry.
Kode Saham | Sinyal Teknikal | Harga Terakhir | Entry | Target Harga (TP1āTP2) | Batas Rugi | Rekomendasi Fundamental |
AVIA | Buy on Weakness | Rp302 | Rp298 (S1) | Rp308 (+3,36%) ā Rp312 (+4,70%) | Rp292 (-2,01%) | ACCUMULATE, target Rp335 |
BBTN | Trading Buy | Rp935 | Rp935 (harga terakhir) | Rp950 (+1,60%) ā Rp960 (+2,67%) | Rp895 (-4,28%) | ACCUMULATE, target Rp1.045 |
ICBP | Buy on Weakness | Rp5.775 | Rp5.650 (S1) | Rp5.800 (+2,65%) ā Rp5.875 (+3,98%) | Rp5.525 (-2,21%) | BUY, target Rp7.000 |
1. AVIA ā PT Avia Avian Tbk
Data per 28 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)
Harga Terakhir:Ā Rp302 (-1,30%)
Entry:Ā Rp298 (Support 1)
Target Harga:Ā TP1 Rp308 (Resistance 1) | TP2 Rp312 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp292
Support:Ā S1 Rp298 | S2 Rp294
Analisa Saham AVIA Hari Ini
Saham AVIA hari ini terkoreksi ke Rp302 dengan sinyal Buy on Weakness pada horizon jangka panjang. Pergerakan negatif di tengah tren turun mengindikasikan failed rally, yaitu kegagalan penguatan dalam tren turun. R-squared 0,730 menunjukkan tren kuat dan cukup valid, slope -0,77 menunjukkan tren turun moderat, dan beta 0,02 menandakan harga hampir tidak terpengaruh pergerakan IHSG.
Volume melonjak ke 40,16 juta saham atau 2,28 kali rata-rata, tetapi diwarnai partisipasi jual dan indikasi net sell asing. MACD Optimized mengonfirmasi tekanan bearish (MACD -2,69, signal -1,37, histogram -1,32). Di sisi lain, MFI 8,42, RSI 6,92, W%R -92,69, dan CMO -86,16 seluruhnya di zona oversold, sehingga peluang rebound teknikal terbuka meski belum mengonfirmasi pembalikan tren.
Fundamental: ACCUMULATE, Target Harga Saham AVIA Rp335
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham AVIA ACCUMULATEĀ dengan target Rp335 (+10,9% dari Rp302) dan area akumulasi Rp290 sampai Rp300. Entry di Support 1 Rp298 berada di dalam area tersebut.
Kinerja semester I-2026: penjualan Rp4,59 triliun (+18,2%) dan laba bersih Rp938 miliar (+20,7%), dengan marjin bersih 20,4%.
Neraca sangat kuat: kas bersih sekitar Rp4,38 triliun per Juni 2026, setara sekitar 24,5% kapitalisasi pasar.
Direktur Robert Christian Tanoko membeli 6,91 juta saham AVIA pada 16 sampai 20 Oktober 2026 di rata-rata sekitar Rp321,6. Harga saat ini sekitar 6% di bawah harga beli direksi.
Valuasi: PER 9,0x FY26E, ROE sekitar 20,3%, dan yield dividen trailing 7,6%, sehingga imbal hasil total diperkirakan sekitar 19%.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa beli saham AVIA disini:
2. BBTN ā PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Data per 28 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Trading Buy (entry langsung di harga terakhir)
Harga Terakhir:Ā Rp935 (+1,08%)
Entry:Ā Rp935 (harga terakhir)
Target Harga:Ā TP1 Rp950 (Resistance 1) | TP2 Rp960 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp895
Support:Ā S1 Rp920 | S2 Rp900
Analisa Saham BBTN Hari Ini
Saham BBTN hari ini naik ke Rp935 dan bergerak di antara upper line dan center line. Kenaikan di tengah tren negatif mengindikasikan rebound teknikal, bukan pembalikan tren. R-squared 0,916 menunjukkan tren sangat kuat, korelasi 0,98 mencerminkan hubungan sangat kuat dengan pasar, dan beta 1,16 menandakan BBTN bergerak searah IHSG dengan sensitivitas lebih tinggi.
Histogram MACD Optimized 1,20 masih positif, tetapi momentum bullish mulai melemah. MFI 8,32 berada di zona oversold, sedangkan RSI 35,93, W%R -73,71, dan CMO -28,14 bergerak menuju area netral. Catatannya, volume 12,90 juta saham hanya 0,63 kali rata-rata, investor asing terindikasi net sell, dan z-score 1,73 mengindikasikan kondisi mulai overbought.
Fundamental: ACCUMULATE, Target Harga Saham BBTN Rp1.045
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham BBTN ACCUMULATEĀ dengan target Rp1.045 (+11,8% dari Rp935) dan area akumulasi Rp900 sampai Rp925. Entry Trading Buy di Rp935 berada sedikit di atas area akumulasi fundamental tersebut.
Laba bersih konsolidasi semester I-2026 mencapai Rp2,40 triliun (+40,8%) dan Rp2,71 triliun (+35,9%) per Agustus 2026, didorong biaya dana dan cost of credit yang turun.
Manajemen menyatakan sedang mengkaji buyback saham pada 20 Oktober 2026. Nilai dan jadwalnya belum diumumkan.
Akuisisi portofolio kredit pensiun SMBC Indonesia Rp19,93 triliun mendorong kredit menjadi Rp431,60 triliun (+15,0%) per Agustus 2026.
Valuasi: PER 3,1x FY26E dan P/BV 0,35x. Rerating masih tertahan oleh LAR 18,6% dan tidak adanya dividen tunai tahun buku 2025.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda juga bisa membeli saham BBTN disini:
3. ICBP ā PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
Data per 28 Oktober 2026:
Sinyal Teknikal:Ā Buy on Weakness (entry di Support 1)
Harga Terakhir:Ā Rp5.775 (+0,43%)
Entry:Ā Rp5.650 (Support 1)
Target Harga:Ā TP1 Rp5.800 (Resistance 1) | TP2 Rp5.875 (Resistance 2)
Batas Rugi / Cut Loss:Ā Rp5.525
Support:Ā S1 Rp5.650 | S2 Rp5.550
Analisa Saham ICBP Hari Ini
Saham ICBP hari ini naik ke Rp5.775 dan bergerak di antara lower line dan center line. Kenaikan di tengah tren negatif mengindikasikan rebound teknikal. R-squared 0,811 menunjukkan tren sangat kuat, dan beta 0,60 mencerminkan karakter saham yang relatif defensif dengan fluktuasi lebih kecil dibanding pasar. Z-score -1,31 menunjukkan kondisi oversold, tetapi slope -31,95 masih mengindikasikan tren turun moderat.
Volume 8,42 juta saham atau 1,36 kali rata-rata menunjukkan partisipasi beli mulai meningkat, meski investor asing masih terindikasi net sell. MFI 2,40, RSI 7,53, dan CMO -84,94 berada di zona oversold, sedangkan W%R -71,82 bergerak naik menuju area tengah. Histogram MACD Optimized 6,89 masih positif, tetapi momentum bullish mulai melemah.
Fundamental: BUY, Target Harga Saham ICBP Rp7.000
Fundamental Snapshot KAF Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham ICBP BUYĀ dengan target Rp7.000 (+21,2% dari Rp5.775) dan area akumulasi Rp5.575 sampai Rp5.700. Entry di Support 1 Rp5.650 berada di dalam area tersebut.
Buyback hingga Rp750 miliar berjalan mulai 26 Oktober sampai 31 Desember 2026, sementara induk INDF menambah kepemilikan menjadi 80,56%.
Kinerja semester I-2026: penjualan Rp41,86 triliun (+11%), laba usaha Rp9,15 triliun (+8%), dan laba inti Rp5,40 triliun (+1%).
Laba bersih turun 33% ke Rp3,70 triliun karena rugi kurs belum terealisasi Rp2,9 triliun atas obligasi dolar, yang bersifat nontunai. Arus kas operasi naik 17% ke Rp5,67 triliun.
Valuasi: PER laba inti 6,5x FY26E, EV/EBITDA sekitar 5,5x, ROE inti sekitar 19,4%, dan yield dividen trailing 4,6%.
Selebihnya Anda bisa download file ini:
Anda bisa membeli Saham ICBP disini:
Faktor Risiko Utama
Sebelum memakai rekomendasi saham hari ini, perhatikan risiko berikut:
IHSG masih dalam tren turun.Ā Slope negatif, net sell asing sekitar Rp519,9 miliar, dan histogram MACD yang menyempit menunjukkan rebound belum dikonfirmasi. Penutupan di bawah critical level 5.100 membuka risiko ke lower line 5.045.
Rupiah dan FOMC.Ā Rupiah mencetak rekor terlemah, dan keputusan FOMC berpotensi memicu volatilitas tinggi di awal perdagangan.
Entry bisa tidak tereksekusi.Ā Untuk AVIA dan ICBP, entry dipasang di Support 1 yang berada di bawah harga terakhir. Jika harga langsung naik, lebih baik melewatkan peluang daripada mengejar harga.
AVIA:Ā pola failed rally, MACD bearish, dan volume tinggi pada hari turun dengan net sell asing. Penembusan Support 1 Rp298 membuka risiko ke Support 2 Rp294. Secara fundamental, rupiah dan harga minyak menaikkan biaya bahan baku impor berbasis petrokimia, laba kuartal II turun 13,5% secara kuartalan, dan persediaan naik 17% sejak Desember.
BBTN:Ā entry Rp935 di atas area akumulasi fundamental Rp900 sampai Rp925, volume hanya 0,63 kali rata-rata, net sell asing, dan jarak cut loss paling lebar (-4,28%). Secara fundamental, LAR 18,6% berisiko menaikkan kembali cost of credit, dan rencana buyback belum memiliki nilai maupun jadwal.
ICBP:Ā tren turun masih berlangsung dan asing masih net sell. Rupiah di atas Rp18.500 dapat menambah rugi kurs atas obligasi dolar sekitar Rp48,9 triliun, konflik Timur Tengah berisiko mengganggu operasi Pinehill, dan free float tipis sekitar 19%.
Kesimpulan
Stock Pick Tasrul Tanar 29 Oktober 2026 berisi tiga saham oversold dengan fundamental kuat:
AVIA (Buy on Weakness, entry Rp298, TP1 Rp308, TP2 Rp312, cut loss Rp292) didukung kondisi oversold ekstrem, kas bersih besar, dan pembelian saham oleh direksi;
BBTN (Trading Buy, entry Rp935, TP1 Rp950, TP2 Rp960, cut loss Rp895) berpeluang rebound teknikal dengan valuasi PER 3,1x, tetapi belum didukung volume; serta
ICBP (Buy on Weakness, entry Rp5.650, TP1 Rp5.800, TP2 Rp5.875, cut loss Rp5.525) ditopang volume di atas rata-rata, buyback Rp750 miliar, dan rekomendasi fundamental BUY.
Dengan IHSG yang masih dalam rebound teknikal di tengah tren turun menjelang FOMC, rekomendasi saham hari ini menuntut disiplin entry, ukuran posisi moderat, dan kepatuhan pada cut loss.
FAQ
1. Apa bisnis utama PT Avia Avian Tbk (AVIA)?
AVIA adalah produsen cat dan pelapis dekoratif di Indonesia dengan merek Avian, No Drop, Aries Gold, Avitex, Sunguard, dan Dextone. Pada 2025, AVIA melayani 60.109 toko ritel, dengan segmen Solusi Arsitektur menyumbang sekitar 77 sampai 80% penjualan.
2. Apa bisnis utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)?
BBTN adalah bank BUMN spesialis pembiayaan perumahan dengan pangsa KPR nasional sekitar 39% dan penyalur utama KPR subsidi FLPP. Lewat strategi beyond mortgage, BTN memperluas kredit nonperumahan, antara lain melalui akuisisi kredit pensiun.
3. Apa bisnis utama PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)?
ICBP adalah produsen makanan bermerek dari Grup Salim, pemilik Indomie, Indomilk, Chitato, Indofood bumbu, dan Promina. Mi instan menyumbang 72,4% penjualan semester I-2026, dan melalui Pinehill, ICBP juga mengoperasikan pabrik di Timur Tengah, Afrika, dan Eropa Tenggara.
4. Apa bedanya sinyal Trading Buy dan Buy on Weakness?
Buy on Weakness berarti beli saat harga melemah ke area support, sehingga entry dipasang di Support 1. Trading Buy berarti momentum sudah mendukung, sehingga entry langsung di harga terakhir. Itu sebabnya BBTN masuk di Rp935, sedangkan AVIA dan ICBP menunggu di Support 1.
5. Apa itu Stock Pick Tasrul Tanar?
Rubrik harian KAF Sekuritas Indonesia ini merangkum rekomendasi saham hari ini berdasarkan riset teknikal dan fundamental Tim Riset KAF Sekuritas Indonesia, lengkap dengan level entry, target harga, dan cut loss.
6. Bagaimana cara memakai stock pick hari ini?
Pasang antrean beli di level entry sesuai sinyal, ambil untung bertahap di TP1 dan TP2, dan pasang cut loss sesuai level yang dicantumkan. Gunakan ukuran posisi moderat dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing, terutama menjelang keputusan FOMC.
Tentang Penulis
Tasrul Tanar, CSAĀ adalah Senior Analyst KAF Sekuritas Indonesia dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia riset dan pasar modal Indonesia.
Memegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), ia berfokus pada riset saham, analisis fundamental, analisis emiten, IHSG, strategi investasi, dan perkembangan pasar modal Indonesia.
Melalui riset berbasis data dan pengalaman panjang di industri pasar modal, Tasrul Tanar menghadirkan analisis saham Indonesia, prospek saham, berita pasar saham, dan strategi investasi untuk membantu investor memahami peluang dan risiko di pasar modal secara lebih terukur.
Seputar KAF Sekuritas Indonesia
KAF Sekuritas Indonesia adalah perusahaan sekuritas di Indonesia yang menyediakan layanan investasi dan perdagangan saham bagi investor ritel maupun institusi.
Didukung pengalaman di industri pasar modal, KAF Sekuritas Indonesia menghadirkan akses online trading saham, data pasar, riset saham, analisis emiten, dan informasi pasar modal Indonesia untuk membantu investor mengambil keputusan investasi secara lebih percaya diri.
Disclaimer
Konten dibuat untuk edukasi atau promosi layanan. Setiap risiko dari keputusan investasi yang diambil dari informasi pada publikasi ini menjadi tanggung jawab masing-masing audiens. PT KAF Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Komentar